Pentingnya Pembangunan Berbasis Aglomerasi untuk Gerakkan Ekonomi Kawasan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 03 Desember 2025 | 20:28 WIB
Pentingnya Pembangunan Berbasis Aglomerasi untuk Gerakkan Ekonomi Kawasan
Borderline Economic Summit 2025 bertema “Harmonisasi Perencanaan dan Implementasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Perbatasan” (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya memperkuat pembangunan berbasis aglomerasi dalam mendorong laju ekonomi dan tata kelola kawasan yang lebih efektif. Menurutnya, perkembangan wilayah seperti Jabodetabek menuntut perubahan cara pandang dari pembangunan yang terfragmentasi menuju pendekatan yang terintegrasi.

Saat menjadi narasumber pada acara Borderline Economic Summit 2025 bertema “Harmonisasi Perencanaan dan Implementasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Perbatasan”, Bima berpendapat bahwa pendekatan yang terlalu fokus pada batas administratif atau “kawasan perbatasan” sudah tidak relevan untuk menghadapi tantangan urbanisasi dan pertumbuhan megakota seperti Jabodetabek.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya memperkuat pembangunan berbasis aglomerasi dalam mendorong laju ekonomi dan tata kelola kawasan yang lebih efektif (Dok: Kemendagri)
Wamendagri Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya memperkuat pembangunan berbasis aglomerasi dalam mendorong laju ekonomi dan tata kelola kawasan yang lebih efektif (Dok: Kemendagri)

"Ini adalah tentang aglomerasi. Jadi cara pandangnya ini beda sekarang. Mungkin para pemikir di wilayah ini, bisa mengkaji judulnya. Kalau selama bertahun-tahun ini dulu awalnya Bogor Economic Summit, dan borderline, tapi kan sekarang enggak hanya fokus di batas. Kita berbicara bagaimana perencanaan dilakukan secara utuh dalam konteks aglomerasi," katanya di Hotel Pullman Vimala Hills, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Rabu (3/12/2025).

Bima menekankan bahwa dinamika mobilitas, ekonomi, dan pertumbuhan penduduk saat ini mensyaratkan koordinasi lintas daerah yang tidak dapat lagi diselesaikan secara sektoral atau administratif. Menurutnya, sinergi bukan sekadar soal batas, tetapi bagaimana kawasan tersebut bergerak sebagai satu kesatuan aglomerasi.

Wamendagri menegaskan pentingnya kepemimpinan daerah yang berani, adaptif, dan siap menghadapi tantangan lintas batas administratif (Dok: Kemendagri)
Wamendagri menegaskan pentingnya kepemimpinan daerah yang berani, adaptif, dan siap menghadapi tantangan lintas batas administratif (Dok: Kemendagri)

Ia juga menegaskan pentingnya kepemimpinan daerah yang berani, adaptif, dan siap menghadapi tantangan lintas batas administratif untuk menciptakan pemerintahan yang efektif.

"Ini adalah babak baru bagi pengelolaan pemerintahan negara. Cina, Korea, Taiwan, Vietnam melesat pertumbuhan ekonominya karena satu hal Bapak-Ibu, karena mereka memiliki pemerintahan yang efektif,” ujarnya.

Ia mencontohkan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dirancang sebagai ekosistem terintegrasi, bukan kota yang berdiri sendiri. Model serupa penting untuk diterapkan di Jabodetabek yang merupakan salah satu megakota terbesar di dunia.

"Bisa melihat IKN secara keseluruhan. It is ten minutes city, sepuluh menit kota, ke mana-mana sepuluh menit, gampang. Antara kantor-kantor pemerintahan jalan kaki," imbuhnya.

Bima juga menyoroti sejumlah isu yang membutuhkan kerja lintas wilayah dalam satu bingkai aglomerasi, seperti manajemen sampah kawasan, transportasi dan mobilitas terintegrasi, wisata dan ekosistem ekonomi kreatif, hingga penataan ruang berbasis daya dukung lingkungan.

baca juga
Wamendagri Bima Arya Sugiarto di Hotel Pullman Vimala Hills, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Rabu (3/12/2025) (Dok: Kemendagri)
Wamendagri Bima Arya Sugiarto di Hotel Pullman Vimala Hills, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Rabu (3/12/2025) (Dok: Kemendagri)

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peran Dewan Aglomerasi untuk memastikan koordinasi perencanaan, penganggaran, dan penataan ruang berjalan konsisten lintas kabupaten/kota di kawasan metropolitan. Menurutnya, efektivitas dewan tersebut akan menjadi faktor kunci dalam mengatasi tumpang tindih kewenangan, persoalan ekologis, serta memaksimalkan potensi ekonomi kawasan.

Pada kegiatan tersebut turut dilakukan penandatanganan Protokol Bogor 2025, Memorandum of Understanding (MoU), dan Perjanjian Kerja Sama Kabupaten/Kota. Forum ini turut dihadiri oleh bupati/wali kota di Provinsi Jabar, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Dorong Daerah Kelola Sarpras Olahraga secara Profesional

Mendagri Dorong Daerah Kelola Sarpras Olahraga secara Profesional

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 18:49 WIB

Mendagri Minta Pemda Gandeng Kadin untuk Perkuat Ekosistem Usaha di Daerah

Mendagri Minta Pemda Gandeng Kadin untuk Perkuat Ekosistem Usaha di Daerah

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:30 WIB

Mendagri Minta Pemda Perkuat Sinergi Hadapi Potensi Bencana dan Momentum Nataru 2025

Mendagri Minta Pemda Perkuat Sinergi Hadapi Potensi Bencana dan Momentum Nataru 2025

News | Senin, 01 Desember 2025 | 17:43 WIB

Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak

Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak

News | Sabtu, 29 November 2025 | 20:23 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Mendagri Minta Pemda Segera Data Jembatan Rusak Menuju Sekolah

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Mendagri Minta Pemda Segera Data Jembatan Rusak Menuju Sekolah

News | Jum'at, 28 November 2025 | 18:29 WIB

Mendagri Puji Pesona Alam Hingga Kekayaan Sejarah Banda Neira Saat Resmikan Banda Heritage Festival

Mendagri Puji Pesona Alam Hingga Kekayaan Sejarah Banda Neira Saat Resmikan Banda Heritage Festival

News | Kamis, 27 November 2025 | 10:12 WIB

Terkini

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:23 WIB

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:20 WIB

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:14 WIB

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 13:05 WIB

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:00 WIB

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:57 WIB

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

×