Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Budi Arista Romadhoni

Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB
Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen kegiatan penanaman pohon dalam rangkaian acara “1001 Tenda, 1001 Alasan” di kawasan Candi Gedongsongo, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu, 1 November 2026.
baca 10 detik
  • Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda menanam 500 pohon buah di Candi Gedongsongo, Kabupaten Semarang, pada Minggu, 1 November 2026.
  • Penanaman pohon produktif tersebut melibatkan 800 peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar, Sispala, dan relawan untuk mendukung kelestarian ekosistem serta menyediakan pakan satwa.
  • Kegiatan yang diinisiasi Tim Reaksi Cepat Jawa Tengah itu juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan guna menjaga ketersediaan air tanah.

Suara.com - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda untuk terlibat aktif menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya melalui aksi nyata penanaman pohon produktif yang manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.

Ajakan tersebut disampaikan Taj Yasin saat menghadiri kegiatan penanaman pohon dalam rangkaian acara “1001 Tenda, 1001 Alasan” di kawasan Candi Gedongsongo, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu, 1 November 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 pohon buah ditanam di Blok F kawasan Gedongsongo. Penanaman melibatkan mahasiswa, pelajar, siswa pecinta alam (Sispala), serta relawan penggiat lingkungan.

Taj Yasin mengatakan, pemilihan tanaman buah diharapkan tidak hanya mendukung kelestarian ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi penerus.

"Yang kita tanam ini juga tanaman-tanaman buah yang menghasilkan untuk keturunan kita, untuk penerus kita. Maka ini harus kita jaga," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan konservasi seperti ini perlu terus digalakkan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda. Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus dilanjutkan dengan pemeliharaan dan upaya menjaga keberlangsungan tanaman yang telah ditanam.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen kegiatan penanaman pohon dalam rangkaian acara “1001 Tenda, 1001 Alasan” di kawasan Candi Gedongsongo, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu, 1 November 2026.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen kegiatan penanaman pohon dalam rangkaian acara “1001 Tenda, 1001 Alasan” di kawasan Candi Gedongsongo, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu, 1 November 2026.

Selain penanaman pohon, Taj Yasin juga menitipkan pesan agar momentum kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyosialisasikan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan (Sopan). Gerakan tersebut mendorong setiap rumah memiliki sumur resapan sebagai salah satu upaya menjaga ketersediaan air tanah dan meningkatkan daya serap air hujan.

Ia menyebut, penerapan gerakan tersebut telah dilakukan di wilayah Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Hasilnya mulai dirasakan masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan air saat musim kemarau.

Menurut Taj Yasin, pengalaman tersebut perlu disebarluaskan agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya konservasi air melalui langkah sederhana di lingkungan masing-masing.

baca juga

Ia berharap kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan relawan lingkungan di Gedongsongo ini juga dapat menjadi ruang untuk mengomunikasikan sekaligus menyosialisasikan gerakan tersebut kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Jawa Tengah, Arifin, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 peserta yang berasal dari berbagai komunitas, pelajar, mahasiswa, dan relawan penggiat alam.

Arifin menjelaskan, penanaman pohon buah dipilih berdasarkan arahan dan kesesuaian kondisi kawasan dari Perhutani. Selain mendukung penghijauan, tanaman buah diharapkan dapat menjadi sumber pakan bagi satwa, khususnya monyet ekor panjang, sehingga membantu mengantisipasi gangguan satwa terhadap lingkungan sekitar.

Arifin mengapresiasi antusiasme ratusan peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi berbagai komunitas menjadi bukti tumbuhnya kepedulian generasi muda terhadap upaya menjaga lingkungan.

Setelah penanaman pohon, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan pembersihan kawasan sebelum para peserta melakukan pembongkaran tenda.

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta, Oktea mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ia bersama ratusan peserta mendapatkan berbagai materi tentang kepedulian terhadap lingkungan.

Dia berpesan kepada para Generasi Z agar menjaga lingkungan dengan mengelola sampah dengan baik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

×