Usul Koalisi Permanen, Bahlil Dinilai Ingin Perkuat Stabilitas dan Konsolidasi Golkar

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 06 Desember 2025 | 12:51 WIB
Usul Koalisi Permanen, Bahlil Dinilai Ingin Perkuat Stabilitas dan Konsolidasi Golkar
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam HUT ke-61 Partai Golkar di Istora, Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025). [Ist]
  • Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan koalisi permanen kepada Presiden Prabowo Subianto pada 5 Desember 2025 di Jakarta.
  • Pengamat Politik Yusak Farchan menilai usulan ini manuver Bahlil untuk loyalitas Golkar demi mengamankan posisinya.
  • Koalisi permanen menuju 2029 sangat mungkin terjadi, namun keberhasilannya bergantung pada dinamika politik menjelang pemilihan tersebut.

Suara.com - Pengamat Politik Citra Institute Yusak Farchan menanggapi usulan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk koalisi permanen.

Menurut Yusak, usulan itu disampaikan lantaran Bahlil sedang mencari perhatian Prabowo untuk menunjukkan bahwa Partai Golkar menjadi partai politik yang terdepan dalam mengawal pemerintahan.

“Saya kira Bahlil sedang bermanuver menjadikan Golkar sebagai sekutu paling loyal terhadap Prabowo. Itu poin pentingnya,” kata Yusak dalam keterangannya, Sabtu (6/12/2025).

Dengan begitu, lanjut dia, Bahlil bisa memastikan bahwa nilai Partai Golkar bisa menjadi yang paling besar di mata Prabowo. Jika bisa mendapatkan perhatian Prabowo, Yusak menilai Bahlil bisa memastikan posisinya aman di puncak kepemimpinan Partai Golkar.

“Dukungan presiden atau kekuasaan terhadap Bahlil saya kira sangat vital untuk meredam upaya kudeta internal Bahlil dari posisi Ketua Umum,” ujar Yusak.

Jika usulan koalisi permanen yang diajukan Bahlil bertujuan untuk Pilpres 2029, maka seluruh fraksi/parpol di DPR selain PDIP idealnya berkoalisi mengusung Prabowo-Gibran di 2029. 

Yusak menilai skema koalisi tersebut memang sangat memungkinkan, tetapi tetap bergantung pada dinamika politik menjelang Pilpres 2029 nanti.

Sebab, kata dia, ada banyak variabel yang perlu diperhitungkan seperti munculnya figur baru sebagai kompetitor Prabowo, kemudian akseptabilitas publik terhadap Gibran yang fluktuatif, dan keberhasilan pemerintah saat ini.

“Jadi koalisi permanen menuju 2029 bisa jalan, bisa juga tidak. Saya kira konsekuensi dari berkoalisi saat pilpres hanya dua, yaitu menang atau kalah,” tegas Yusak.

Lebih lanjut, dia menilai pihak yang kalah seharusnya konsisten menjadi oposisi. Namun, saat ini koalisi yang kalah justru sering ikut masuk ke pemerintahan dengan dalih penguatan stabilitas politik.

“Yang menang pilpres tidak pede memerintah tanpa dukungan mayoritas, yang kalah pilpres juga pengen masuk atau merasakan menang. Akhirnya tidak jelas konsep koalisi yang dibangun,” tutur Yusak.

“Koalisi permanen memang perlu dilembagakan sejak dini agar konsep koalisi tidak terjebak pada perburuan kekuasaan semata (rent-office seeking), tapi koalisi yang dibangun berdasarkan orientasi atas kebajikan umum,” tandas dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan koalisi permanen di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat acara puncak HUT ke-61 Partai Golkar.

"Partai Golkar berpandangan Bapak Presiden, bahwa pemerintahan yang kuat dibutuhkan stabilitas. Lewat mimbar yang terhormat ini izinkan kami memberikan saran perlu dibuatkan koalisi permanen," kata Bahlil di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trik Jitu Bahlil Bikin Prabowo 'Jatuh Hati', Pujian Meluncur Deras di HUT Golkar

Trik Jitu Bahlil Bikin Prabowo 'Jatuh Hati', Pujian Meluncur Deras di HUT Golkar

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 11:45 WIB

Setuju Pilkada Lewat DPRD, Apa Alasan Prabowo Kasih Lampu Hijau Usulan Golkar?

Setuju Pilkada Lewat DPRD, Apa Alasan Prabowo Kasih Lampu Hijau Usulan Golkar?

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 10:40 WIB

Demi Stabilitas Pemerintahan, Bahlil Usulkan Pembentukan Koalisi Permanen: Jangan On Off

Demi Stabilitas Pemerintahan, Bahlil Usulkan Pembentukan Koalisi Permanen: Jangan On Off

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 10:17 WIB

Terkini

Sindir Jokowi? Hasto Soroti Simbol 21061961 di Film Ghost in the Cell: Joko Anwar Sangat Cerdas!

Sindir Jokowi? Hasto Soroti Simbol 21061961 di Film Ghost in the Cell: Joko Anwar Sangat Cerdas!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:42 WIB

Bikin Buruh Tertawa, Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun: Mau Demo Pak Jumhur!

Bikin Buruh Tertawa, Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun: Mau Demo Pak Jumhur!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:19 WIB

Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!

Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:07 WIB

Heroik! Niat Bantu Warga, Petugas Damkar Malah Tertimpa Gedung dan Harus Jalani CT Scan

Heroik! Niat Bantu Warga, Petugas Damkar Malah Tertimpa Gedung dan Harus Jalani CT Scan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:45 WIB

Tolak Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh

Tolak Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:06 WIB

Transisi Energi di Laut Janjikan Masa Depan Hijau, Tapi Bagaimana Nasib Masyarakat Pesisir?

Transisi Energi di Laut Janjikan Masa Depan Hijau, Tapi Bagaimana Nasib Masyarakat Pesisir?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:00 WIB

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:44 WIB

Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban

Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:34 WIB

Kenaikan Permukaan Laut Ancam Kemampuan Mangrove Menyimpan Karbon

Kenaikan Permukaan Laut Ancam Kemampuan Mangrove Menyimpan Karbon

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:29 WIB

Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!

Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:16 WIB