Kepala BNPB Sebut Banjir Sumatra Cuma Mencekam di Medsos: Auto Tuai Kritik Keras dari DPR

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 08 Desember 2025 | 18:18 WIB
Kepala BNPB Sebut Banjir Sumatra Cuma Mencekam di Medsos: Auto Tuai Kritik Keras dari DPR
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta. (Tangkap layar)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta, mengkritik Kepala BNPB atas respons verbal tidak profesional mengenai penanganan bencana Sumatra.
  • Kritik disampaikan dalam Raker Komisi I dengan Menkomdigi di Senayan pada Senin (8/12/2025) terkait pernyataan pejabat BNPB.
  • Sukamta menekankan perlunya perbaikan literasi digital bagi pejabat negara karena insiden bencana dijadikan alat merusak kepercayaan publik.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, melontarkan kritik keras terhadap pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, terkait penanganan bencana di Sumatra. 

Ia menilai respons verbal pejabat publik tersebut menunjukkan sikap yang tidak profesional di tengah krisis.

Hal itu disampaikan Sukamta dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Sukamta menyoroti pernyataan Kepala BNPB yang sempat meremehkan informasi kebencanaan yang beredar di media sosial, namun kemudian terkejut melihat skala bencana yang sebenarnya.

"Jadi ada semacam mungkin juga statement dari pejabat publik yang terlalu amatiran menurut saya. Jadi menganggap ‘Oh ternyata bencananya tidak seperti di medsos ya, itu cuma ramai di medsos, oh ternyata besar ya’," ujar Sukamta.

Politisi PKS ini menyayangkan sikap tersebut, mengingat posisi Kepala BNPB sebagai ujung tombak penanggulangan krisis.

"Lho, dia orang yang paling bertanggung jawab dalam penanganan bencana tapi statement-nya kekanak-kanakan dan amatiran. Nah itu membuat persoalan menjadi tambah buruk," tegasnya.

Menurut Sukamta, pernyataan blunder dari pejabat publik justru memperparah situasi "serangan siber intangibel" yang sedang dihadapi negara. 

Ia mencatat adanya gerakan di media sosial sejak Agustus lalu yang secara sistematis membangun ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah dan DPR.

baca juga

Peristiwa bencana di Sumatra, lanjut Sukamta, kini dijadikan "amunisi baru" untuk memperkuat persepsi bahwa negara gagal melindungi rakyatnya.

"Negara dicitrakan seolah-olah sempat tidak hadir di awal-awal bencana. Peristiwa bencana Sumatra ini seperti menjadi amunisi baru untuk menambah daftar persepsi ketidakpercayaan publik terhadap negara," jelasnya.

Atas dasar itu, Sukamta meminta Menkomdigi Meutya Hafid untuk tidak hanya fokus pada literasi digital masyarakat umum, tetapi juga membenahi literasi digital di kalangan pejabat negara dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Ini menandakan bahwa literasi digital kita belum selesai, bahkan terhadap pejabat maupun ASN. Nah, saya kira ini juga bagian yang menjadi PR (pekerjaan rumah) kita Bu Menteri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BNPB Sebut Pemulihan Pasca Bencana Sumatra Butuh Rp51,82 T

Kepala BNPB Sebut Pemulihan Pasca Bencana Sumatra Butuh Rp51,82 T

Video | Senin, 08 Desember 2025 | 18:10 WIB

Ancaman Penyakit Intai Pengungsi Banjir Sumatra, DPR Minta Kemenkes Bertindak Cepat

Ancaman Penyakit Intai Pengungsi Banjir Sumatra, DPR Minta Kemenkes Bertindak Cepat

Video | Senin, 08 Desember 2025 | 16:20 WIB

Dasco Ketok Palu Pengesahan UU Penyesuaian Pidana, Ini 5 Poin Pentingnya

Dasco Ketok Palu Pengesahan UU Penyesuaian Pidana, Ini 5 Poin Pentingnya

News | Senin, 08 Desember 2025 | 17:19 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×