Polisi Periksa Manajemen Terra Drone Terkait Kebakaran Maut di Kemayoran

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Rabu, 10 Desember 2025 | 15:39 WIB
Polisi Periksa Manajemen Terra Drone Terkait Kebakaran Maut di Kemayoran
Anggota Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan di gedung Terra Drone yang terbakar di jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). [Antara/Hafidz Mubarak A/foc]
baca 10 detik
  • Polisi periksa manajemen Terra Drone terkait dugaan kelalaian dalam kebakaran maut.
  • Penyebab kebakaran masih diselidiki, sementara 10 jenazah korban telah teridentifikasi.
  • Polisi akan evaluasi usaha sejenis dan berikan sanksi jika ditemukan pelanggaran.

Suara.com - Penyidikan kasus kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, memasuki babak baru. Polres Metro Jakarta Pusat hari ini akan memeriksa manajemen perusahaan untuk mendalami potensi kelalaian, terutama terkait sistem mitigasi dan keselamatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa penyidik hingga kini telah memeriksa tujuh saksi, yang terdiri dari enam karyawan dan satu warga sekitar.

“Kami ingin mengetahui apakah ada peristiwa pidana karena unsur kelalaian ataupun ini sudah diperkirakan,” kata Susatyo kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).

Fokus pemeriksaan terhadap manajemen akan mencakup beberapa hal, seperti kelayakan sistem proteksi kebakaran dan perhitungan risiko usaha.

"Apakah sudah diperhitungkan risiko dari usaha ini? Apakah cukup dengan APAR untuk bisa memadamkan baterai?" ujarnya.

Selain itu, polisi juga tengah menunggu hasil olah TKP dari Puslabfor untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

10 Jenazah Telah Teridentifikasi

Sementara itu, proses identifikasi korban terus berlangsung di RS Polri Kramat Jati. Susatyo mengungkapkan, hingga Rabu pagi, total jenazah yang telah teridentifikasi mencapai 10 orang.

"Beberapa jenazah juga sudah mulai dibawa oleh pihak keluarganya," jelasnya.

baca juga

Lebih lanjut, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengevaluasi usaha-usaha sejenis yang berisiko tinggi.

"Bila perlu, akan ada tindakan sanksi yang tegas, termasuk penghentian sementara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Terbukti Lalai, Pemilik dan Pengelola Gedung Maut Kemayoran Bisa Kena Sanksi Pidana

Jika Terbukti Lalai, Pemilik dan Pengelola Gedung Maut Kemayoran Bisa Kena Sanksi Pidana

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 14:03 WIB

Buntut Kebakaran Maut Kemayoran, Mendagri Usulkan Uji Kelayakan Gedung Rutin

Buntut Kebakaran Maut Kemayoran, Mendagri Usulkan Uji Kelayakan Gedung Rutin

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:26 WIB

Mendagri: Alat Pemadam Kebakaran Gedung Terra Drone Tidak Mencukupi

Mendagri: Alat Pemadam Kebakaran Gedung Terra Drone Tidak Mencukupi

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:18 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×