Mobil Tertabrak KRL di Jakarta Utara, KAI Ingatkan Pentingnya Disiplin Berkendara

Bella, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 10 Desember 2025 | 21:51 WIB
Mobil Tertabrak KRL di Jakarta Utara, KAI Ingatkan Pentingnya Disiplin Berkendara
Kondisi mobil yang tertabrak KRL di Jakarta Utara, Rabu (10/12/2025). (Istimewa)
baca 10 detik
  • Sebuah mobil Avanza tertabrak KA 2252 di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Jakarta Utara pada Rabu (10/12/2025).
  • Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden tersebut menambah daftar 237 gangguan operasional KAI akibat kelalaian pengguna jalan.
  • KAI Daop 1 Jakarta menekankan pentingnya kedisiplinan dan meminta masyarakat patuh aturan saat melintasi perlintasan kereta api.

Suara.com - Insiden kecelakaan yang melibatkan perjalanan kereta api kembali terjadi di wilayah Jakarta Utara pada Rabu (10/12/2025) petang.

Peristiwa nahas tersebut menimpa satu unit mobil jenis Avanza dengan nomor polisi B 2129 UFG di perlintasan sebidang tanpa penjagaan.

Mobil yang dikendarai oleh pengemudi berinisial NK (59) tersebut tertemper KA 2252 atau Commuter Line relasi Jakarta Kota–Tanjung Priuk, tepat di KM 2+900.

Sebelum benturan terjadi sekitar pukul 18.09 WIB, masinis sebenarnya telah membunyikan klakson berulang kali sebagai tanda peringatan bahaya kepada pengendara.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini meskipun insiden tersebut sempat menghambat perjalanan kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menjadikan kasus ini sebagai peringatan keras terkait kedisiplinan masyarakat di jalan raya.

Pasalnya, peristiwa ini menambah daftar panjang gangguan operasional akibat insiden temperan yang angkanya sangat mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025.

Tercatat sejak Januari hingga hari ini, terdapat total 237 gangguan operasional kereta api akibat kecelakaan di wilayah Daop 1 Jakarta.

Rincian data tersebut menunjukkan adanya 55 kejadian yang melibatkan kendaraan serta 177 kejadian kereta api menemper orang.

baca juga

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan di perlintasan sebidang adalah kelalaian pengguna jalan.

“Keselamatan tidak boleh dinegosiasikan,” ujar Franoto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (10/12/2025).

Menurutnya, perilaku pengendara yang tidak sabar sering kali menjadi biang keladi terjadinya benturan.

“Banyak insiden terjadi bukan karena kurangnya fasilitas, tetapi karena pengendara mengambil keputusan berisiko,” sambungnya.

Pihak KAI meminta masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip berhenti sejenak dan menengok situasi sebelum melintasi rel.

“Patuhi rambu, berhenti sejenak, tengok kiri kanan, dan pastikan aman sebelum melintas,” tegas Franoto.

Ia pun mengingatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kolektif antara operator dan masyarakat.

“Keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan sangat bergantung pada kepatuhan kita bersama,” pungkasnya.

Sebagai langkah preventif yang konkret, KAI Daop 1 Jakarta bahkan telah menutup 40 titik perlintasan sebidang yang dianggap rawan kecelakaan sepanjang tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat dari Kecelakaan Maut, Dylan Carr Merasa Diberi Kesempatan Kedua

Selamat dari Kecelakaan Maut, Dylan Carr Merasa Diberi Kesempatan Kedua

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 19:10 WIB

Moncong Truk Trailer Ringsek 'Cium' Separator Busway Daan Mogot, Jalur TransJakarta Sempat Tertutup

Moncong Truk Trailer Ringsek 'Cium' Separator Busway Daan Mogot, Jalur TransJakarta Sempat Tertutup

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:38 WIB

VP Sekretaris SKK Migas Tewas, Sepeda Melaju 30-40 Km/Jam Sebelum Hantam Bus TransJakarta

VP Sekretaris SKK Migas Tewas, Sepeda Melaju 30-40 Km/Jam Sebelum Hantam Bus TransJakarta

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:38 WIB

Terungkap! Pesepeda yang Tewas Tabrak Bus TransJakarta Ternyata Vice President Sekretaris SKK Migas

Terungkap! Pesepeda yang Tewas Tabrak Bus TransJakarta Ternyata Vice President Sekretaris SKK Migas

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:37 WIB

Kecelakaan Tragis di Sudirman! Karyawan BUMN Tewas Usai Tabrak Bus TransJakarta yang Berhenti

Kecelakaan Tragis di Sudirman! Karyawan BUMN Tewas Usai Tabrak Bus TransJakarta yang Berhenti

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 10:21 WIB

Update Banjir Rob Jakarta: 17 RT Kepulaun Seribu Terdampak, 6 RT di Jakarta Utara Kembali Terendam!

Update Banjir Rob Jakarta: 17 RT Kepulaun Seribu Terdampak, 6 RT di Jakarta Utara Kembali Terendam!

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 17:06 WIB

Banjir Rob Jakarta Utara: Jalan Depan JIS Kembali Terendam

Banjir Rob Jakarta Utara: Jalan Depan JIS Kembali Terendam

News | Sabtu, 06 Desember 2025 | 12:33 WIB

5 Rekomendasi Sepatu yang Nyaman Buat Berdiri Lama di KRL, Cocok Buat Karyawan dan Pelajar

5 Rekomendasi Sepatu yang Nyaman Buat Berdiri Lama di KRL, Cocok Buat Karyawan dan Pelajar

Lifestyle | Jum'at, 05 Desember 2025 | 12:15 WIB

Bikin Heboh Medsos, Ini Pelajaran Penting dari Drama Tumbler Hilang di KRL

Bikin Heboh Medsos, Ini Pelajaran Penting dari Drama Tumbler Hilang di KRL

Your Say | Kamis, 04 Desember 2025 | 20:20 WIB

Efek Kejadian Tumbler Tuku, Satpam KRL Panik Saat Temukan Nasi Uduk di Kereta

Efek Kejadian Tumbler Tuku, Satpam KRL Panik Saat Temukan Nasi Uduk di Kereta

Your Say | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:27 WIB

Terkini

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Bogor | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

×