Tragedi Kebakaran Terra Drone, Pengamat Desak Audit Keselamatan Gedung Tanpa Tawar-Menawar

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 11 Desember 2025 | 09:43 WIB
Tragedi Kebakaran Terra Drone, Pengamat Desak Audit Keselamatan Gedung Tanpa Tawar-Menawar
Kebakaran di gedung Terra Drone, Jakarta Pusat. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Kebakaran gedung Terra Drone di Kemayoran pada Selasa (9/12/2025) mengakibatkan 22 korban jiwa.
  • Pengamat Tata Kota mendorong audit keselamatan gedung secara menyeluruh dan berkelanjutan tanpa kompromi.
  • Diperlukan penegakan hukum tegas serta sanksi bagi pengelola gedung yang melanggar aturan keselamatan bangunan.

Suara.com - Insiden kebakaran gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang merenggut 22 nyawa pada Selasa (9/12/2025) menjadi tamparan keras bagi regulasi keselamatan gedung di Jakarta.

Banyak pihak mendesak agar pemerintah segera turun tangan memeriksa kelaikan gedung-gedung perkantoran lainnya agar kejadian serupa tidak terulang.

Pengamat Tata Kota, M. Azis Muslim, mendesak adanya audit keselamatan gedung secara menyeluruh tanpa kompromi.

"Apakah perlu adanya dorongan audit keselamatan gedung, sekaligus potensi sanksi untuk mereka yang melanggar, ya ini mutlak. Tidak ada lagi tawar-menawar, gitu kan ya," tegas Azis dalam pernyataannya kepada Suara.com, Rabu (10/12/2025).

Ia mengkritik kebiasaan masyarakat dan pemangku kebijakan yang cenderung reaktif hanya ketika korban jiwa sudah berjatuhan, dan tidak ada pola pikir yang berkelanjutan dalam memandang isu keselamatan publik.

"Kita itu ramai kalau terjadi musibah seperti ini ya. Setelah itu kan adem-adem saja, ya diam-diam saja, gitu kan," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mendorong agar audit tidak hanya dilakukan sebagai respons insidental selepas bencana.

Pemeriksaan rutin terhadap fasilitas pencegahan kebakaran harus menjadi agenda wajib bagi setiap pengelola gedung.

"Audit itu jangan hanya pada saat kejadian seperti ini, tapi juga harus dilakukan inspeksi rutin. Kan alat pemadam kebakaran itu ada masa kadaluarsanya. Nah, ini kan berarti juga mesti di-maintain, mesti di-update, ya," papar Azis.

baca juga

Selain audit teknis, penegakan hukum bagi pelanggar aturan keselamatan juga dinilai sebagai langkah yang tidak bisa ditawar lagi.

Sanksi tegas diperlukan mengingat taruhannya adalah nyawa manusia yang bekerja di dalam gedung tersebut.

"Tentu, kepada mereka-mereka yang melanggar itu ya memang harus diberikan sanksi, karena ini kita bicara nyawa yang menjadi taruhan. Kesehatan dan keselamatan kerja dari para penghuni gedung, dari para pekerja yang dipertaruhkan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Terra Drone Tewaskan 22 Orang, Pengamat: Bukti Kegagalan Sistem Keselamatan Gedung

Tragedi Terra Drone Tewaskan 22 Orang, Pengamat: Bukti Kegagalan Sistem Keselamatan Gedung

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 08:46 WIB

Terungkap! Kompor Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Ponpes Almawaddah Ciganjur Jaksel

Terungkap! Kompor Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Ponpes Almawaddah Ciganjur Jaksel

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 21:42 WIB

Kebakaran Gudang Pesantren Al Mawaddah Padam, 23 Korban Sesak Napas Dirawat di Rumah Sakit

Kebakaran Gudang Pesantren Al Mawaddah Padam, 23 Korban Sesak Napas Dirawat di Rumah Sakit

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 21:17 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×