Dasco Unggah Video Prabowo saat Bikin Kaget WWF karena Sumbangkan Tanah di Aceh

M Nurhadi

Jum'at, 12 Desember 2025 | 21:27 WIB
Dasco Unggah Video Prabowo saat Bikin Kaget WWF karena Sumbangkan Tanah di Aceh
Foto Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Dasco mengunggah video Presiden Prabowo yang menyumbangkan puluhan ribu hektare lahannya untuk konservasi alam.
  • Prabowo awalnya menolak permintaan WWF sepuluh ribu hektare, namun menawarkan dua puluh ribu hektare untuk habitat gajah Sumatera.
  • Sebagai respons surat terima kasih Raja Charles III, Prabowo akhirnya menyerahkan 90.000 hektare hak konsesi HTI di Aceh.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengunggah video pidato Presiden Prabowo Subianto, yang ikhlas menyumbangkan puluhan ribu hektare lahannya untuk konservasi alam.

Video unggahan Dasco itu menyita perhatian publik, karena fakta tersebut selama ini belum diungkap untuk khalayak.

"Bukti kepedulian Presiden Prabowo terhadap alam Indonesia," tulis Dasco sebagai keterangan video, dikutip hari Jumat (12/12/2025).

Dalam video tersebut, Prabowo menceritakan pengalaman pribadinya saat masih aktif sebagai pengusaha, sebelum terjun total ke dunia politik.

Kisah ini menyoroti komitmennya terhadap konservasi lingkungan.

Narasi ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet, terutama generasi milenial dan Gen Z di kota-kota besar yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

WWF minta tanah

Pada video itu, Prabowo mengisahkan momen ketika dirinya didatangi oleh organisasi konservasi alam internasional, World Wildlife Fund atau WWF.

Saat itu, Prabowo diketahui memegang hak konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) yang sangat luas di wilayah Takengon, Aceh.

baca juga

Prabowo menjelaskan organisasi tersebut memiliki afiliasi yang kuat dengan Kerajaan Inggris.

"WWF ini pembinanya Raja Charles ke-3, salah satu pembina," ujar Prabowo menjelaskan latar belakang organisasi tersebut kepada audiens.

Sebagai pengusaha yang memegang kendali atas lahan seluas 98.000 hektare di Aceh, Prabowo menerima utusan tersebut yang membawa misi penyelamatan satwa liar.

WWF mengetahui area yang dikelola Prabowo merupakan habitat penting bagi gajah Sumatera yang terancam punah.

Mereka datang dengan sebuah proposal permohonan lahan untuk dijadikan area konservasi.

Prabowo menceritakan detail pertemuan tersebut dengan gaya bercerita yang khas.

"Mereka ajukan 10.000 hektare," kenang Prabowo.

Angka tersebut diajukan oleh WWF sebagai luasan yang dianggap cukup untuk memulai perlindungan kawasan gajah di area konsesi miliknya.

Apa respons Prabowo?

Namun, respons Prabowo saat itu justru membuat utusan WWF terkejut.

Alih-alih menyetujui atau menawar lebih rendah, Prabowo justru memberikan penolakan yang tak terduga. Dalam video tersebut, Prabowo menirukan ketegasannya saat itu.

"Langsung saya tolak! Saya tidak setuju. Tidak akan saya kasih 10.000 hektare untuk kawasan gajah tersebut. Saya akan kasih 20.000 hektare," tegas Prabowo yang kemudian disambut tepuk tangan riuh dalam video tersebut.

Keputusan spontan untuk melipatgandakan jumlah lahan yang diminta menjadi 20.000 hektare tersebut membuat para aktivis lingkungan tersebut tercengang sekaligus gembira.

Prabowo menggambarkan betapa wajah mereka yang awalnya kecewa karena mendengar kata "tolak", langsung berubah cerah ketika mendengar angka yang ditawarkan justru jauh lebih besar.

Cerita tidak berhenti di situ. Kabar mengenai kemurahan hati pengusaha Indonesia ini sampai ke telinga Pangeran Charles (kini Raja Charles III) di Inggris.

Sebagai tokoh yang sangat peduli pada isu lingkungan global, Raja Charles III merasa perlu memberikan apresiasi khusus.

Prabowo mengungkapkan, ia menerima surat pribadi yang diantar langsung melalui jalur diplomatik tingkat tinggi.

"Beliau tulislah surat ke saya, diantar oleh duta besar Inggris. Di ruangan saya, di Istana Merdeka si duta besar Inggris nyampaikan surat dari raja," tutur Prabowo.

Momen ini terjadi ketika Prabowo sudah menjabat di pemerintahan, yang menunjukkan bahwa hubungan baik tersebut terus berlanjut.

Isi surat tersebut berisi ucapan terima kasih yang mendalam atas dukungan Prabowo terhadap pelestarian alam.

Tersentuh oleh atensi personal dari Raja Inggris tersebut, Prabowo kemudian mengambil langkah yang jauh lebih drastis dan radikal demi kepentingan lingkungan hidup Indonesia.

Ia merasa bahwa 20.000 hektare belum cukup untuk menjawab kehormatan dan kepercayaan yang diberikan.

Di akhir video, Prabowo menutup ceritanya dengan sebuah keputusan monumental yang mengubah nasib kawasan hutan di Aceh tersebut.

"Karena surat dari Raja Charles ini, saya ambil keputusan, sekarang saya serahkan 90.000 hektare untuk kawasan perlindungan," pungkas Prabowo dengan nada mantap.

Dari total 98.000 hektare hak konsesi yang dimilikinya, Prabowo pada akhirnya menyerahkan hampir seluruhnya, yakni 90.000 hektare, untuk dikembalikan fungsinya sebagai hutan lindung dan habitat gajah, menyisakan hanya sebagian kecil untuk kepentingan bisnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Usulan Kapolri Dipilih Langsung Presiden Masuk Akal, DPR Justru Ganggu Check and Balances

Pengamat: Usulan Kapolri Dipilih Langsung Presiden Masuk Akal, DPR Justru Ganggu Check and Balances

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:52 WIB

Muncul Perkap Anggota Polri Bisa Jabat di 17 Kementerian/Lembaga, Ini Respons Komisi III DPR

Muncul Perkap Anggota Polri Bisa Jabat di 17 Kementerian/Lembaga, Ini Respons Komisi III DPR

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:37 WIB

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:11 WIB

Prabowo Pastikan Anggaran Huntara dan Huntap Korban Bencana Sumatra Cair, Tapi...

Prabowo Pastikan Anggaran Huntara dan Huntap Korban Bencana Sumatra Cair, Tapi...

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:34 WIB

Prabowo Minta Maaf soal Listrik Belum Pulih di Aceh: Keadaannya Sulit

Prabowo Minta Maaf soal Listrik Belum Pulih di Aceh: Keadaannya Sulit

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 13:13 WIB

Banjir Aceh-Sumatera: Solidaritas Warga Lari Kencang, Birokrasi Tertinggal

Banjir Aceh-Sumatera: Solidaritas Warga Lari Kencang, Birokrasi Tertinggal

Your Say | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:15 WIB

Pulang dari Rusia: Prabowo Minta Maaf di Aceh Tamiang, Pesan Jangan Tebang Pohon Sembarangan!

Pulang dari Rusia: Prabowo Minta Maaf di Aceh Tamiang, Pesan Jangan Tebang Pohon Sembarangan!

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 12:18 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×