Prabowo Minta Maaf soal Listrik Belum Pulih di Aceh: Keadaannya Sulit

Bella Suara.Com
Jum'at, 12 Desember 2025 | 13:13 WIB
Prabowo Minta Maaf soal Listrik Belum Pulih di Aceh: Keadaannya Sulit
Prabowo Subianto saat berdialog dengan warga di posko pengungsian di kawasan Jembatan Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025). (Setpres)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo meninjau korban banjir Aceh pada Jumat, menegaskan pemerintah berupaya maksimal memenuhi kebutuhan dasar mereka.
  • Pemulihan pasokan listrik pascabencana di Aceh baru mencapai 36 persen per 11 Desember 2025 akibat kerusakan infrastruktur.
  • Penyebab utama keterlambatan listrik adalah rusaknya beberapa tower SUTT dan terputusnya akses jalan menuju lokasi terdampak parah.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja maksimal untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana banjir bandang di Aceh, meski pemulihan pasokan listrik masih menghadapi tantangan besar.

Penegasan itu disampaikan dalam kunjungan kerja ketiganya ke Aceh pada Jumat, ketika ia meninjau posko pengungsian di kawasan Jembatan Aceh Tamiang.

“Mungkin listrik yang belum ya, listrik sudah mulai. Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit, keadaannya sulit,” ujarnya saat berdialog dengan para penyintas.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan permintaan maaf jika masih ada kebutuhan warga yang belum tertangani.

“Kami akan turun membantu semuanya. Saya minta maaf kalau masih ada yang belum terpenuhi,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menambahkan bahwa situasi di lapangan tidak mudah, namun seluruh unsur pemerintah terus bergerak untuk mempercepat proses pemulihan.

“Keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama. Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” katanya.

Presiden memastikan bahwa pendampingan pemerintah akan berlanjut hingga kondisi masyarakat kembali seperti sebelum bencana.

“Insya Allah, bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini,” kata Prabowo.

Baca Juga: Pulang dari Rusia: Prabowo Minta Maaf di Aceh Tamiang, Pesan Jangan Tebang Pohon Sembarangan!

Banjir bandang yang melanda Aceh sejak akhir November 2025 menyebabkan kerusakan luas pada infrastruktur kelistrikan.

Hingga 11 Desember 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat tingkat pemulihan baru mencapai 36 persen.

Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Utara menjadi wilayah dengan dampak terberat, di mana sejumlah desa masih berada dalam kondisi gelap dan warga mengandalkan genset.

Pemadaman bergilir juga diberlakukan di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar untuk menjaga stabilitas sistem listrik.

PT PLN menyebut hambatan utama pemulihan bersumber dari kerusakan infrastruktur vital, termasuk robohnya lima tower SUTT 150 kV di jalur Langsa–Pangkalan Brandan dan rusaknya tujuh tower lain akibat banjir serta pergeseran tanah.

Akses jalan yang terputus turut memperlambat pengiriman material dan mobilisasi tim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI