Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pekerjaan Pembangunan Gedung SPPG di 152 Lokasi

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:30 WIB
Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pekerjaan Pembangunan Gedung SPPG di 152 Lokasi
Penandatanganan Kontrak Pembangunan Gedung SPPG 1 TA 2025 (Dok: SPPG)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali memperkuat komitmen pembangunan infrastruktur sosial melalui penandatanganan kontrak pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 152 lokasi. Agenda ini menjadi langkah penting untuk memastikan percepatan penyediaan dapur layanan gizi yang aman, higienis, dan berstandar nasional bagi Program Makan Bergizi Gratis.

Proses penandatanganan dilakukan untuk dua paket pekerjaan konstruksi dan dua paket konsultan supervisi. Seluruh rangkaian ini berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian PU, yang ditugaskan memastikan pembangunan SPPG berjalan cepat, terukur, dan konsisten dengan standar nasional.

Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Bisma Staniarto, menjelaskan bahwa pemerintah awalnya menargetkan pembangunan SPPG di 264 lokasi pada tahun ini. Namun dari hasil verifikasi lapangan, hanya 222 lokasi yang dapat dilaksanakan karena sebagian lainnya masih dalam proses pengalihan status lahan dari pemerintah daerah. Meski demikian, DJPS memastikan pembangunan tetap dipercepat pada lokasi yang sudah siap.

“Memperhatikan sisa waktu pelaksanaan tahun 2025 yang sangat terbatas, maka alokasi anggaran dan proses pengadaan barang/jasa untuk pembangunan SPPG tahun 2025 dilaksanakan terpusat di Direktorat Inspektur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya,” kata Bisma.

Hal ini dilakukan agar proses pengadaan dapat dipastikan berjalan lebih efisien dan meminimalkan kendala teknis di lapangan.

Tiga paket pembangunan SPPG dibagi berdasarkan persebaran wilayah.

Paket SPPG 1 mencakup 78 lokasi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Seribu, Jambi, dan Sumatera Selatan. Paket ini dikerjakan dengan nilai kontrak sekitar Rp639,23 miliar, dengan supervisi konsultan senilai Rp7,31 miliar.

Paket SPPG 2 mencakup 74 lokasi di Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Kontrak konstruksi senilai Rp581,23 miliar, dengan supervisi senilai Rp6,31 miliar.

Sementara Paket SPPG 3 yang mencakup 70 lokasi tambahan dijadwalkan untuk diteken pada Senin, 24 November 2025. Penandatanganan tiga paket secara bertahap ini menunjukkan strategi pemerintah dan DJPS untuk memastikan seluruh aspek teknis terutama kesiapan lahan dan desain telah terpenuhi sebelum pembangunan dimulai.

Dalam kesempatan tersebut, Bisma juga menegaskan bahwa prototipe bangunan SPPG mengacu langsung pada arahan Presiden, khususnya terkait standar higienitas dapur layanan gizi nasional.
Bangunan SPPG dirancang dengan:

- Material tahan bakteri dan jamur,
- Pelapis tahan api,
- Lantai Epoxy,
- Sistem tata udara bersih,
- Filter air,
- Instalasi Pengolahan an Air Limbah,
- Perlengkapan pemadam kebakaran,
- Serta konstruksi modular yang memungkinkan pembangunan berlangsung cepat meskipun lokasi tersebar luas.

Standar ini memastikan SPPG tidak hanya menjadi dapur, tetapi fasilitas publik yang mampu memproduksi makanan yang aman, higienis, dan konsisten kualitasnya bagi anak sekolah di seluruh Indonesia.

Pembangunan SPPG juga merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian PU dan Badan Gizi Nasional (BGN), yang menjadi dasar koordinasi lintas lembaga dalam penyediaan layanan gizi nasional.

Dengan langkah percepatan ini, DJPS menegaskan kembali bahwa penyediaan infrastruktur gizi adalah bagian penting dari pembangunan manusia Indonesia. Kehadiran SPPG di berbagai wilayah menunjukkan bahwa negara tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi membangun fondasi kualitas hidup dan masa depan generasi muda.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SPPG, Infrastruktur Baru yang Menghubungkan Negara dengan Kehidupan Sehari-Hari Anak Indonesia

SPPG, Infrastruktur Baru yang Menghubungkan Negara dengan Kehidupan Sehari-Hari Anak Indonesia

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:25 WIB

SPPG Dibangun dengan Konsep One-Flow Direction dan Sistem Cold Chain Modern

SPPG Dibangun dengan Konsep One-Flow Direction dan Sistem Cold Chain Modern

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:55 WIB

Setiap Provinsi Akan Punya Dapur MBG, Kementerian PU Percepat Pembangunan SPPG

Setiap Provinsi Akan Punya Dapur MBG, Kementerian PU Percepat Pembangunan SPPG

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:50 WIB

SPPG Dorong Efisiensi Produksi Massal dan Perkuat Ekonomi Pangan Lokal

SPPG Dorong Efisiensi Produksi Massal dan Perkuat Ekonomi Pangan Lokal

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:25 WIB

Pemerintah Bangun SPPG sebagai Dapur Modern untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah Bangun SPPG sebagai Dapur Modern untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:15 WIB

Agustus 2026, Prabowo Targetkan 2.500 SPPG Beroperasi di Papua

Agustus 2026, Prabowo Targetkan 2.500 SPPG Beroperasi di Papua

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 13:32 WIB

Terkini

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:57 WIB

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:51 WIB

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:38 WIB

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:35 WIB

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:29 WIB

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:57 WIB