Prabowo Mau Tata Ulang Kota, DPR: Perlu Tangan Besi Lawan Cengkeraman Pengusaha

Bangun Santoso

Rabu, 24 Desember 2025 | 11:21 WIB
Prabowo Mau Tata Ulang Kota, DPR: Perlu Tangan Besi Lawan Cengkeraman Pengusaha
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. (Dok: DPR)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo merencanakan penataan ulang kota di Indonesia melalui tim arsitektur daerah sebagai terobosan penting.
  • Parlemen menilai rencana ini memerlukan payung hukum kuat dan keberanian politik luar biasa karena kendala padatnya kota.
  • Keberhasilan program ini bergantung pada sinergi total antara pusat dan daerah agar tidak berjalan secara parsial.

Suara.com - Visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menata ulang wajah kota-kota di seluruh Indonesia agar lebih bersih dan tertata mendapat lampu hijau sekaligus catatan kritis dari parlemen.

Rencana ambisius yang akan melibatkan tim arsitektur di setiap daerah ini dinilai sebagai sebuah terobosan, namun dihadapkan pada realitas lapangan yang pelik, yakni kota yang sudah padat dan cengkeraman kuat para pemilik modal.

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menyebut gagasan tersebut sangat baik untuk menjawab berbagai masalah perkotaan mulai dari kemacetan hingga problem sosial.

Namun, ia mengingatkan bahwa tim arsitek sehebat apapun tidak akan bisa bekerja tanpa adanya sebuah payung hukum yang kokoh dan keberanian politik yang luar biasa.

Menurutnya, kondisi kota-kota di Indonesia yang sudah terlanjur penuh sesak menuntut pendekatan yang tidak biasa.

"Kalaupun itu mau dilakukan, pemerintah harus bertangan besi. Harus dimulai dengan pembentukan aturan hukum yang jelas. Meski jalan ini sulit, tetapi kalau tidak ada jalan lain, ya harus tetap ditempuh," kata Saleh di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (24/12/2025).

Siapa Sebenarnya 'Sutradara' Pembangunan Kota?

Saleh menyoroti sebuah masalah fundamental yang selama ini menjadi biang kerok kesemrawutan kota. Ia mengibaratkan pembangunan kota memiliki "cerita" atau skenario awal yang ideal. Sayangnya, di tengah jalan, alur cerita itu seringkali dibajak.

Menurutnya, sutradara pembangunan kota saat ini bukanlah lagi pemerintah, melainkan para pengusaha dan pemilik modal yang kepentingannya seringkali tidak sejalan dengan tata ruang yang ideal. Hal ini membuat masyarakat biasa berada di posisi yang lemah.

baca juga

"Orang yang tidak mempunyai kekuasaan, pasti tidak bisa melawan. Semua diselesaikan dengan cara tawar menawar. Bahkan kadang dengan cara-cara yang tidak wajar," tegas Saleh.

Kondisi inilah yang dinilai ingin diperbaiki oleh Presiden Prabowo. Namun, Saleh mengingatkan bahwa melawan status quo tersebut bukan perkara mudah dan akan memakan biaya yang sangat besar.

Ancaman Gagal Jika Jalan Sendiri-Sendiri

Tantangan lainnya adalah soal koordinasi. Agar rencana besar ini tidak menjadi macan kertas, sinergi total antara pemerintah pusat dan seluruh pemerintah daerah menjadi harga mati.

Saleh khawatir jika program ini dijalankan secara parsial atau setengah-setengah, hasilnya akan jauh dari harapan.

Apalagi, banyak pemerintah daerah yang terbukti kewalahan dalam menyelesaikan masalah di wilayahnya sendiri.

"Dalam konteks ini, mereka tentu sangat memerlukan arahan dan bantuan pemerintah pusat," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa citra kota dan desa yang bersih adalah kunci untuk menarik wisatawan dan memenangkan persaingan global.

Untuk itu, ia berencana mengumpulkan seluruh kepala daerah pasca tahun baru untuk menyusun strategi komprehensif.

Setiap provinsi dan kabupaten akan didorong membentuk tim arsitektur khusus untuk merancang master plan penataan ibu kota masing-masing, dengan tujuan akhir menciptakan kota yang bersih, indah, dan asri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Mau Kemenkeu Terjun Langsung Bangun Proyek Sekolah Impian Prabowo

Purbaya Mau Kemenkeu Terjun Langsung Bangun Proyek Sekolah Impian Prabowo

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:51 WIB

Hotman Paris Pamer Hampers Natal Unik dari Presiden Prabowo, Isinya Bikin Salfok

Hotman Paris Pamer Hampers Natal Unik dari Presiden Prabowo, Isinya Bikin Salfok

Entertainment | Selasa, 23 Desember 2025 | 14:37 WIB

Beban Prabowo Menurut Rocky Gerung: Isu Fufufafa Hantui Publik, Audit Ekologi Nasional Mendesak

Beban Prabowo Menurut Rocky Gerung: Isu Fufufafa Hantui Publik, Audit Ekologi Nasional Mendesak

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 14:00 WIB

Gatot Nurmantyo: Ancaman Terbesar Prabowo Bukan dari Luar, tapi Pembusukan dari Dalam

Gatot Nurmantyo: Ancaman Terbesar Prabowo Bukan dari Luar, tapi Pembusukan dari Dalam

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 10:32 WIB

Program MBG Habiskan Anggaran Rp 52,9 Triliun, Baru Terserap 74,6% per Desember 2025

Program MBG Habiskan Anggaran Rp 52,9 Triliun, Baru Terserap 74,6% per Desember 2025

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 15:50 WIB

Pilih Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo, PKS Belum Tentukan Sikap Soal Pilkada via DPRD

Pilih Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo, PKS Belum Tentukan Sikap Soal Pilkada via DPRD

News | Senin, 22 Desember 2025 | 14:58 WIB

Dari Warisan Kolonial ke Kota Sporadis: Mengurai Akar Banjir Malang

Dari Warisan Kolonial ke Kota Sporadis: Mengurai Akar Banjir Malang

Your Say | Senin, 22 Desember 2025 | 11:15 WIB

Terkini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×