Kejari Bogor Bidik Tambang Emas Ilegal, Isu Dugaan 'Beking' Aparat di Gunung Guruh Kian Santer

Andi Ahmad S | Suara.com

Jum'at, 26 Desember 2025 | 21:34 WIB
Kejari Bogor Bidik Tambang Emas Ilegal, Isu Dugaan 'Beking' Aparat di Gunung Guruh Kian Santer
Parkiran Kendaraan Diduga Milik Aparat di Lokasi Gunung Guruh, Kampung Cirangsad, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat [Andi Ahmad S/Suara.com]
  • Pengawasan Tambang Ilegal Kejari Kabupaten Bogor bersama Satgas PKH mulai memetakan dan mengawasi titik tambang emas ilegal di TNGHS guna mencegah kerusakan lingkungan serta potensi bencana alam di masa depan.

  • Aktivitas Terorganisir di Cigudeg Penambangan emas tanpa izin di Gunung Guruh berlangsung secara terorganisir dan mengabaikan standar keselamatan, meskipun mengancam warga dengan risiko longsor serta pencemaran merkuri yang sangat berbahaya.

  • Dugaan Keterlibatan Oknum Meskipun beroperasi secara kasat mata, tambang ilegal di Cigudeg tetap berjalan lancar karena diduga mendapat perlindungan atau "beking" dari oknum aparat yang memiliki kekuasaan di wilayah tersebut.

Suara.com - Isu kerusakan lingkungan di kawasan penyangga ibu kota kembali memanas. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor kini tengah menyoroti aktivitas ilegal yang menggerogoti paru-paru dunia, yakni kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan sekitarnya.

Praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan galian pasir liar disinyalir masih marak terjadi, mengancam kelestarian hutan dan keselamatan warga.

Langkah tegas ini diambil sebagai momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia). Kepala Kejari Kabupaten Bogor, Denny Achmad, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan sedang melakukan pemetaan serius.

"Dari Kejaksanaan kemarin, dalam langkah Hakordia, kita lagi mau mempetakan beberapa tambang yang memang diindikasi ilegal," kata Denny Achmad, belum lama ini.

Denny menjelaskan bahwa pengawasan ini melibatkan koordinasi tingkat pusat melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).
Teknologi satelit kini menjadi senjata utama untuk mendeteksi titik-titik kerusakan yang seringkali tersembunyi di balik rimbunnya hutan.

"Kalau untuk dari pusat, sudah melakukan survei dengan tim gabungan dari PKH itu. Tapi kalau dari kita, kita masih pendataan, kaena izinnya memang bukan dari daerah, tapi dari Provinsi," jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa fungsi kawasan hutan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Aktivitas tambang di zona lindung adalah pelanggaran berat yang berpotensi memicu bencana ekologis seperti banjir bandang dan longsor di kemudian hari.

"Pada intinya, kawasan hutan itu tidak bisa untuk tambang. Makanya kalau kita lihat dari petanya kan ada titik-titik yang dari satelit kelihatan. Mana yang masuk kawasan hutan lindung, mana yang hutan garapan. Termasuk untuk sawit sebenarnya nggak boleh," tegas Denny.

Sementara Kejari melakukan pemetaan, sorotan warga Bogor Barat tertuju pada satu lokasi spesifik yang aktivitasnya dinilai sudah sangat meresahkan Gunung Guruh, Kampung Cirangsad, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, area ini telah berubah wajah menjadi ladang perburuan emas liar.

Mirisnya, aktivitas ini bukan lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi ala gurandil tradisional, melainkan sudah terorganisir rapi layaknya industri.

Para penambang membuat lubang-lubang tikus vertikal tanpa standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Padahal, risiko tertimbun longsor dan paparan zat kimia berbahaya seperti merkuri mengintai setiap detik.

Isu klasik mengenai dugaan 'orang kuat' di balik layar kembali menyeruak. Keberanian para pelaku untuk beroperasi terang-terangan disinyalir karena adanya rasa aman semu yang diberikan oleh oknum tertentu.

Seorang narasumber terpercaya membocorkan dugaan yang mengejutkan publik.

"Di lokasi galian emas ilegal tersebut juga diduga dibekingi aparat," ungkap narasumber yang namanya dilindungi tim redaksi demi keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Telusuri Mobil Milik Pemkab Toli-toli Bisa Berada di Rumah Kajari HSU

KPK Telusuri Mobil Milik Pemkab Toli-toli Bisa Berada di Rumah Kajari HSU

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:20 WIB

Geledah Kantor Hingga Rumah Kajari HSU, KPK Temukan Mobil Milik Pemkab Tolitoli

Geledah Kantor Hingga Rumah Kajari HSU, KPK Temukan Mobil Milik Pemkab Tolitoli

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 13:00 WIB

Kejari Bogor Musnahkan 5 Kilogram Keripik Pisang Bercampur Narkotika

Kejari Bogor Musnahkan 5 Kilogram Keripik Pisang Bercampur Narkotika

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 20:47 WIB

5 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Punden Berundak Raksasa di Cibalay Bogor

5 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Punden Berundak Raksasa di Cibalay Bogor

Lifestyle | Selasa, 23 Desember 2025 | 16:50 WIB

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

News | Senin, 22 Desember 2025 | 23:15 WIB

Sempat Kabur dan Nyaris Celakai Petugas KPK, Kasi Datun HSU Kini Pakai Rompi Oranye

Sempat Kabur dan Nyaris Celakai Petugas KPK, Kasi Datun HSU Kini Pakai Rompi Oranye

News | Senin, 22 Desember 2025 | 20:48 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB