Jadi Wilayah Paling Terdampak, Bantuan Akhirnya Tembus Dusun Pantai Tinjau Aceh Tamiang

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 27 Desember 2025 | 18:16 WIB
Jadi Wilayah Paling Terdampak, Bantuan Akhirnya Tembus Dusun Pantai Tinjau Aceh Tamiang
Bantuan Tembus Dusun Pantai Tinjau Aceh Tamiang. (Dok. KPI)
  • Banjir bandang dan tanah longsor membuat Dusun Pantai Tinjau di Aceh Tamiang terisolasi parah sejak bencana terjadi.
  • Pada 20 Desember 2025, relawan PT Kilang Pertamina Internasional berhasil mencapai lokasi tersebut setelah perjalanan sulit.
  • Bantuan berupa kebutuhan dasar vital seperti obat-obatan, air bersih, dan genset berhasil disalurkan untuk ratusan warga terdampak.

Suara.com - Dusun Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Berjarak sekitar satu jam dari pusat kota, wilayah pesisir ini sempat terisolasi akibat akses jalan tertutup lumpur, rumah warga hanyut terbawa arus, dan aliran listrik terputus total sejak bencana melanda.

Saat malam tiba, kawasan tersebut masih diselimuti kegelapan dan keterbatasan infrastruktur.

Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam dengan medan yang sulit, relawan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) akhirnya berhasil menembus wilayah terdampak paling parah tersebut pada 20 Desember 2025.

Kendaraan relawan harus melewati jalan berlumpur dan sisa material banjir, dengan pemandangan pemukiman warga yang rusak di sepanjang perjalanan.

Pjs Corporate Secretary KPI, Muttaqin Showwabi, mengatakan keberhasilan menjangkau Dusun Pantai Tinjau menjadi bagian penting dari komitmen KPI untuk memastikan bantuan sampai langsung ke masyarakat yang paling membutuhkan.

“Menembus wilayah terdampak terparah bukan hal mudah, namun kondisi di lapangan justru memperkuat tekad kami untuk hadir dan membantu warga yang masih berjuang dalam keterbatasan,” ujar Muttaqin.

Di wilayah tersebut, KPI menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar, mulai dari obat-obatan untuk lebih dari 350 penerima manfaat, perlengkapan mandi dan tidur bagi 400 orang, 200 unit peralatan kebersihan, 20 unit truk tangki air bersih, satu unit genset listrik, perlengkapan ibadah untuk 100 penerima manfaat, hingga mainan anak-anak untuk 100 anak.

Kepala Dusun Pantai Tinjau, Zulfahmi, menyampaikan bahwa bantuan genset dari KPI menjadi penopang utama bagi warga yang selama berhari-hari hidup tanpa aliran listrik.

Kehadiran bantuan tersebut memberikan penerangan dan semangat baru di tengah kondisi pascabencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM Kembali Turun Langsung ke Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan & Perkuat Proses Bangkit Pasca Bencana

PNM Kembali Turun Langsung ke Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan & Perkuat Proses Bangkit Pasca Bencana

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 15:12 WIB

Kejar Target Akhir Tahun, Seskab Teddy dan BP BUMN Percepat Pembangunan 15.000 Rumah Pascabencana

Kejar Target Akhir Tahun, Seskab Teddy dan BP BUMN Percepat Pembangunan 15.000 Rumah Pascabencana

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 19:54 WIB

Hampir Sebulan Pasca Banjir Bandang, Aceh Tamiang Masih Berkubang Lumpur dan Menahan Lapar

Hampir Sebulan Pasca Banjir Bandang, Aceh Tamiang Masih Berkubang Lumpur dan Menahan Lapar

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 20:08 WIB

Terkini

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:35 WIB