RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

Senin, 05 Januari 2026 | 15:49 WIB
RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif
Direktur RSJ Grhasia DIY Akhmad Akhadi di RSJ Grhasia DIY, Senin (5/1/2026). (Suara.com/Hiskia Andika)
Baca 10 detik
  • Skizofrenia merupakan kasus gangguan mental terbanyak di RSJ Grhasia DIY, khususnya jenis skizofrenia tak terinci.
  • Mayoritas pasien yang dirawat berada pada kelompok usia dewasa produktif, yaitu rentang usia 40 hingga 50 tahun.
  • RSJ Grhasia juga menangani pasien anak dengan gangguan perkembangan dan kecanduan gawai, yang memerlukan rehabilitasi.

Suara.com - Skizofrenia masih menjadi kasus kesehatan mental paling banyak ditangani Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Daerah Istimewa Yogyakarta. Pasiennya berasal dari kelompok usia dewasa produktif.

Direktur RSJ Grhasia DIY, Akhmad Akhadi, mengatakan skizofrenia merupakan gangguan mental yang bersifat kompleks.

“Ya, kasusnya memang masih terbanyak itu adalah skizofrenia,” kata Akhmad ditemui di RSJ Grhasia DIY, Senin (5/1/2026).

Skizofrenia sendiri mencakup berbagai aspek perilaku dan fungsi diri pasien. Gangguan ini memiliki sejumlah jenis dengan karakteristik berbeda.

Ia menjelaskan, dari berbagai jenis skizofrenia, kasus terbanyak yang ditemukan di RSJ Grhasia adalah skizofrenia tak terinci atau tidak teridentifikasi. Jenis ini tidak dapat diklasifikasikan secara spesifik ke dalam tipe skizofrenia tertentu.

“Yang paling banyak itu skizofrenia tak terinci,” imbuhnya.

Selain skizofrenia, kata Akhmad, gangguan bipolar menjadi kasus terbanyak kedua yang ditangani rumah sakit rujukan kesehatan jiwa tersebut.

Ia menyebut mayoritas pasien gangguan jiwa yang menjalani perawatan di RSJ Grhasia berasal dari kelompok usia dewasa produktif.

Rentang usia terbanyak berada pada kisaran 40 hingga 50 tahun. Sementara pasien berusia di atas 50 tahun jumlahnya lebih sedikit.

Baca Juga: Harga Tiket dan Lokasi On The Rock Jogja, Destinasi Viral Mirip Pantai Pandawa Bali

“Usianya banyak di 40 sampai 50 tahun,” imbuhnya.

Ada Pasien Anak
Selain pasien dewasa, RSJ Grhasia turut melayani pasien anak dan remaja melalui layanan psikiatri khusus.

Namun, jumlah kasus pada kelompok usia ini relatif lebih sedikit dibandingkan pasien dewasa. Pasien anak tertua yang ditangani berusia 18 tahun dan masih dikategorikan sebagai anak menurut standar WHO.

Gangguan mental pada anak umumnya berkaitan dengan gangguan perkembangan. Beberapa di antaranya adalah gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) serta gangguan wicara.

Ada pula gangguan mental akibat kecanduan, terutama kecanduan gawai dan permainan daring.

“Gangguan anak kebanyakan karena gangguan perkembangan. ADHD, enggak bisa fokus. Ada beberapa kasus gangguan diakibatkan kecanduan, kecanduan gadget gitu,” tuturnya.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI