Demi Kenyamanan, Planetarium Jakarta Tak Tambah Kuota Penonton Meski Kunjungan Membeludak

Senin, 05 Januari 2026 | 16:51 WIB
Demi Kenyamanan, Planetarium Jakarta Tak Tambah Kuota Penonton Meski Kunjungan Membeludak
Pengunjung menyaksikan pertunjukkan simulasi langit di Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Kamis (25/12/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]
Baca 10 detik
  • Planetarium Jakarta tidak menambah kuota penonton meski kunjungan membeludak setelah dibuka kembali 23 Desember 2025.
  • Pengelola menerapkan kuota tiket 50 persen daring dan 50 persen luring untuk empat kali pertunjukan harian.
  • Jakpro mengimbau masyarakat memantau informasi resmi dan membeli tiket hanya melalui kanal resmi demi kenyamanan.

Suara.com - Demi Kenyamanan, Planetarium Jakarta Tak Tambah Kuota Penonton Meski Kunjungan Membeludak

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) meminta masyarakat memantau informasi resmi secara berkala sebelum merencanakan kunjungan ke Planetarium Jakarta.

Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya antusiasme warga yang ingin menyaksikan pertunjukan Teater Bintang selama masa liburan.

Sejak diresmikan kembali oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 23 Desember 2025, ribuan pengunjung tercatat memadati kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) setiap harinya.

Pihak pengelola bahkan mencatat tiket pertunjukan selalu habis terjual, baik melalui pembelian daring maupun pembelian langsung.

Guna menyiasati lonjakan pengunjung, Jakpro menerapkan mekanisme pembagian kuota tiket yang ketat sesuai arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya Christina menjelaskan detail pengaturan kuota yang bertujuan menjaga kenyamanan pengunjung tersebut.

"Kami memahami tingginya antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke Planetarium Jakarta. Karena itu, pengelolaan kuota dilakukan secara terukur agar pengalaman menonton tetap nyaman dan aman," ujar Anya, Minggu (4/1/2026).

"Pertunjukkan dilaksanakan sebanyak 4 (empat) kali dalam sehari serta pembagian kuota 50 persen online dan 50 persen on the spot sudah kami terapkan untuk memastikan akses yang lebih adil dan merata," katanya menambahkan.

Baca Juga: Panduan Memilih Sepatu Terbaik di Wedding Season: Tampil Stylish Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Pengunjung menyaksikan pertunjukkan simulasi langit di Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Kamis (25/12/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]
Pengunjung menyaksikan pertunjukkan simulasi langit di Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Kamis (25/12/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]

Anya menekankan bahwa penambahan penonton di luar kapasitas kursi Teater Bintang tidak dimungkinkan, sekalipun antusiasme masyarakat sedemikian tinggi.

"Ini berkaitan langsung dengan kenyamanan, keamanan, dan kualitas pengalaman edukasi bagi pengunjung," paparnya.

Pengelola tak lupa mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi Loket.com atau loket fisik yang tersedia di area TIM.

Langkah transparansi sistem tiket ini dilakukan Jakpro demi meminimalkan potensi praktik percaloan maupun penipuan yang merugikan warga.

Publik dapat memantau pembaruan jadwal dan ketersediaan kuota melalui akun media sosial resmi Taman Ismail Marzuki agar tidak kehabisan tiket saat tiba di lokasi.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI