Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:39 WIB
Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan
Antrean pengunjung di Teater Bintang Planetarium Taman Ismail Marzuki. (Suara.com/Adiyoga)
  • Antrean panjang terjadi di Planetarium TIM pada 2 Januari 2026 karena tingginya minat pengunjung terhadap pertunjukan.
  • Jakpro menerapkan sistem baru penjualan tiket dibagi 50% daring melalui Loket.com dan 50% langsung di lokasi.
  • Kebijakan kuota ini bertujuan meminimalisir praktik calo, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Suara.com - Antrean pengunjung tampak mengular panjang di kawasan Teater Bintang Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pada Jumat (2/1/2026) demi berburu tiket pertunjukan.

Beberapa dari mereka bahkan terdengar mengeluh kehabisan tiket, meski sudah mengantre sejak pagi hari.

"Baru tahu kalau ternyata bisa pesan online juga," tutur salah satu pengunjung yang datang bersama suami dan dua anaknya.

Menanggapi tingginya animo serta keluhan masyarakat terkait minimnya jumlah tiket, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola menyatakan bahwa mereka memang menerapkan sistem baru yang lebih ketat.

Penjualan tiket kini dibagi menjadi dua skema resmi, yakni 50 persen secara daring (online) melalui platform Loket.com dan 50 persen pembelian langsung (on the spot) di lokasi untuk setiap jadwal pertunjukan.

Kebijakan pembagian kuota rata ini diterapkan menyusul arahan langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk meminimalisir praktik calo dan penipuan tiket.

"Sistem distribusi tiket Teater Bintang Planetarium telah kami atur secara ketat berbasis kuota. Tidak ada penambahan kapasitas di luar tiket yang tersedia, sehingga pengunjung yang memiliki tiket dapat menyaksikan pertunjukan dengan aman dan nyaman," ujar Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya A. Christiana dalam keterangan tertulis.

Pihak pengelola bahkan memastikan tidak segan mengambil tindakan tegas berupa pembatalan tiket secara sepihak, apabila ditemukan indikasi transaksi yang melanggar ketentuan yang berlaku.

"Kami mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi. Setiap pelanggaran terhadap sistem yang berlaku akan kami tindak sesuai ketentuan," tegas Anya.

Namun di sisi lain, pihak pengelola juga tidak memungkiri bahwa sistem pemesanan tiket untuk kunjungan ke Planetarium Jakarta memang masih jauh dari sempurna.

Mereka pun berjanji akan terus melakukan perbaikan, agar masalah ketersediaan tiket tidak membuat minat kunjungan masyarakat Jakarta ke Planetarium menurun.

"Upaya perbaikan sistem dan layanan akan terus kami lakukan agar Planetarium Jakarta dapat menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang aman, nyaman, serta dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Anya.

Sebagaimana diketahui, Planetarium Jakarta memang sedang mencuri perhatian publik usai Pramono Anung mengaktifkan lagi fasilitas edukasi astronomi tersebut sejak 23 Desember 2025.

Planetarium Jakarta yang terakhir kali beroperasi sekitar tahun 2020 lalu akibat kerusakan komponen, kini hadir lagi dengan teknologi AI yang memungkinkan adanya interaksi langsung dengan pengunjung.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bak Final, Persijap Jepara Tatap Serius Duel Lawan Persija Jakarta

Bak Final, Persijap Jepara Tatap Serius Duel Lawan Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:33 WIB

Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut

Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:17 WIB

Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran

Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:08 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB