Polisi Kejar Otak Love Scamming dari Cina, Jaringan Lampung Ikut Dibidik

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 07 Januari 2026 | 18:54 WIB
Polisi Kejar Otak Love Scamming dari Cina, Jaringan Lampung Ikut Dibidik
Para tersangka yang diamankan dalam kasus love scamming di Yogyakarta, Rabu (7/1/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Polresta Yogyakarta sedang mengembangkan kasus kejahatan siber *love scamming* yang dikendalikan sepenuhnya oleh warga negara Cina.
  • Penyidikan fokus memburu pengendali utama di Cina dan menindak jaringan serupa yang terdeteksi beroperasi di Lampung.
  • Sejauh ini enam orang telah ditetapkan tersangka, sementara puluhan pekerja lain yang diamankan masih berstatus sebagai saksi.

Suara.com - Polresta Yogyakarta masih mengembangkan pengungkapan kasus love scamming lintas negara yang beroperasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penyidikan kini difokuskan untuk memburu pelaku utama yang diduga berada di luar negeri yakni Cina. Termasuk menindak dugaan jaringan serupa di daerah Lampung.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian menuturkan bahwa operasional penipuan tersebut memang sepenuhnya dikendalikan oleh pihak asal Cina.

Seluruh sistem aplikasi, pengawasan kinerja, hingga pengaturan ruang percakapan dikontrol dari luar Indonesia.

"Jadi semua itu yang melakukan operasional ini semua orang [warga negara] Cina gitu," kata Riski kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).

Menurut Riski, pihak kepolisian telah mengantongi identitas pelaku asal Cina yang diduga menjadi pengendali utama.

"Karena ini aplikasi Cina yang bawa ke sini memang orang Cina, kita juga sudah kantongi [identitas pelaku]," ucapnya.

Saat ini, koordinasi lintas negara tengah disiapkan untuk memburu pihak-pihak tersebut.

"Kemarin sudah menghubungi Hubinter [Polri] yang nanti akan kita koordinasi dengan Interpol untuk pengejaran yang bersangkutan," tandasnya.

baca juga

Selain pengejaran pelaku luar negeri, kata Adrian, pihaknya turut mengembangkan perkara ini ke wilayah lain di Indonesia.

Berdasarkan keterangan yang didapat, ada lokasi operasional serupa berupa love scamming ini di Lampung.

"Menurut keterangan ada satu lagi di Lampung," terangnya.

Polresta Yogyakarta menyatakan telah menjalin koordinasi dengan Polda Lampung untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

Dalam proses pengembangan kasus, puluhan pekerja yang sempat diamankan masih berstatus saksi. Polisi masih mendalami peran masing-masing individu.

"Untuk puluhan orang kita masih mendalami peran masing-masing, saat ini status masih saksi," imbuhnya.

Sejauh ini baru enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Para tersangka itu di antaranya laki-laki inisial R (35), selaku CEO ataupun pemilik di Indonesia, perempuan inisial H (33) selaku HRD, laki-laki berinisial P (28) selaku project manager, laki-laki berinisial V (28) dan G (22) selaki team leader dan perempuan berinisial M (28) selaku project manager.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa 50 unit laptop, 30 unit handphone, empat kamera pengawas, dan dua router WiFi, yang diduga digunakan sebagai sarana tindak pidana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir Setahun Beroperasi, Love Scamming di Jogja Ditaksir Raup Puluhan Miliar Tiap Bulan

Hampir Setahun Beroperasi, Love Scamming di Jogja Ditaksir Raup Puluhan Miliar Tiap Bulan

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:58 WIB

Polisi Bongkar Praktik 'Love Scamming' di Sleman, Korban di Luar Negeri Dijebak Pakai Konten Porno

Polisi Bongkar Praktik 'Love Scamming' di Sleman, Korban di Luar Negeri Dijebak Pakai Konten Porno

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 13:50 WIB

Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 12:54 WIB

Penampakan Markas Scam Internasional di Sleman: Kantor 24 Jam, Izin 'Siluman' dari Jabar

Penampakan Markas Scam Internasional di Sleman: Kantor 24 Jam, Izin 'Siluman' dari Jabar

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:12 WIB

Markas Scam Internasional Terbongkar di Sleman: Pakai Izin dari Jabar, Ngontrak di Rumah Warga

Markas Scam Internasional Terbongkar di Sleman: Pakai Izin dari Jabar, Ngontrak di Rumah Warga

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:00 WIB

Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi

Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:26 WIB

Markas Besar Sindikat Penipuan Online Internasional Digerebek Polisi di Sleman, Begini Lokasinya!

Markas Besar Sindikat Penipuan Online Internasional Digerebek Polisi di Sleman, Begini Lokasinya!

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini

Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya

Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR

Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung

Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung

Lampung | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:47 WIB

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:41 WIB

×