Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:35 WIB
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
Ilustrasi Donald Trump tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Suara.com)
  • Operasi militer AS pada 3 Januari menewaskan sekitar 75 orang saat mencoba menangkap Presiden Nicolas Maduro di Caracas.
  • Washington Post mengungkap operasi rahasia ini, yang mengakibatkan penangkapan dan pemindahan Maduro serta istrinya ke New York.
  • PBB didesak untuk rapat darurat; Wakil Presiden Delcy Rodriguez dilantik menjadi presiden sementara Venezuela pada 5 Januari.

Suara.com - Suasana mencekam menyelimuti ibu kota Venezuela, Caracas, setelah sebuah laporan mengungkap detail mengerikan di balik operasi militer Amerika Serikat.

Sedikitnya 75 orang dilaporkan tewas dalam serangan dramatis yang bertujuan menangkap Presiden Nicolas Maduro pada 3 Januari lalu.

Informasi ini pertama kali diungkap oleh surat kabar terkemuka Washington Post pada hari Rabu (7/1/2026), yang mengutip keterangan dari sejumlah pejabat yang mengetahui langsung operasi rahasia tersebut.

Peristiwa ini menandai eskalasi konflik yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Washington dan Caracas.

Baku Tembak di Kompleks Presiden

Menurut laporan tersebut, sebagian besar korban jiwa berjatuhan dalam baku tembak sengit yang meletus di dalam dan sekitar kompleks kepresidenan yang dijaga ketat di Caracas, tempat Maduro bermukim.

Angka korban tewas yang dilaporkan bervariasi namun sama-sama menunjukkan pertumpahan darah yang masif.

Seorang sumber mengungkapkan sedikitnya 67 orang tewas selama serangan AS tersebut, sementara sumber lainnya menyebutkan bahwa sekitar 75 hingga 80 orang tewas.

Estimasi jumlah korban jiwa yang mengerikan itu mencakup personel militer dari Kuba dan Venezuela yang bertugas menjaga presiden, serta sejumlah warga sipil yang terjebak dalam baku tembak.

Operasi senyap namun mematikan itu mencapai puncaknya pada 3 Januari, ketika pasukan khusus AS berhasil melancarkan serangan besar-besaran, menahan Presiden Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Keduanya kemudian dilaporkan langsung diterbangkan keluar dari Venezuela menuju New York.

Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, secara terbuka mengumumkan alasan di balik tindakan agresif tersebut.

Trump menyatakan bahwa Maduro dan Flores akan segera disidang di AS karena dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan kejahatan transnasional.

Secara spesifik, Trump menuduh keduanya terlibat dalam "narkoterorisme" dan menimbulkan ancaman, termasuk ancaman bagi AS.

Caracas Merespons, Dunia Mengecam

Kabar penangkapan pemimpin negara secara paksa oleh negara lain ini sontak memicu guncangan politik di Venezuela dan reaksi keras dari panggung global.

Pemerintah di Caracas, yang kini berada dalam kondisi darurat, segera mendesak diadakannya pertemuan darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membahas operasi militer AS yang dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan.

Untuk mengisi kekosongan kekuasaan, Mahkamah Agung Venezuela dengan cepat mengambil langkah konstitusional. Tugas kepala negara untuk sementara waktu diserahkan kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang kemudian secara resmi dilantik sebagai presiden sementara di hadapan Majelis Nasional pada 5 Januari.

Kecaman internasional pun datang bertubi-tubi. Sejumlah negara yang menjadi rival geopolitik Amerika Serikat, seperti Rusia, China, dan Korea Utara, menjadi yang paling vokal dalam mengecam keras tindakan Washington.

Kementerian Luar Negeri Rusia bahkan mengeluarkan pernyataan resmi yang tegas. Moskow menyatakan solidaritas penuh dengan rakyat Venezuela dan menyerukan pembebasan segera Maduro dan istrinya, serta menuntut pencegahan eskalasi lebih lanjut yang dapat membahayakan stabilitas kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Buatan Indonesia Jadi Primadona di Venezuela, Ini Dia 2 Mereknya

Mobil Buatan Indonesia Jadi Primadona di Venezuela, Ini Dia 2 Mereknya

Otomotif | Rabu, 07 Januari 2026 | 19:58 WIB

Belajar dari Venezuela, RI Harus Waspadai Intervensi Asing Lewat Orang Terdekat Lingkaran Kekuasaan

Belajar dari Venezuela, RI Harus Waspadai Intervensi Asing Lewat Orang Terdekat Lingkaran Kekuasaan

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 19:17 WIB

Dibalik Penangkapan Nicolas Maduro: Mengapa AS Pilih 'Surgical Strike' Ketimbang Invasi Total?

Dibalik Penangkapan Nicolas Maduro: Mengapa AS Pilih 'Surgical Strike' Ketimbang Invasi Total?

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 17:58 WIB

Sinopsis Greenland 2: Migration, Kisah Perjuangan Keluarga Garrity Bertahan Hidup di Bumi yang Kacau

Sinopsis Greenland 2: Migration, Kisah Perjuangan Keluarga Garrity Bertahan Hidup di Bumi yang Kacau

Entertainment | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:12 WIB

Dikhianati Orang Dekat, Rahasia Jatuhnya Maduro Terungkap

Dikhianati Orang Dekat, Rahasia Jatuhnya Maduro Terungkap

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:55 WIB

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:09 WIB

Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 07:23 WIB

Terkini

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:05 WIB

Datangi Gedung DPR Usai Divonis Bebas, Amsal Sitepu: Sangat Senang, Tak Bisa Bekata-kata!

Datangi Gedung DPR Usai Divonis Bebas, Amsal Sitepu: Sangat Senang, Tak Bisa Bekata-kata!

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:03 WIB

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:58 WIB

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:56 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:38 WIB

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:35 WIB

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:33 WIB

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple  Target Selanjutnya

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:25 WIB