Belajar dari Venezuela, RI Harus Waspadai Intervensi Asing Lewat Orang Terdekat Lingkaran Kekuasaan

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 07 Januari 2026 | 19:17 WIB
Belajar dari Venezuela, RI Harus Waspadai Intervensi Asing Lewat Orang Terdekat Lingkaran Kekuasaan
Ilustrasi Nicolas Maduro, Presiden Venezuela ditangkap militer AS [Ist/via Military Leak]
baca 10 detik
  • Diplomat Senior Ple Priatna menyoroti posisi Wapres Venezuela sebagai pintu masuk infiltrasi dan pembelokan loyalitas elit oleh kekuatan asing.
  • Venezuela menjadi pelajaran penting bagi Indonesia mengenai pengelolaan Sumber Daya Alam sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.
  • Kepemimpinan Maduro menunjukkan navigasi geopolitik; namun, risiko suap menyasar elit dekat yang memiliki akses kekuasaan besar.

Suara.com - Dinamika politik di Venezuela memberikan pelajaran berharga bagi stabilitas nasional Indonesia, khususnya terkait kerentanan posisi strategis di lingkaran tertinggi kekuasaan terhadap pengaruh asing.

Diplomat Senior, Ple Priatna, menyoroti betapa krusialnya peran Wakil Presiden dalam struktur politik Venezuela.

Menurutnya, posisi tersebut kerap menjadi "pintu masuk" utama bagi kekuatan asing untuk melakukan infiltrasi politik.

"Wakil Presiden di Venezuela memiliki posisi yang sangat kritikal. Ia berpotensi menjadi komprador yang menggunakan kekuatan asing untuk masuk, bahkan hingga memicu pembelokan loyalitas di tingkat elit," ujar Priatna dalam kanal YouTube Bambang Widjojanto (BW), Rabu (7/1/2026).

Menanggapi hal itu, Priatna mengungkapkan bahwa publik dunia internasional seringkali baru menyadari kerentanan tersebut setelah krisis terjadi.

Ia menyebut bahwa di Venezuela, jabatan seperti Wakil Presiden dan Menteri Luar Negeri merupakan pintu besar bagi kepentingan eksternal yang ingin menguasai sumber daya negara.

"Dunia luar mungkin baru menyadari belakangan bahwa pintu besar pengaruh asing di Venezuela adalah melalui Wapres atau Menteri Luar Negeri," kata dia.

"Hal ini sulit dibayangkan (jika) terjadi di Indonesia, namun tetap memerlukan kewaspadaan tinggi karena hanya orang-orang terdekat di lingkaran kekuasaanlah yang mampu melakukan tindakan tersebut," Priatna menambahkan.

Selain isu stabilitas politik, diskusi bersama BW tersebut juga membedah bagaimana Venezuela menjadi contoh ekstrem dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).

baca juga

Priatna menekankan pentingnya Indonesia berpegang teguh pada amanat Pasal 33 UUD 1945 agar SDA benar-benar dikelola untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir elit atau pihak asing.

Di sisi lain, Priatna melihat kepemimpinan Nicolas Maduro dapat menjadi studi kasus bagi Indonesia dalam menavigasi geopolitik internasional.

Ia mencatat bahwa penguasaan SDA dan ketahanan terhadap tekanan internasional adalah kunci, namun terdapat risiko besar yang membayangi, yakni praktik suap di tingkat elit.

"Nicolas Maduro memberikan contoh tentang bagaimana menggunakan geopolitik internasional untuk keuntungan nasional," kata dia.

"Namun, kita harus sangat berhati-hati dengan praktik penyuapan yang menyasar elit politik dengan jabatan tertinggi. Nilai suapnya tidak sedikit, dan sasarannya adalah mereka yang memiliki kekuasaan besar," lanjutnya.

Sebagai Penutup Priatna menegaskan bahwa ancaman nyata sering kali tidak datang dari pihak yang jauh, melainkan dari pihak-pihak yang memiliki akses langsung ke pusat kebijakan.

"Inilah cara kami menjaga kewarasan, dengan terus mengingatkan bahwa pengkhianatan terhadap kepentingan nasional sering kali bermula dari orang terdekat, bukan orang jauh," pungkas Priatna.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibalik Penangkapan Nicolas Maduro: Mengapa AS Pilih 'Surgical Strike' Ketimbang Invasi Total?

Dibalik Penangkapan Nicolas Maduro: Mengapa AS Pilih 'Surgical Strike' Ketimbang Invasi Total?

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 17:58 WIB

Dikhianati Orang Dekat, Rahasia Jatuhnya Maduro Terungkap

Dikhianati Orang Dekat, Rahasia Jatuhnya Maduro Terungkap

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:55 WIB

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:09 WIB

Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 07:23 WIB

Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya

Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 22:20 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×