Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan

Vania Rossa

Rabu, 14 Januari 2026 | 22:13 WIB
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
Literasi halal untuk pelajar. (dok. LPPOM)
baca 10 detik
  • Literasi halal masyarakat Indonesia masih rendah, menyebabkan konsep halal hanya sebatas label bukan standar kualitas produk.
  • LPPOM menyelenggarakan Gen Halal Championship 2025 menargetkan pelajar SMA/SMK/MA untuk membangun kesadaran halal sejak dini.
  • Kompetisi 9–11 Januari 2026 di Bogor menobatkan Alf Farrassayu Shannyn sebagai juara pertama, menunjukkan pemahaman halal semakin universal.

Suara.com - Meski Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia, tingkat literasi halal di masyarakat dinilai masih perlu diperkuat. Pemahaman halal yang belum merata membuat konsep halal kerap dipersempit sebatas label, belum dipahami sebagai standar kualitas, keamanan, dan keberlanjutan produk.

Padahal, literasi halal memiliki dampak langsung terhadap penguatan ekosistem industri halal nasional. Ketika masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai halal, tuntutan terhadap produk halal akan meningkat. Kondisi ini mendorong pelaku usaha untuk menjaga kehalalan produknya sekaligus mensertifikasi produk secara resmi.

Bertolak dari kebutuhan tersebut, LPPOM menggelar Gen Halal Championship 2025, sebuah kompetisi literasi halal berskala nasional yang menyasar pelajar SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia. Program ini dirancang sebagai upaya edukatif untuk menanamkan pemahaman halal sejak dini, sekaligus mencetak agen perubahan dari kalangan generasi muda.

Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, menegaskan bahwa Gen Halal Championship bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang membangun kesadaran halal di masyarakat.

“Kegiatan ini kami rasa perlu. Meskipun Indonesia mayoritas Muslim dan halal merupakan kewajiban, literasi halal masyarakat belum sebaik yang kita harapkan,” ujar Muti.

Ia menjelaskan, rendahnya literasi halal berdampak langsung pada lemahnya permintaan pasar terhadap produk bersertifikat halal.

“Dorongan pelaku usaha untuk mempertahankan atau mensertifikasi kehalalan produknya tidak akan hadir jika tidak ada tuntutan dari masyarakat. Dan masyarakat tidak akan menuntut jika tidak mengetahuinya,” jelasnya.

Menurut Muti, pelajar dipilih sebagai sasaran utama karena perannya sebagai pembawa nilai dan agen perubahan di masa depan. Literasi halal yang ditanamkan sejak bangku sekolah diharapkan dapat membentuk pola pikir kritis dan kesadaran kolektif dalam jangka panjang.

Gen Halal Championship berhasil menjaring 1.493 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui dua tahap seleksi, hanya 45 peserta terbaik yang lolos ke babak final, yang berasal dari 13 provinsi, 20 kota, dan 32 sekolah. Rangkaian bootcamp dan grand final digelar pada 9–11 Januari 2026 di Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat.

baca juga

Menariknya, isu halal dalam kompetisi ini semakin inklusif. Muti mengungkapkan bahwa peserta tidak hanya berasal dari kalangan Muslim. Sejumlah pelajar non-Muslim juga turut mendaftar, bahkan ada yang berhasil melaju hingga babak grand final.

“Ini menunjukkan bahwa halal semakin dipahami sebagai standar yang universal. Produk halal dipercaya baik karena harus beriringan dengan prinsip thayyib,” katanya.

Gen Halal Championship 2025 mengusung tema “Explore, Compete, Inspire”, yang dirancang untuk mendorong pelajar menggali pengetahuan halal secara lebih luas, berkompetisi secara sehat, serta menjadi inspirasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Wakil Ketua Umum MUI, K.H. M. Cholil Nafis, mengapresiasi ajang tersebut sebagai langkah strategis membangun generasi yang kompetitif dan berintegritas. Ia menegaskan bahwa konsep halal mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari makanan dan minuman hingga gaya hidup.

Apresiasi serupa disampaikan Staf Ahli Kemenpora sekaligus Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof. Dr. K.H. M. Asrorun Ni'am Sholeh, yang menilai isu halal kini menjadi agenda penting lintas generasi. Menurutnya, perhatian terhadap halal merupakan bagian dari tanggung jawab universal seluruh umat manusia.

Alf Farrassayu Shannyn dari SMA Nuraida Islamic Boarding School, Jawa Barat, keluar sebagai juara pertama. Rahmi Fitriyah dari SMAN 8 Jakarta meraih juara kedua, sementara Achmad Farrell Budi Pratopo dari SMA Albanna Denpasar, Bali, menempati posisi ketiga.

Melalui Gen Halal Championship, LPPOM berharap literasi halal tidak berhenti pada ajang kompetisi, tetapi tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan yang melahirkan generasi muda berpengetahuan, kritis, dan berintegritas. Dengan demikian, penguatan industri halal nasional dapat dibangun dari kesadaran masyarakat sejak usia dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPPOM Sasar Gen Z untuk Memperkuat Proyeksi Industri Halal Masa Depan

LPPOM Sasar Gen Z untuk Memperkuat Proyeksi Industri Halal Masa Depan

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:20 WIB

5 Cat Rambut Uban yang Halal dan Wudhu Friendly, Lebih Alami dan Aman Buat Salat

5 Cat Rambut Uban yang Halal dan Wudhu Friendly, Lebih Alami dan Aman Buat Salat

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:53 WIB

Heboh Nagita Slavina Diduga Makan Ramen Nonhalal

Heboh Nagita Slavina Diduga Makan Ramen Nonhalal

Entertainment | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:17 WIB

Terkini

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 17:36 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Mendaki Gunung Everest Makin Susah, Duit Bukan Lagi Segalanya di Sana

Mendaki Gunung Everest Makin Susah, Duit Bukan Lagi Segalanya di Sana

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:34 WIB

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:32 WIB

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

×