5 Gerak Cepat Sufmi Dasco Ahmad untuk Percepatan Pemulihan Aceh

M Nurhadi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:43 WIB
5 Gerak Cepat Sufmi Dasco Ahmad untuk Percepatan Pemulihan Aceh
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, saat memimpin rapat pemulihan pascabencana Aceh.
baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membentuk Satgas Khusus DPR untuk memantau dan mempercepat penyelesaian kendala proyek pemulihan di Aceh.
  • Dasco melakukan diplomasi anggaran strategis dengan menghubungi langsung Prabowo Subianto untuk memastikan dana pembangunan Aceh tidak terpotong.
  • Ia mendorong percepatan infrastruktur vital dan mengawal ketat penggunaan Dana Otonomi Khusus agar tepat sasaran.

Suara.com - Aceh selalu memiliki posisi istimewa sekaligus menantang, terutama terkait penanganan pascabencana dan pembangunan infrastruktur yang seringkali terhambat birokrasi.

Di tengah situasi tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, muncul dengan serangkaian langkah out of the box yang melampaui sekadar retorika politik.

Dasco dikenal bukan hanya sebagai legislator, tetapi juga sebagai eksekutor kebijakan yang mampu menjembatani kebutuhan daerah dengan kebijakan di tingkat pusat.

Langkah-langkah yang diambil Dasco mencerminkan gaya kepemimpinan modern yang efektif, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Bagi masyarakat di kota-kota besar maupun di Aceh sendiri, tindakan nyata ini menjadi tolok ukur penting dalam melihat keseriusan pemerintah pusat.

Berikut adalah 5 terobosan strategis Sufmi Dasco Ahmad dalam mempercepat pemulihan di Aceh:

1. Pembentukan Satgas Khusus DPR

Terobosan pertama yang cukup signifikan adalah inisiasi pembentukan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana atau Satgas Galapana DPR, yang fokus memantau perkembangan pemulihan di Aceh.

Dasco menyadari bahwa tanpa pengawasan melekat, banyak proyek strategis nasional di daerah seringkali mangkrak atau berjalan lambat.

baca juga

Melalui Satgas ini, Dasco memastikan bahwa setiap kendala di lapangan, mulai dari masalah pembebasan lahan hingga teknis pembangunan, langsung mendapatkan perhatian di meja pimpinan DPR.

"Satgas ini dibentuk bukan untuk menambah birokrasi, melainkan untuk memotong jalur birokrasi yang berbelit agar aspirasi rakyat Aceh cepat terealisasi," tegasnya dalam sebuah kesempatan koordinasi.

2. Diplomasi Anggaran: Menelepon Langsung Prabowo

Salah satu momen yang paling menunjukkan komitmen kuat Dasco adalah ketika muncul isu pemotongan anggaran untuk alokasi pembangunan di daerah.

Mengetahui hal tersebut bisa berdampak fatal bagi pemulihan Aceh, Dasco melakukan langkah yang tidak lazim namun sangat efektif: menelepon langsung Prabowo Subianto untuk memastikan anggaran tetap terjaga.

Sebagai Ketua Harian DPP Gerindra, Dasco memiliki akses strategis kepada Prabowo. Ia secara tegas meminta agar dana yang sudah dialokasikan untuk kepentingan rakyat Aceh tidak dipotong atau dialihkan ke sektor lain.

"Saya sudah telepon langsung Pak Prabowo, dan beliau setuju bahwa dana untuk pemulihan dan pembangunan di Aceh harus tetap utuh, tidak boleh ada pemotongan karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak di sana," ungkap Dasco.

Langkah ini memastikan stabilitas finansial bagi berbagai proyek vital di Aceh.

3. Percepatan Transformasi Infrastruktur Vital

Dasco tidak hanya fokus pada bantuan logistik jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur yang bersifat fundamental.

Ia mendorong percepatan penyelesaian jalan, jembatan, dan fasilitas publik yang rusak akibat bencana atau yang memang tertunda pembangunannya.

Menurut Dasco, pemulihan Aceh tidak akan maksimal jika akses mobilitas warga masih terhambat.

Dengan gaya komunikasinya yang persuasif, ia mampu meyakinkan kementerian terkait untuk menempatkan Aceh dalam daftar prioritas utama pembangunan nasional.

Hal ini berdampak langsung pada terbukanya lapangan kerja baru dan bergairahnya kembali ekonomi lokal pascabencana.

4. Mengawal Penyaluran Dana Otsus yang Tepat Sasaran

Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh merupakan instrumen penting bagi pemulihan daerah. Namun, pengelolaannya seringkali menjadi sorotan.

Dasco melakukan terobosan dengan memperketat pengawasan penyaluran dana ini agar benar-benar digunakan untuk sektor-sektor produktif, seperti pendidikan dan kesehatan, bukan hanya habis untuk biaya operasional birokrasi.

Ia secara rutin menginstruksikan kader-kadernya di parlemen maupun di daerah untuk menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran tersebut.

Dasco ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari pusat harus memiliki dampak nyata bagi perbaikan kualitas hidup masyarakat Aceh pascabencana.

5. Penguatan Literasi Kebencanaan dan Teknologi Mitigasi

Terobosan terakhir yang dibawa Dasco adalah visinya tentang masa depan Aceh yang tangguh bencana.

Ia mendorong pengintegrasian teknologi mitigasi bencana dalam setiap pembangunan infrastruktur baru. Dasco meminta agar sistem peringatan dini di sepanjang pantai Aceh diperbarui dengan teknologi terbaru.

Bagi Dasco, memulihkan Aceh berarti juga mempersiapkan masyarakatnya agar lebih siap menghadapi tantangan alam di masa depan. Ia mendorong kolaborasi antara akademisi, praktisi teknologi, dan pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem mitigasi yang mumpuni.

"Pemulihan yang sejati adalah ketika masyarakat Aceh merasa aman dan yakin bahwa infrastruktur mereka sudah siap menghadapi potensi bencana apapun," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana

Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31 WIB

Rapat Koordinasi Bencana di Aceh: Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo

Rapat Koordinasi Bencana di Aceh: Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo

Video | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:00 WIB

Nicholas Saputra Turun Langsung Salurkan Bantuan di Aceh, Tompi Disindir Netizen

Nicholas Saputra Turun Langsung Salurkan Bantuan di Aceh, Tompi Disindir Netizen

Entertainment | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:10 WIB

Rp1,2 Triliun Mengalir ke Aceh, Hasil Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo

Rp1,2 Triliun Mengalir ke Aceh, Hasil Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:47 WIB

Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh

Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:50 WIB

Minta Dasco Telepon Prabowo soal Efisiensi Dana Desa, Purbaya: Dia Kan Punya Hotline

Minta Dasco Telepon Prabowo soal Efisiensi Dana Desa, Purbaya: Dia Kan Punya Hotline

Video | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:00 WIB

BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang

BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang

News | Senin, 12 Januari 2026 | 14:51 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×