Said Didu Ungkap Data Ngeri: Misi Utama Prabowo Rebut RI dari Cengkeraman Oligarki

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 19 Januari 2026 | 19:04 WIB
Said Didu Ungkap Data Ngeri: Misi Utama Prabowo Rebut RI dari Cengkeraman Oligarki
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
  • Muhammad Said Didu menyatakan tantangan terbesar Prabowo adalah merebut kembali kedaulatan negara dari oligarki.
  • Said Didu memaparkan aset negara, seperti bauksit dan nikel, telah dikuasai asing signifikan dalam sepuluh tahun.
  • Menurutnya, partai politik dikendalikan oligarki, yang terbukti dari pengesahan UU Cipta Kerja dan Minerba.

Suara.com - Tantangan terbesar yang menanti Presiden terpilih Prabowo Subianto bukanlah sekadar program kerja biasa, melainkan sebuah misi fundamental, yakni merebut kembali kedaulatan negara yang dinilai telah berada dalam cengkeraman oligarki.

Pernyataan ini dilontarkan oleh Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.

Menurut analisisnya, selama satu dekade terakhir, Indonesia telah mengalami degradasi kedaulatan yang signifikan, baik di sektor ekonomi maupun politik.

Said Didu menuding hal ini terjadi akibat sebuah skenario sistematis yang dijalankan melalui kontrol ketat terhadap partai politik dan aparat penegak hukum oleh segelintir kelompok berkepentingan.

Bagi Said Didu, jalan terjal ini sekaligus menjadi agenda prioritas yang harus dijalankan Prabowo jika ingin membawa perbaikan nyata bagi bangsa.

"Agenda terbesar Prabowo kalau mau memperbaiki negara adalah merebut kembali kedaulatan negara yang sudah diambil oleh oligarki," ujar Said Didu dalam diskusi yang disiarkan melalui kanal Youtube Forum Keadilan TV, Senin (19/1/2026).

Aset Negara Tergerus Habis

Untuk memperkuat argumennya, Said Didu memaparkan data yang ia klaim menunjukkan kemerosotan tajam penguasaan negara atas sumber daya alam strategis selama 10 tahun terakhir.

Sektor tambang, khususnya bauksit dan aluminium, menjadi sorotan utamanya. Ia mengungkap bagaimana kepemilikan negara atas aset vital ini anjlok secara dramatis.

“Bauxite dan aluminium, saat Jokowi masuk, itu 100 persen milik negara. Sekarang, tambang bauxite tinggal 8 persen, sisanya diambil asing dan China. Pengolahannya bahkan tinggal 3 persen," ungkapnya.

Kondisi yang tak kalah memprihatinkan, menurutnya, juga terjadi pada komoditas nikel. Ia menyebut, sebelum tahun 2014, negara masih menguasai sekitar 60 hingga 70 persen aset nikel nasional.

Namun, angka tersebut kini menyusut drastis, menyisakan hanya sekitar 8 persen saja di tangan negara.

Kritiknya tidak berhenti di sektor tambang. Said Didu juga menyoroti ekspansi ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret hingga ke pelosok desa.

Ia menilai model bisnis ini secara efektif menyedot perputaran uang dari daerah untuk ditarik langsung ke pusat (Jakarta), yang pada akhirnya mematikan denyut ekonomi kerakyatan dan warung-warung kecil milik masyarakat setempat.

Parpol Jadi Alat Legitimasi Oligarki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Ini 6 Fakta Partai Baru Gema Bangsa

Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Ini 6 Fakta Partai Baru Gema Bangsa

News | Senin, 19 Januari 2026 | 17:34 WIB

Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Prabowo

Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Prabowo

News | Senin, 19 Januari 2026 | 16:04 WIB

Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI

Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 15:26 WIB

Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia

Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia

News | Senin, 19 Januari 2026 | 15:22 WIB

TKD Aceh-Sumatra Tak Dipotong, Komisi II DPR: Awasi Ketat Jangan Sampai Ada Penyelewengan

TKD Aceh-Sumatra Tak Dipotong, Komisi II DPR: Awasi Ketat Jangan Sampai Ada Penyelewengan

News | Senin, 19 Januari 2026 | 11:20 WIB

Pertemuan Kilat Prabowo - Dasco di Halim! Terungkap Misi Besar Presiden Temui Raja Inggris

Pertemuan Kilat Prabowo - Dasco di Halim! Terungkap Misi Besar Presiden Temui Raja Inggris

News | Senin, 19 Januari 2026 | 11:16 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 19:54 WIB

Terkini

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:21 WIB

Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate

Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:20 WIB

Polisi Nekat Peras Tersangka Rp38 Juta Buat Tutupi Kasus Judi

Polisi Nekat Peras Tersangka Rp38 Juta Buat Tutupi Kasus Judi

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:13 WIB

Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog

Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:10 WIB

Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot

Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:58 WIB

Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:54 WIB

Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online

Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:42 WIB

Ritual Pengusiran Setan Berujung Maut, 2 Nyawa Melayang, Pelaku Bebas dari Hukuman

Ritual Pengusiran Setan Berujung Maut, 2 Nyawa Melayang, Pelaku Bebas dari Hukuman

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:42 WIB

Bukan Sekadar Aturan, Hal Ini Jadi Tantangan Terberat UU PPRT di Lapangan

Bukan Sekadar Aturan, Hal Ini Jadi Tantangan Terberat UU PPRT di Lapangan

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:41 WIB