Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Ini 6 Fakta Partai Baru Gema Bangsa

Bella

Senin, 19 Januari 2026 | 17:34 WIB
Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Ini 6 Fakta Partai Baru Gema Bangsa
Partai Gema Bangsa mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru yang siap menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)
baca 10 detik
  • Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa resmi dideklarasikan di JICC pada Sabtu (17/1/2026) dipimpin Ahmad Rofiq.
  • Partai baru ini secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2029.
  • Gema Bangsa mengusung tiga visi utama, yaitu Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn.

Suara.com - 6 Fakta Partai Baru Gema Bangsa, Siap Dukung Pilpres Prabowo 2029

Peta politik nasional resmi kedatangan penantang baru yang ambisius. Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru dalam sebuah perhelatan akbar di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (17/1/2026).

Menariknya, partai yang dinakhodai politisi kawakan Ahmad Rofiq ini langsung mencuri perhatian publik dengan membuat keputusan berani, yakni menyatakan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 mendatang.

Namun, di balik dukungan tersebut, terdapat sejumlah fakta dan visi besar yang dibawa oleh partai berkelir modern ini. Berikut enam fakta penting di balik berdirinya Partai Gema Bangsa:

1. Resmi Berdiri sebagai Partai Politik Baru

Gema Bangsa kini resmi bertransformasi menjadi partai politik baru. Deklarasi yang dilakukan pada Sabtu (17/1/2026) di Jakarta International Convention Center (JICC) ini menandai kesiapan mereka untuk terjun langsung dalam dinamika politik nasional setelah setahun membangun fondasi organisasi.

Deklarasi Partai Gema Bangsa menjadi ajang konsolidasi nasional yang dihadiri seluruh jajaran pengurus dari 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Indonesia. Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat negara, menteri, pimpinan partai politik, tokoh publik, serta berbagai elemen masyarakat sipil, mulai dari akademisi, mahasiswa, hingga perwakilan petani, nelayan, buruh, kelompok perempuan, dan penyandang disabilitas.

2. Dukungan untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2029

Berbeda dengan partai baru pada umumnya yang cenderung bersikap wait and see, Partai Gema Bangsa mengambil langkah tegas dengan langsung menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk mengunci basis massa loyalis pemerintah sejak dini.

Saat membacakan deklarasi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, secara terbuka menyampaikan dukungan tersebut.

Sopiyan juga menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa didirikan sebagai wadah politik modern yang inklusif bagi seluruh warga. Kehadirannya bertujuan menjawab keresahan masyarakat terhadap sistem politik yang selama ini dinilai terlalu transaksional, terpusat, dan didominasi kelompok oligarki.

baca juga

3. Mengusung Tiga Visi Utama

Dalam kiprahnya di panggung politik nasional, Partai Gema Bangsa mengusung tiga visi utama sebagai pilar perjuangan, yakni Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn.

Melalui visi Indonesia Mandiri, Gema Bangsa berkomitmen mewujudkan negara yang berdikari tanpa ketergantungan pada pihak luar. Fokus utamanya adalah penguasaan sumber daya secara mandiri serta menempatkan aspirasi rakyat sebagai prioritas tertinggi dalam setiap pengambilan keputusan negara.

Sementara itu, Desentralisasi Politik diusung untuk mendorong demokrasi yang lebih merata dan inklusif. Visi ini bertujuan memutus pola kekuasaan yang terpusat dan menggantinya dengan sistem yang lebih egaliter, di mana suara daerah memiliki peran krusial dalam menentukan arah kebijakan nasional.

Adapun visi Indonesia Reborn ditawarkan sebagai solusi pembaruan sistem politik yang dinilai tidak lagi relevan. Fokusnya membangun politik yang bersih, kekuasaan yang melayani, serta pembangunan jangka panjang. Visi ini juga membuka ruang strategis bagi kaum muda untuk mengambil peran lebih besar dalam menentukan arah masa depan Indonesia.

4. Tegas Menolak Politik Oligarki dan Transaksional

Sekjen Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, menegaskan bahwa partai ini lahir dari kegelisahan publik. Mereka memosisikan diri sebagai partai modern yang inklusif dan berkomitmen melawan praktik politik transaksional serta oligarki yang selama ini dinilai menghambat demokrasi.

Gema Bangsa juga menegaskan komitmennya mengawal suara rakyat melalui optimalisasi keunggulan wilayah dan budaya setempat. Strategi ini diwujudkan lewat kebijakan desentralisasi politik yang memberi kewenangan lebih besar kepada daerah untuk mengelola potensinya sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI

Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 15:26 WIB

Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia

Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia

News | Senin, 19 Januari 2026 | 15:22 WIB

TKD Aceh-Sumatra Tak Dipotong, Komisi II DPR: Awasi Ketat Jangan Sampai Ada Penyelewengan

TKD Aceh-Sumatra Tak Dipotong, Komisi II DPR: Awasi Ketat Jangan Sampai Ada Penyelewengan

News | Senin, 19 Januari 2026 | 11:20 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 19:54 WIB

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa: Prabowo Minta Langkah Konkret untuk Amankan Bahan Baku Mobil Listrik

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa: Prabowo Minta Langkah Konkret untuk Amankan Bahan Baku Mobil Listrik

Video | Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah

Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 21:25 WIB

Menuju Zero Kusta, WHO Ajak Indonesia Perkuat Kolaborasi

Menuju Zero Kusta, WHO Ajak Indonesia Perkuat Kolaborasi

Foto | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:15 WIB

Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar

Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 17:35 WIB

Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi

Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:16 WIB

Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru

Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:07 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×