156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 20 Januari 2026 | 09:31 WIB
156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras
Ilustrasi obat keras berbahaya. [Ist]
baca 10 detik
  • Gerindra desak Pemprov DKI perketat penjualan obat keras tanpa resep.
  • Langkah ini buntut 156 siswa terpapar narkotika selama tahun 2025.
  • Satpol PP didorong untuk merazia dan menutup toko obat nakal.

Suara.com - Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memperketat mekanisme penjualan obat keras. Langkah ini dinilai krusial untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika, menyusul temuan bahwa sebanyak 156 siswa telah menjadi korban paparan narkoba sepanjang tahun 2025.

Selain itu, Pemprov juga diminta memberikan perhatian khusus terhadap 137 titik daerah rawan narkoba yang tersebar di Ibu Kota.

Dorong Aturan Tegas dalam Raperda P4GN

Anggota Komisi C DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Adnan Taufiq, menegaskan bahwa aturan pengetatan ini harus dicantumkan dalam Raperda tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika (P4GN).

"Fraksi Partai Gerindra mendorong Pemprov DKI, melalui Dinas Kesehatan, untuk memperketat pemberian izin penjualan obat-obatan yang tergolong obat keras atau obat wajib resep dokter, seperti tramadol dan alprazolam," ujar Adnan dalam Rapat Paripurna DPRD DKI, Senin (19/1/2026).

Razia dan Penutupan Toko Obat Nakal

Adnan menilai kebijakan ini sangat mendesak, mengingat maraknya peredaran obat keras di kawasan seperti Tanah Abang, Jatinegara, dan Mangga Besar. Ia mendorong agar Satpol PP diberikan kewenangan tegas untuk menindak para penjual nakal.

"Fraksi Partai Gerindra mendorong agar Satpol PP bersama instansi terkait diberikan kewenangan tegas untuk melakukan penertiban melalui razia, penutupan, serta proses hukum terhadap toko obat dan apotek yang menjual obat keras tanpa resep dokter," tuturnya.

Gerindra juga menekankan pentingnya pengawasan yang komprehensif terhadap seluruh rantai distribusi, mulai dari penerbitan resep hingga penjualan di tingkat pengecer, untuk menutup celah praktik ilegal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPRD DKI Usul Pajak Rokok Jakarta Dialokasikan untuk Bangun Panti Rehab Narkoba

DPRD DKI Usul Pajak Rokok Jakarta Dialokasikan untuk Bangun Panti Rehab Narkoba

News | Senin, 19 Januari 2026 | 17:19 WIB

DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen

DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen

News | Senin, 19 Januari 2026 | 13:38 WIB

Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari

Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:36 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

×