Baca 10 detik
- Mahfud MD meyakini adanya praktik korupsi dalam pembagian kuota tambahan haji dan mendorong KPK mengusut tuntas.
- Ia menyoroti kesulitan pembuktian kerugian negara karena kuota haji tambahan berasal dari Arab Saudi.
- Mahfud menyarankan KPK fokus pada penyuapan atau pencucian uang dalam implementasi kebijakan kuota haji tersebut.
"Saya berharap KPK terus main juga di Liga Utama. Tapi terus nih jangan lupa sekarang bupati-bupati sudah pada takut nih. Liga 2 sudah mulai Liga 2 sudah mulai aktif nih kira-kira Liga duanya sudah bagus nih KPK. Teruskan cari itu bupati-bupati di mana gubernur. Sesudah itu naik ke gubernur dikit lah. Kan ada beberapa gubernur yang sudah disita yang partnernya sudah dimasukkan penjara," pungkasnya. (Dinda Pramesti K)