Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:37 WIB
Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen
Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Davos, Swiss, dalam rangka menghadiri rangkaian World Economic Forum 2026, Kamis (22/1/2026). (Suara.com/Novian)
  • Presiden Prabowo Subianto akan mempresentasikan gagasan "Prabowonomics" dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.
  • Konsep ekonomi ini berfokus pada penguatan kedaulatan, stabilitas nasional, serta kemandirian energi dan pangan Indonesia.
  • Kehadiran Prabowo menandai kembalinya pemimpin Indonesia di forum Davos setelah absen selama satu dekade sejak 2011.

Suara.com - Panggung ekonomi dunia di Davos, Swiss, akan menjadi saksi debut sebuah gagasan ekonomi baru dari Indonesia. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk menyampaikan pidato khusus di World Economic Forum (WEF) 2026, mengusung tema besar yang kini menjadi sorotan, "Prabowonomics".

Kehadiran Prabowo ini menandai kembalinya pemimpin Indonesia ke forum paling bergengsi tersebut setelah absen selama satu dekade, memberikan sinyal kuat arah kebijakan ekonomi nasional di mata para pemimpin dan investor global.

Istana Kepresidenan pun memberikan sedikit bocoran mengenai esensi dari konsep yang akan dipaparkan. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa Prabowonomics berakar kuat pada upaya untuk memperkokoh kedaulatan dan kemandirian ekonomi bangsa.

"Mungkin kedaulatan atau kemandirian itu juga menjadi hal penting dari makna Prabowonomics itu," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Menurut Prasetyo, Prabowonomics adalah sebuah tema besar yang memuat sejumlah pilar utama. Salah satu fondasi terpenting adalah menjaga stabilitas nasional, yang diyakini menjadi prasyarat mutlak agar roda perekonomian dapat berputar kencang dan berkelanjutan. Tanpa stabilitas, agenda besar lainnya mustahil tercapai.

Lebih dalam, konsep ini menekankan kemandirian di sektor-sektor yang dianggap paling strategis bagi hajat hidup bangsa, yakni pangan dan energi.

Agenda yang selama ini telah digaungkan, seperti swasembada pangan dan energi, akan menjadi napas utama dalam implementasi Prabowonomics. Tujuannya, mengurangi ketergantungan pada impor dan membangun ketahanan ekonomi dari dalam negeri.

"Termasuk misalnya berkenaan dengan kita kemandirian dalam hal pangan, dalam hal energi, yang selama ini kan istilahnya kita pergunakan adalah swasembada pangan maupun energi dan seterusnya," kata dia sebagaimana dilansir Antara.

Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis WEF, Presiden Prabowo akan naik podium pada pukul 14.00 waktu setempat (CET) atau sekitar pukul 20.00 WIB.

Momen ini sangat dinantikan, mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi baru di dunia.

Dalam susunan acara, pidato Prabowo diapit oleh sejumlah pemimpin dunia lainnya, menunjukkan betapa strategisnya sesi ini.

Ia akan berbicara setelah Presiden Israel Isaac Herzog, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, dan Presiden Finlandia Alexander Stubb. Sementara itu, Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa dijadwalkan menjadi pembicara setelahnya.

Kembalinya Indonesia ke forum Davos memiliki nilai historis. Presiden terakhir yang berpidato di ajang ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2011, yang kala itu mengangkat isu ekonomi hijau.

Absennya Indonesia selama 10 tahun membuat pidato Prabowo kali ini menjadi sorotan utama untuk melihat arah baru kebijakan ekonomi Indonesia.

World Economic Forum sendiri merupakan pertemuan tahunan yang mempertemukan para elite global, mulai dari pemimpin negara, praktisi bisnis, ekonom, hingga akademisi, untuk mendiskusikan tantangan dan proyeksi ekonomi dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara

Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara

Opini | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:05 WIB

Laporan Suara.com dari Davos: Prabowo Tiba, Didit dan Gusti Bhre Mampir ke Paviliun Indonesia

Laporan Suara.com dari Davos: Prabowo Tiba, Didit dan Gusti Bhre Mampir ke Paviliun Indonesia

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:48 WIB

Keponakan Prabowo Mundur dari Gerindra Usai Jadi Calon Bos BI

Keponakan Prabowo Mundur dari Gerindra Usai Jadi Calon Bos BI

Video | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:22 WIB

Purbaya Minta Pegawai DJP Tak Takut Tagih Pajak: Kita Bekingnya Presiden Langsung!

Purbaya Minta Pegawai DJP Tak Takut Tagih Pajak: Kita Bekingnya Presiden Langsung!

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 15:55 WIB

Janji Menkeu Purbaya: Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur

Janji Menkeu Purbaya: Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur

Video | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Kenalkan Prabowonomics di Hadapan Pemimpin Dunia, Apa Itu?

Prabowo Kenalkan Prabowonomics di Hadapan Pemimpin Dunia, Apa Itu?

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:59 WIB

Momen Prabowo Bertemu Raja Charles III, Konservasi Gajah Jadi Sorotan

Momen Prabowo Bertemu Raja Charles III, Konservasi Gajah Jadi Sorotan

Foto | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:24 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:17 WIB

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:33 WIB

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:32 WIB