Strategi Pramono Tangani Banjir Jakarta: Fokus Normalisasi Sungai, Tidak Tambah Sumur Resapan

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:32 WIB
Strategi Pramono Tangani Banjir Jakarta: Fokus Normalisasi Sungai, Tidak Tambah Sumur Resapan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan inspeksi langsung ke Pintu Air Cengkareng Drain guna memastikan kesiapan sistem pengendalian banjir di wilayah Jakarta Barat pada Jumat (23/1/2026). (Dokumen Pemprov DKI Jakarta)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tidak merencanakan penambahan pembangunan sumur resapan baru di ibu kota.
  • Fokus kebijakan kini beralih pada maksimalisasi infrastruktur eksisting serta normalisasi kali dan OMC.
  • Keputusan ini berbeda kontras dengan strategi mitigasi banjir gubernur-gubernur sebelumnya di Jakarta.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membawa arah baru dalam kebijakan mitigasi bencana banjir di wilayah ibu kota.

Pramono memastikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memiliki rencana untuk menambah pembangunan sumur resapan baru.

Langkah ini menandai perbedaan strategi yang cukup kontras jika dibandingkan dengan kebijakan di era kepemimpinan gubernur-gubernur terdahulu.

Politisi PDIP itu memilih untuk memaksimalkan infrastruktur yang sudah ada daripada memulai konstruksi lubang drainase baru.

"Saya terus terang tidak ingin memperdebatkan persoalan sumur resapan, karena apa pun yang bisa dimanfaatkan, kami manfaatkan," ujar Pramono kepada wartawan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (23/1/2026).

Pramono menjelaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah penguatan program normalisasi kali serta optimalisasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Eksistensi sumur resapan yang telah tersebar di berbagai titik Jakarta dipastikan akan tetap dirawat dan difungsikan secara optimal.

Kendati demikian, ia menegaskan tidak akan ada penambahan jumlah sumur resapan dalam jangka waktu dekat.

"Ya kan sumur resapan pernah dibuat. Yang ada ya kami manfaatkan, kami fungsikan. Tetapi sampai hari ini, kami belum merencanakan membuka sumur resapan baru," tegasnya.

baca juga

Kebijakan ini diambil demi memastikan bahwa program penanggulangan banjir di Jakarta berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Melalui langkah ini, Pramono berharap integrasi antara normalisasi sungai dan penguatan pompa mampu mereduksi titik genangan secara signifikan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Dikepung Banjir, Kenapa Bisa Parah dan Apa yang Harus Dilakukan Agar Tetap Aman?

Jakarta Dikepung Banjir, Kenapa Bisa Parah dan Apa yang Harus Dilakukan Agar Tetap Aman?

Liks | Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:42 WIB

Jelang Malam, 125 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Tergenang Banjir Jakarta

Jelang Malam, 125 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Tergenang Banjir Jakarta

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:41 WIB

Pramono Anung Tinjau Cengkareng Drain: Sudah Ada Penurunan Debit Air, Saya Yakin Segera Surut

Pramono Anung Tinjau Cengkareng Drain: Sudah Ada Penurunan Debit Air, Saya Yakin Segera Surut

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

×