Baca 10 detik
- Menlu Sugiono menyatakan keikutsertaan Indonesia pada Board of Peace (BoP) bertujuan menyelesaikan konflik dan rehabilitasi pasca-konflik di Gaza.
- Piagam BoP ditandatangani oleh Presiden Prabowo di Davos, Swiss, sebagai tindak lanjut pertemuan negara Islam terkait Palestina.
- BoP adalah badan internasional pemantau stabilisasi Gaza, bukan pengganti peran penting Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sugiono sekaligus menegaskan BoP tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Dan karena ada pertanyaan saya juga harus jawab, apakah ini akan menggantikan PBB? Tentu saja tidak," kata Sugiono.
"Kemarin juga disampaikan bahwa Badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB. Ini adalah suatu badan internasional yang lahir dari kepedulian untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas khususnya di Gaza. Oleh karena itu upaya-upaya ini kita harus ikut, Indonesia memutuskan untuk bergabung,” tandasnya.