- Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 menegaskan Indonesia konsisten tidak pernah gagal bayar utang.
- Kredibilitas Indonesia diakui internasional karena disiplin membayar seluruh warisan utang sebelumnya.
- Utang Indonesia bervariasi signifikan sepanjang sejarah, mencapai Rp8.253 triliun pada akhir era Jokowi.
Saat Gus Dur dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 1999, ULN Indonesia tercatat sebesar Rp1.271 triliun. Jumlah ini meningkat dari US$63,2 miliar saat Gus Dur dilantik sebagai wakil presiden pada 1998.
5. Megawati Soekarnoputri
Pada masa pemerintahan Megawati, utang pemerintah tercatat sebesar Rp1.298 triliun, sementara PDB mencapai Rp2.303 triliun. Dengan demikian, rasio utang saat itu sebesar 56,5% terhadap PDB.
6. Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa selama dua periode, yakni periode I (2004–2009) dan periode II (2009–2014). Pada akhir kepemimpinannya, utang pemerintah mencapai Rp2.608,8 triliun dengan rasio utang sebesar 24,7% terhadap PDB.
7. Joko Widodo
Pada masa pemerintahan Joko Widodo, utang Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hingga akhir tahun 2023, utang pemerintah Indonesia tercatat menembus Rp8.253 triliun.