Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah

M Nurhadi

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:45 WIB
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah
Kerusuhan Talaud akibat oknum TNI AL mabuk dan Pukuli warga sipil [Ist]
  • Lima oknum anggota TNI AL ditahan di Pomal Lanal Melonguane karena menganiaya warga sipil bernama Berkam Saweduling pada Kamis malam.
  • Penganiayaan terjadi di Pelabuhan Melonguane setelah korban menegur para oknum yang diduga dipengaruhi minuman keras.
  • Massa memprotes dengan merusak kapal TNI AL, lalu Lantamal VIII memberikan bantuan pengobatan dan santunan sebagai mediasi.

Suara.com - Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan aparat kembali terjadi di Sulawesi Utara.

Sebanyak lima oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) kini harus mendekam di sel tahanan Pomal Lanal Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Penahanan ini dilakukan setelah mereka diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga sipil pada Kamis (22/1/2026) malam.

Insiden yang terjadi di kawasan Pelabuhan Melonguane tersebut menimpa seorang warga bernama Berkam Saweduling.

Peristiwa ini bermula ketika korban sedang memancing di pelabuhan dan memberikan teguran kepada para oknum anggota TNI AL yang berada di lokasi tersebut karena merasa terganggu dengan aktivitas mereka.

Namun, teguran korban justru memicu amarah para pelaku. Berkam diduga dikeroyok oleh kelima oknum tersebut hingga menderita luka lebam serius di area mata kanan serta luka pada bagian lutut.

Aksi pengeroyokan yang sempat terekam dan viral di media sosial ini dengan cepat memancing amarah masyarakat setempat.

Pada Jumat (23/1/2026), ratusan warga mendatangi Mako Lanal Melonguane untuk menuntut keadilan serta transparansi dalam proses hukum para pelaku.

Ketegangan sempat meningkat saat massa yang emosional mencoba mengusir Kapal Angkatan Laut (KAL) Karakelang yang sedang bersandar sebagai bentuk protes keras atas perilaku oknum prajurit tersebut.

Masyarakat mendesak agar institusi TNI AL menindak tegas anggotanya yang bertindak arogan terhadap rakyat kecil.

Tidak hanya kekerasan dan pelanggaran hukum, warga yang geram juga memotong tali tambat kapal TNI AL (Pulau Karakelang) hingga kapal hanyut dan mengalami kerusakan parah.

Dalam video yang viral, nampak kapal mengalami kerusakan pada bagian mesin, hingga bocor pada lambung dan karam.

Penjelasan Lantamal VIII dan Upaya Mediasi

Menanggapi gejolak tersebut, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, angkat bicara.

Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut merupakan kesalahpahaman yang diduga kuat dipicu oleh pengaruh minuman keras (miras) yang dikonsumsi para pelaku.

Sebagai langkah pertanggungjawaban dan upaya meredam situasi, pihak Lanal Melonguane telah melakukan langkah-langkah berikut:

  • Penahanan Pelaku: Kelima oknum tersebut langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
  • Bantuan Medis: Pihak TNI AL telah menyerahkan bantuan biaya pengobatan bagi Berkam Saweduling.
  • Tali Asih: Pemberian santunan sebagai bentuk permohonan maaf dan mediasi awal kepada korban dan keluarga.

Pimpinan TNI AL memberikan jaminan bahwa proses hukum akan berjalan secara adil dan sesuai dengan aturan militer yang berlaku.

Saat ini, kondisi keamanan di Melonguane dilaporkan telah kembali kondusif setelah warga mendapatkan kepastian bahwa kasus ini akan dikawal hingga tuntas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...

Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...

News | Senin, 05 Januari 2026 | 13:11 WIB

4 Rekomendasi Mobil MPV dengan Kabin Paling Kedap dan Lega, Anti Mabuk saat Perjalanan!

4 Rekomendasi Mobil MPV dengan Kabin Paling Kedap dan Lega, Anti Mabuk saat Perjalanan!

Otomotif | Minggu, 21 Desember 2025 | 19:23 WIB

Diduga Rencanakan Aksi Rusuh 10 Desember, 3 Pria Ditangkap Polisi, Salah Satunya Verdatius

Diduga Rencanakan Aksi Rusuh 10 Desember, 3 Pria Ditangkap Polisi, Salah Satunya Verdatius

News | Senin, 08 Desember 2025 | 19:14 WIB

Terkini

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:50 WIB

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:40 WIB

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:08 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB