Garap Kali Cakung Lama, Pramono Anung Bakal Relokasi Rumah Warga Demi Jalan Inspeksi

Bella, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 27 Januari 2026 | 12:31 WIB
Garap Kali Cakung Lama, Pramono Anung Bakal Relokasi Rumah Warga Demi Jalan Inspeksi
Gubernur DKI Jakarta Pramono AnungGubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung progres pengerjaan proyek normalisasi Kali Cakung Lama di kawasan Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara. (Suara.com/Adiyoga Priyambodo)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta menargetkan normalisasi Kali Cakung Lama selesai akhir 2027 untuk mengurangi ancaman banjir.
  • Proyek ini mencakup pengerukan dan pelebaran sungai 8,5 km, memerlukan pembebasan lahan signifikan.
  • Fokus awal pengerjaan adalah titik penyempitan di Sungai Begog serta pembangunan jalan inspeksi ganda.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan proyek normalisasi Kali Cakung Lama di Jakarta Utara rampung sepenuhnya pada akhir 2027.

Proyek tersebut mencakup pengerukan dan pelebaran sungai sepanjang 8,5 kilometer yang terbagi ke dalam 17 segmen pengerjaan.

Pramono menyoroti keberadaan rumah-rumah warga yang saat ini berdiri tepat di atas aliran sungai sehingga menghambat kelancaran aliran air.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dipastikan akan melakukan pembebasan lahan secara besar-besaran untuk mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya.

"Yang pertama, untuk normalisasi sungai atau Kali Cakung Lama, pasti nanti di ujungnya akan ada pembebasan lahan. Terutama yang kemarin, yang kita lihat hampir di atas sungai itu sudah menjadi rumah. Pasti akan ada pembebasan lahan," ujar Pramono di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).

Lahan yang dibebaskan akan dimanfaatkan untuk pelebaran sungai hingga 15 meter serta pembangunan jalan inspeksi di sisi kiri dan kanan kali.

"Dengan demikian, kalau toh harus ada pembebasan lahan, kami lakukan," lanjut Pramono.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut menjadi prioritas utama untuk melindungi kawasan Jakarta Utara dari ancaman banjir.

Fokus pengerjaan saat ini diarahkan pada titik penyempitan di bagian hilir, yakni Sungai Begog, yang lebarnya kini hanya tersisa sekitar 2 meter.

baca juga

Dengan anggaran yang telah dialokasikan, Pemprov DKI Jakarta bertekad menyelesaikan proyek normalisasi ini tanpa sistem kerja yang terputus-putus.

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta juga telah mengerahkan belasan alat berat untuk memastikan target pengerukan sebesar 45.000 meter kubik dapat tercapai tepat waktu.

Pembangunan jalan inspeksi diharapkan tidak hanya menunjang kerja alat berat, tetapi juga memperlancar akses mobilitas warga di sekitar bantaran kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Banjir Jakarta Utara, Pramono Anung Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2027

Atasi Banjir Jakarta Utara, Pramono Anung Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2027

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:15 WIB

Shayne Pattynama Merasa Mudah Adaptasi di Persija Karena Hal Ini

Shayne Pattynama Merasa Mudah Adaptasi di Persija Karena Hal Ini

Bola | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:10 WIB

Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?

Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:54 WIB

Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini

Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:12 WIB

Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma

Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma

Sport | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:37 WIB

Jakarta Siaga, BMKG Bunyikan Alarm Hujan Lebat Hari Ini

Jakarta Siaga, BMKG Bunyikan Alarm Hujan Lebat Hari Ini

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 07:57 WIB

Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah

Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah

News | Senin, 26 Januari 2026 | 20:35 WIB

Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS

Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS

News | Senin, 26 Januari 2026 | 20:10 WIB

Sisi Gelap Penjarahan Fasilitas Jakarta: Antara Desakan Perut Urban dan Lemahnya Sistem Pengawasan

Sisi Gelap Penjarahan Fasilitas Jakarta: Antara Desakan Perut Urban dan Lemahnya Sistem Pengawasan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 08:29 WIB

Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Video | Senin, 26 Januari 2026 | 20:05 WIB

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×