Polisi Bakal Periksa Keluarga Lula Lahfah untuk Dalami Alasan Tolak Autopsi

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Rabu, 28 Januari 2026 | 16:23 WIB
Polisi Bakal Periksa Keluarga Lula Lahfah untuk Dalami Alasan Tolak Autopsi
Lula Lahfah (Instagram)
baca 10 detik
  • Polisi akan memeriksa keluarga Lula Lahfah guna mendalami alasan penolakan autopsi jenazah korban di Jakarta, Rabu (27/1/2026).
  • Penyelidikan kematian Lula Lahfah berlanjut meskipun tidak ditemukan tanda kekerasan pada pemeriksaan awal.
  • Polisi telah memeriksa sekitar sepuluh saksi, termasuk kekasih korban, Reza Arap, terkait kasus ini.

Suara.com - Polisi akan memeriksa keluarga selebgram Lula Lahfah untuk mendalami alasan penolakan autopsi terhadap jenazah korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pemeriksaan keluarga merupakan bagian dari tindak lanjut penyelidikan kasus kematian Lula Lahfah yang masih berjalan.

"Rencana tindak lanjut proses pemeriksaan keluarga dari almarhum," kata Budi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/1/2026).

Budi menjelaskan, penyelidik menilai perlu menggali sikap keluarga yang menolak autopsi. Meski penolakan tersebut, menurut keterangan awal, berkaitan dengan hasil pemeriksaan medis yang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Karena ada pertanyaan kenapa pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi. Ini kami sampaikan bahwa hasil keterangan dari dokter yang kemarin sempat diminta keterangan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, pertama tidak adanya tanda-tanda kekerasan, tidak adanya tanda-tanda penganiayaan. Sehingga pihak keluarga memutuskan menerima dan tidak ingin dilakukan bedah mayat atau lebih kita kenal dengan autopsi," ujarnya.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi dari lingkungan terdekat korban, termasuk asisten rumah tangga, sopir, teknisi apartemen, hingga kekasih korban, Reza Oktovian alias Reza Arap.

"Kita juga meminta keterangan dari pihak dokter RS Fatmawati, yang melaksanakan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah. Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap dokter R yang mengeluarkan surat keterangan kematian termasuk kita juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak RS pondok indah terkait tentang riwayat medis dari almarhum," ungkap Budi.

Sebagaimana diketahui Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemen lantai 25 Apartemen Essence Dharmawangsa pada Jumat (23/1/2026) malam. Saat itu korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur, berselimut, mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah memastikan penyelidikan kematian Lula Lahfah tetap dilakukan meski keluarga korban menolak visum dan autopsi. Langkah tersebut diambil untuk mendalami ada atau tidaknya unsur pidana di balik kematian korban.

baca juga

“Kami tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada peristiwa pidana atau tidak. Semua akan kami ungkap berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan ilmiah,” jelas Iskandarsyah kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Berdasar hasil pemeriksaan awal, kata Iskandarsyah, memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, penyidik tetap mengamankan dan memeriksa barang bukti dari lokasi kejadian.

"Seluruh proses penyelidikan dilakukan berdasarkan fakta di lapangan dan pendekatan scientific investigation," katanya.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari rekaman kamera pengawas, obat-obatan, hingga surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Seluruh barang bukti tersebut saat ini masih dianalisis di laboratorium forensik.

Selain itu, penyidik juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk menelusuri riwayat kesehatan korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Sosok V, Saksi Kunci yang Ditunggu Polisi di Penyelidikan Kematian Lula Lahfah

Misteri Sosok V, Saksi Kunci yang Ditunggu Polisi di Penyelidikan Kematian Lula Lahfah

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:27 WIB

Polisi Akan Bongkar Penyebab Kematian Lula Lahfah dengan Menggandeng Kemenkes dan Forensik

Polisi Akan Bongkar Penyebab Kematian Lula Lahfah dengan Menggandeng Kemenkes dan Forensik

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:59 WIB

Ramai Spekulasi soal Kematian Lula Lahfah, Bunga Zainal Semprot Netizen: Enggak Ada Empati

Ramai Spekulasi soal Kematian Lula Lahfah, Bunga Zainal Semprot Netizen: Enggak Ada Empati

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:25 WIB

Buntut Panjang Pedagang Es Gabus Viral: Propam Turun Tangan Periksa Polisi yang Gegabah

Buntut Panjang Pedagang Es Gabus Viral: Propam Turun Tangan Periksa Polisi yang Gegabah

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:15 WIB

Kasus Korupsi Eks Pegawai Kementan, Polda Metro: Kerugian Rp5 Miliar Berdasar Hasil Audit

Kasus Korupsi Eks Pegawai Kementan, Polda Metro: Kerugian Rp5 Miliar Berdasar Hasil Audit

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang

Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:15 WIB

Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru

Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:02 WIB

Terkini

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

×