Pemerintah Akan Ukur Dampak Program MBG, Status Gizi Penerima Dipantau Bertahun-Tahun

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 29 Januari 2026 | 13:15 WIB
Pemerintah Akan Ukur Dampak Program MBG, Status Gizi Penerima Dipantau Bertahun-Tahun
Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan saat rapat terbatas penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis (28/1/2026). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Pemerintah akan mengevaluasi dampak jangka panjang program Makan Bergizi (MBG) dengan mengukur status gizi penerima secara berkala.
  • Pengukuran status gizi akan dilakukan berkelanjutan setelah tahun pertama, dua tahun, tiga tahun, dan seterusnya, menurut Menko Pangan.
  • Ketua BGN menyatakan pengukuran output utama MBG ini wajib dilaksanakan oleh lembaga independen untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Suara.com - Pemerintah akan mengukur status gizi penerima program Makan Bergizi (MBG) sebagai bagian dari evaluasi dampak jangka panjang dari program tersebut. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, pengukuran akan dilakukan secara berkala sejak sebelum program berjalan hingga beberapa tahun ke depan.

“Setelah satu tahun makan bergizi kita ukur. Kalau sebelum makan bergizi bagaimana fisiknya, pertumbuhannya termasuk tentu pertumbuhan rata-rata," kata Zulhas saat rapat terbatas penyelenggaraan MBG, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Menurut Zulhas, pengukuran ini penting untuk memastikan program MBG benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas fisik dan pertumbuhan penerimanya, bukan sekadar distribusi makanan.

Ia meminta agar evaluasi status gizi itu tidak hanya dilakukan satu kali. Pemerintah akan terus melakukan pengukuran lanjutan untuk melihat dampak jangka menengah hingga panjang dari program MBG.

"Nanti setelah setahun bagaimana, dua tahun bagaimana, tiga tahun seperti apa, empat tahun seperti apa, dan seterusnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan, pengukuran status gizi merupakan salah satu output utama dari program MBG dan akan dilakukan oleh lembaga independen.

“Tentu saja itu akan jadi bagian dari output yang harus diukur. Nanti yang mengukurnya harus lembaga independen,” ujar Dadan.

Ia mencontohkan pengalaman Jepang yang menjadikan program makan bergizi sebagai instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.

“Di dalam program makan bergizi di Jepang itu ada pengukuran. Perbedaan tinggi rata-rata badan orang Jepang dari tahun 40-an ke tahun 2000-an itu terjadi peningkatan yang signifikan akibat peningkatan kualitas gizi," katanya.

baca juga

Dadan menekankan bahwa perubahan pertumbuhan fisik itu tidak semata-mata dipengaruhi faktor genetik, melainkan juga kualitas asupan gizi yang membaik secara konsisten.

"Jadi bukan hanya potensi genetik, tapi juga kualitas gizi. Nah, Indonesia akan seperti itu,” pungkas Dadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadan, BGN: Menu Kurma Hingga Telur Rebus

MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadan, BGN: Menu Kurma Hingga Telur Rebus

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 12:27 WIB

Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG

Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:00 WIB

BGN Persilakan Publik Unggah Menu MBG ke Medsos, Kritik Justru Dibutuhkan untuk Pengawasan

BGN Persilakan Publik Unggah Menu MBG ke Medsos, Kritik Justru Dibutuhkan untuk Pengawasan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:10 WIB

Terkini

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

×