Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Permanen Tertahan: Terkendala Status Lahan!

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:52 WIB
Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Permanen Tertahan: Terkendala Status Lahan!
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat ditargetkan tahun 2026 di 104 titik, namun terkendala status lahan.
  • Setiap gedung permanen dirancang menampung seribu siswa; target penambahan 100 titik pembangunan per tahun.
  • Kementerian Sosial konsolidasi dengan daerah karena status lahan ditentukan Kementerian Pekerjaan Umum.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat masih menghadapi kendala, terutama terkait status lahan yang belum sepenuhnya clear and clean.

Padahal, pemerintah menargetkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat mulai dilakukan tahun ini di 104 titik di berbagai daerah, termasuk Jakarta.

“Insya Allah tahun ini akan dibangun gedung sekolah permanen, yang sudah mulai di salah satunya di sini (Jakarta). Lagi ada proses pembangunan itu di 104 titik,” kata Gus Ipul ditemui di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, setiap gedung permanen Sekolah Rakyat nantinya dirancang untuk menampung sekurang-kurangnya 1.000 siswa. Dengan sistem penerimaan bertahap, satu gedung dapat menerima sekitar 300 siswa setiap tahun, masing-masing 100 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

“Setiap tahunnya akan begitu. Dan sebagaimana arahan Bapak Presiden, mudah-mudahan setiap tahunnya akan bisa dibangun 100 titik gedung permanen Sekolah Rakyat yang baru,” ujarnya.

Namun demikian, Gus Ipul menegaskan realisasi pembangunan gedung permanen tersebut masih bergantung pada penyelesaian persoalan lahan. Saat ini, tidak semua lokasi pembangunan memiliki status lahan yang benar-benar siap digunakan.

“Yang jadi masalah sekarang itu adalah soal status lahan yang belum semuanya clear and clean,” katanya.

Menurut Gus Ipul, penentuan status lahan yang clear and clean berada di bawah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum. Oleh karena itu, Kementerian Sosial terus melakukan konsolidasi dengan pemerintah daerah agar persoalan lahan dapat segera diselesaikan.

“Sementara yang menentukan clear and clean itu adalah Kementerian Pekerjaan Umum. Ini yang terus kita konsolidasi dengan daerah supaya tanahnya benar-benar bisa clear and clean dan akhirnya nanti bisa dibangun dengan menggunakan APBN,” ujar dia.

baca juga

Gus Ipul menambahkan, pembangunan fisik gedung permanen Sekolah Rakyat nantinya akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum setelah seluruh aspek lahan dinyatakan siap.

Jika seluruh rencana berjalan lancar, Gus Ipul menyebut pada tahun ini Sekolah Rakyat berpotensi menerima sekitar 30.000 siswa baru. Dengan jumlah siswa existing yang sudah mencapai lebih dari 15.000 orang, total siswa Sekolah Rakyat pada 2026 diperkirakan mencapai 45.000 orang.

“Tahun depan kita bisa menerima tambahan lagi sekitar 60.000 siswa Sekolah Rakyat. Artinya di tahun depan kira-kira sudah ada hampir 100.000 siswa Sekolah Rakyat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kakak Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat

Dua Kakak Presiden Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:23 WIB

Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat

Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:40 WIB

Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Ipar Prabowo Curhat Pernah Dipecat dari Jabatan Gubernur BI

Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Ipar Prabowo Curhat Pernah Dipecat dari Jabatan Gubernur BI

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:39 WIB

Terkini

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

×