Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat

Bangun Santoso

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:40 WIB
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
Foto sebagai ILUSTRASI Sekolah Rakyat. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Program Sekolah Rakyat Kemensos diminati tinggi, menyebabkan fasilitas di sentra dan balai daerah mengalami kelebihan kapasitas.
  • Fraksi PDI Perjuangan mendesak Kemensos segera mengakselerasi pembangunan gedung baru agar program tidak terhenti.
  • Kelebihan kapasitas ini mengancam keberlanjutan program sebab tidak tersedia ruang bagi siswa baru tahun ajaran mendatang.

Suara.com - Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu disebut ramai peminat. Tingginya antusiasme ini juga memicu tantangan baru, yakni kelebihan kapasitas.

Hal ini menjadi sorotan Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI. Mereka meminta pemerintah untuk bergerak cepat melakukan akselerasi pembangunan gedung-gedung baru agar program mulia ini tidak mandek dan bisa menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program terobosan yang menargetkan anak-anak putus sekolah atau mereka yang tidak memiliki akses ke pendidikan formal karena kendala ekonomi.

Program ini beroperasi di sentra-sentra dan balai milik Kemensos di berbagai daerah, menyediakan pendidikan setara SD, SMP, hingga SMA secara cuma-cuma.

Kapasitas Penuh, Terancam Tak Bisa Terima Siswa Baru

Dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial, Wakil Ketua Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri, secara terbuka menyuarakan kekhawatirannya.

Ia memaparkan temuan di lapangan bahwa banyak fasilitas Sekolah Rakyat yang sudah tidak mampu lagi menampung siswa.

"Saat Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial RI. Saya melihat banyak Sekolah Rakyat di Sentra dan Balai Kementerian Sosial di daerah yang sudah over capacity (sudah full)," ujar Abidin Fikri dikutip Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, kondisi ini sangat krusial karena berpotensi menghentikan keberlanjutan program pada tahun ajaran berikutnya. Ruang kelas yang ada saat ini sudah terpakai penuh oleh siswa yang akan naik kelas, sehingga tidak ada lagi tempat untuk menerima murid baru.

baca juga

"Sehingga untuk tahun ajaran baru ke depan, tidak bisa menerima siswa lagi, artinya yang sekarang digunakan untuk kelas 1 SMP/SMA, yang kedepan akan naik kelas 2 SMP/SMA, tidak bisa menerima siswa baru kelas 1 SMP/SMA karena sudah tidak ada tempat atau ruang belajar," jelasnya secara rinci.

Desakan Akselerasi Pembangunan Demi Keberlanjutan

Melihat animo masyarakat yang luar biasa besar, Abidin Fikri menekankan bahwa satu-satunya solusi agar program ini tidak berhenti di tengah jalan adalah dengan mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, yaitu gedung sekolah yang layak dan memadai.

Bagi PDI Perjuangan, keberlanjutan Sekolah Rakyat adalah harga mati. Program ini dianggap sebagai investasi sosial jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

"Agar Sekolah Rakyat dapat berkelanjutan, saya menekankan untuk akselerasi pembangunan gedung baru untuk Sekolah Rakyat. Jika tidak dilakukan, maka Sekolah Rakyat tidak akan berkesinambungan dan berkelanjutan dan tidak akan menambah jumlah siswa Sekolah Rakyat," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Kementerian Sosial dalam rapat memaparkan data capaian program yang menunjukkan skala operasi yang sudah cukup masif. Hingga kini, program tersebut telah berjalan di ratusan titik di seluruh Indonesia.

“Ada yang beroperasi sejak bulan Juli 63 titik, kemudian 37 titik operasi bulan Agustus, dan yang terakhir 66 titik beroperasi pada akhir September dan awal Oktober. Nah, kemarin sudah diresmikan secara langsung oleh Presiden di Kalimantan Selatan," ujar perwakilan pemerintah dalam rapat kerja tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Ipar Prabowo Curhat Pernah Dipecat dari Jabatan Gubernur BI

Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Ipar Prabowo Curhat Pernah Dipecat dari Jabatan Gubernur BI

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:39 WIB

Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar

Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:17 WIB

Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua

Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:12 WIB

Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI

Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:10 WIB

Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo

Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 17:51 WIB

Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua

Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:46 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Video | Selasa, 13 Januari 2026 | 22:00 WIB

Terkini

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:41 WIB

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:39 WIB

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:31 WIB

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:29 WIB

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:27 WIB

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:26 WIB

×