- Al Ridwan (22), putra Wakil Bupati Bogor, meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Bogor Senin dini hari.
- Kecelakaan terjadi saat Al Ridwan tergelincir saat mencoba menyalip truk karena kondisi jalan yang licin.
- Korban sempat dirawat di Puskesmas Cigudeg sebelum meninggal di RSUD Leuwiliang sekitar pukul 04.30 WIB.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia politik dan masyarakat Kabupaten Bogor. Al Ridwan (22), putra dari Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi yang akrab disapa Jaro Ade, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal pada Senin dini hari.
Peristiwa tragis yang merenggut nyawa pemuda tersebut terjadi di wilayah barat Kabupaten Bogor, saat Al Ridwan tengah dalam perjalanan pulang ke kediaman orang tuanya.
Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat yang mengenalnya sebagai sosok yang ceria.
Pihak keluarga pun memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian nahas yang menimpa Al Ridwan, sekaligus meluruskan informasi yang mungkin simpang siur di masyarakat.
Kronologi Nahas di Jalanan Licin
Menurut Fajar, kakak tertua dari Jaro Ade, sebelum insiden terjadi, Al Ridwan sempat mengunjungi rumah neneknya di Cileuksa, Kecamatan Sukajaya. Kunjungan tersebut menjadi momen terakhirnya bersama sang nenek.
“Sebelum kejadian, Almarhum sempat pulang dulu ke Cileuksa, rumah neneknya,” kata Fajar yang merupakan kakak tertua Ade Ruhandi ketika dikonfirmasi, di Bogor, sebagaimana dilansir Antara, Senin (2/2/2026).
Setelah bersilaturahmi, Al Ridwan memutuskan untuk kembali ke rumah orang tuanya di Cibinong.
Ia mengendarai sepeda motor trail kesayangannya seorang diri, menempuh perjalanan yang cukup jauh dari wilayah Sukajaya menuju pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
Nahas, di tengah perjalanan, sebuah insiden tak terduga terjadi. Saat itu, Al Ridwan berpapasan dengan sebuah truk tronton berukuran besar.
Bukan Tabrakan, Tergelincir Saat Hendak Menyalip
Fajar menegaskan bahwa kecelakaan yang dialami keponakannya tersebut bukanlah insiden tabrakan atau adu banteng dengan kendaraan lain. Al Ridwan terjatuh dari motornya karena kondisi jalan yang licin saat ia mencoba untuk mendahului truk di depannya.
“Bukan tabrakan. Almarhum mau menyalip, tapi karena kondisi jalan licin, akhirnya terjatuh,” kata Fajar.
Kondisi jalan di beberapa wilayah Kabupaten Bogor, terutama di bagian barat, memang dikenal memiliki kontur yang menantang dan bisa menjadi sangat licin saat diguyur hujan atau pada dini hari yang lembab.
Diduga kuat, faktor inilah yang menjadi penyebab utama Al Ridwan kehilangan kendali atas sepeda motornya.