DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:11 WIB
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah. (bidik layar video DPR RI)
Baca 10 detik
  • Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mengingatkan BNN tentang modus baru narkoba di kalangan remaja saat rapat di Senayan.
  • Tren peredaran narkoba baru seperti Whip Pink sulit dideteksi karena kemasan kreatif dan label menyesatkan.
  • PKB mendukung penuh penguatan pendanaan BNN untuk deteksi dini demi menyelamatkan kecerdasan generasi muda bangsa.

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengingatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mewaspadai pergeseran tren gaya hidup anak muda yang kini dibarengi dengan munculnya modus baru peredaran zat berbahaya.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi III bersama BNN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Abdullah menyoroti penggunaan Whip Pink atau gas ketawa yang kini mulai marak di kalangan remaja.

Ironisnya, produk tersebut seringkali sulit dideteksi karena dikemas secara kreatif dan bahkan mencantumkan label yang menyesatkan.

"Sedangkan dengan gaya hidup anak muda sekarang sudah mengalami pergeseran pak lifestylenya biasanya di nightclub sekarang di padel lari itu hal positif sebenarnya. Tapi di luar itu jenis jenis narkoba yang masuk itu lebih kreatif dan lebih bermacam-macam caranya apalagi di whip pink itu di tabungnya ada tulisan halal," beber Abdullah.

Ia menceritakan adanya temuan di lapangan di mana para remaja menggunakan alasan kegiatan sekolah atau hobi memasak untuk mengelabui orang tua agar bisa menggunakan zat tersebut.

"Ada cerita lucu teman-teman tanya anak-anak ini apa? ini buat praktikum bikin kue mah, padahal baru kebongkar ternyata whip pink memang betul buat bikin kue, gas ketawa lah tapi baru viral sekarang," tambahnya.

Melihat ancaman yang semakin beragam dan kreatif dalam menyasar generasi muda, Abdullah menyatakan bahwa PKB berkomitmen penuh mendukung penguatan institusi BNN, terutama dari sisi pendanaan.

Menurutnya, perang melawan narkoba adalah investasi untuk menjaga kualitas intelektual bangsa.

Baca Juga: Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional

"Ketika butuh anggaran pegangannya harus jelas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Nah saya mewakili PKB sangat mendorong apalagi anggaran hanya segini kalau bisa lebihin lagi pak. Karena memang secara sistematis generasi muda kita lagi diserang mendowngrade kecerdasan bangsa dengan narkoba," tegasnya.

Ia berharap BNN dapat lebih progresif dalam melakukan deteksi dini terhadap jenis-jenis narkotika baru (New Psychoactive Substances) yang masuk ke Indonesia dengan berbagai kedok, demi menyelamatkan masa depan generasi emas Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI