Di Sidoarjo, Gus Ipul Ajak Camat Hingga Kades Bersama Perbarui Data

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:17 WIB
Di Sidoarjo, Gus Ipul Ajak Camat Hingga Kades Bersama Perbarui Data
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat menghadiri acara DTSEN bersama seluruh camat, kepala desa, dan pilar-pilar sosial di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri acara Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersama seluruh camat, kepala desa, dan pilar-pilar sosial di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026). Dia mengajak seluruh jajaran yang hadir untuk jihad pemutakhiran DTSEN.

"Saya mengajak Pak Bupati, camat dan kepala desa serta pendamping sosial di Kabupaten Sidoarjo untuk gandeng tangan menghadirkan data yang akurat. Istilah saya itu jihad untuk menghadirkan data yang akurat. Karena data ini sangat strategis dan penting sebagaimana arahan Bapak Presiden,” kata Gus Ipul.

Sebelumnya, Gus Ipul bersama Bupati Sidoarjo Subandi tiba di lokasi acara sekitar pukul 08.30 WIB. Kegiatan dibuka dengan penampilan Tari Remo yang dibawakan Desinta Najwa dan Risadewi Otiva.

Acara dilanjutkan dengan pidato berbahasa Inggris oleh Rendra Ikwal Putra serta pidato berbahasa Arab oleh Adinda Della, siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 21 Surabaya.

Dalam acara sosialisasi DTSEN ini, dihadirkan hiburan bagi hadirin seperti paduan suara pilar sosial Kabupaten Sidoarjo, paduan suara siswa SRMA 21 Surabaya, dan pembacaan puisi (Dok: Kemensos)
Dalam acara sosialisasi DTSEN ini, dihadirkan hiburan bagi hadirin seperti paduan suara pilar sosial Kabupaten Sidoarjo, paduan suara siswa SRMA 21 Surabaya, dan pembacaan puisi (Dok: Kemensos)

Suasana semakin semarak melalui penampilan paduan suara pilar sosial Kabupaten Sidoarjo, paduan suara siswa SRMA 21 Surabaya, serta pembacaan puisi oleh salah satu siswa, Airin.

Melanjutkan, Gus Ipul mengakui masih ditemukan ketidaktepatan data di lapangan yang perlu segera dibenahi. Menurutnya, pemutakhiran data merupakan pekerjaan rumah besar yang harus dilakukan secara bersama dan konsisten agar kualitas DTSEN terus membaik seiring waktu.

Gus Ipul memberi apresiasi atas komitmen Pemda Sidoarjo yang mulai melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan. Hasil pembaruan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk diverifikasi dan diperingkat sesuai desil yang valid.

“Sehingga keluarga yang selama ini belum terjangkau dan tidak terbawa dalam proses pembangunan itu akan mendapatkan program yang sesuai dengan kebutuhan. Ini dalam rangka perlindungan dan jaminan sosial, dalam rangka pemberdayaan,” jelas Gus Ipul.

Ia menjelaskan, jalur pemutakhiran DTSEN dapat dilakukan melalui RT dan RW yang dimusyawarahkan di tingkat desa. Setelah itu, data diinput oleh operator desa. Karena itu, ia menekankan peran strategis operator desa sebagai ujung tombak penyediaan data yang akurat.

baca juga

Ia pun mendorong pemerintah daerah memberikan pelatihan yang memadai bagi operator desa.

“Kita ingin Pak Bupati ya, operator desa ini mendapatkan pelatihan-pelatihan yang cukup. Karena mereka menjadi salah satu yang penting untuk menghadirkan data yang akurat. Ujung tombaknya, disamping RT/RW, operator desa ini penting,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul mencontohkan hasil perbaikan data digitalisasi bansos di Banyuwangi. Tingkat kesalahan data yang semula mencapai 77 persen berhasil ditekan menjadi 28 persen setelah dilakukan perbaikan melalui DTSEN.

“Nanti dengan kerja keras lagi dan digitalisasi bansos secara bertahap nanti errornya bisa dibawah 10 atau dibawah 5 persen,” kata Gus Ipul.

Menindaklanjuti arahan Gus Ipul, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan komitmen jajarannya dalam menyukseskan pemutakhiran DTSEN agar menghasilkan data akurat sebagai dasar penanggulangan kemiskinan.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan siap mendukung penuh kebijakan dan arahan Pak Menteri Sosial,” kata Subandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang

Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:47 WIB

Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan

Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 22:46 WIB

Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru

Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 22:35 WIB

RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya

RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 22:22 WIB

Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran

Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 22:20 WIB

Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!

Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 20:18 WIB

Terkini

Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta

Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Review Deep Water: Kendati Klise, Film Serangan Hiu Selalu Seru Ditonton!

Review Deep Water: Kendati Klise, Film Serangan Hiu Selalu Seru Ditonton!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Ketika Oposisi Mati, Akademisi Turun Gunung: Lahirkan Kabinet Bayangan Demi Selamatkan Demokrasi

Ketika Oposisi Mati, Akademisi Turun Gunung: Lahirkan Kabinet Bayangan Demi Selamatkan Demokrasi

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

×