Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta

Bella, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 06 Februari 2026 | 20:24 WIB
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
Ilustrasi kecelakan kereta api. [AI/ChatGPT]
baca 10 detik
  • Seorang pria yang biasa mengatur lalu lintas tertemper kereta api di Kebon Pedes, Bogor, pada Jumat (6/2/2026) sore.
  • Korban ditemukan bersimbah darah dekat jalur hilir KM 51+800 sekitar pukul 16.30 WIB lalu dievakuasi tim medis.
  • KAI Daop 1 Jakarta menyatakan prihatin sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur kereta api.

Suara.com - Insiden memilukan menggemparkan warga di sekitar lintasan rel Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Jumat (6/2/2026) sore.

Seorang laki-laki yang diduga salah satu warga yang biasa membantu mengatur lalu lintas di palang pintu perlintasan ditemukan tergeletak bersimbah darah di dekat jalur kereta api sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa tragis ini tepatnya terjadi di KM 51+800 jalur hilir antara Stasiun Bogor dan Stasiun Cilebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga tertemper rangkaian kereta api yang sedang melintas hingga mengalami luka serius.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta pun segera memberikan respons resmi terkait musibah yang menyedot perhatian warga tersebut.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian yang menimpa pria tersebut.

"Kami sangat menyayangkan terjadinya peristiwa ini. KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan empati yang mendalam kepada korban dan keluarganya," ujar Franoto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com malam ini.

Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan petugas pengamanan internal KAI, Polsek Tanah Sareal, hingga tim medis dari RS PMI Kota Bogor.

Tubuh korban yang terkapar di sisi rel langsung dilarikan menggunakan ambulans menuju rumah sakit guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

baca juga

Franoto kembali menegaskan bahwa area di sekitar lintasan baja bukanlah tempat yang aman untuk beraktivitas bagi siapa pun tanpa terkecuali.

"Di saat yang sama, kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak berada, beraktivitas, maupun melakukan kegiatan apa pun di jalur kereta api karena sangat berbahaya dan berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa," tambahnya.

Meski sempat memicu kerumunan massa di lokasi kejadian, operasional moda transportasi massal tersebut dikabarkan tidak mengalami kendala berarti.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap mengapa korban bisa berada di posisi yang sangat berbahaya.

Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada dan menghormati regulasi terkait larangan aktivitas yang berpotensi mengancam keselamatan di ruang manfaat jalur kereta api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunga Bangkai Raksasa Kembali Mekar di Kebun Raya Bogor

Bunga Bangkai Raksasa Kembali Mekar di Kebun Raya Bogor

Foto | Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:15 WIB

Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar

Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar

News | Senin, 02 Februari 2026 | 20:25 WIB

Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor

Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 18:51 WIB

Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!

Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!

News | Senin, 02 Februari 2026 | 18:47 WIB

Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk

Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk

News | Senin, 02 Februari 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi

Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 13:49 WIB

Baru Tiba dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Kumpulkan Menteri di Hambalang

Baru Tiba dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Kumpulkan Menteri di Hambalang

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 23:34 WIB

Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal

Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal

Health | Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:37 WIB

Langit Bogor 'Ditaburi' 800 Kg Kalsium Oksida, Operasi Cegat Hujan Ekstrem untuk Jakarta

Langit Bogor 'Ditaburi' 800 Kg Kalsium Oksida, Operasi Cegat Hujan Ekstrem untuk Jakarta

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:09 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan

KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 20:17 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB