Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN

M Nurhadi

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:05 WIB
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
Ilustrasi beraktivitas saat Ramadan berbuka bersama keluarga di rumah dengan suasana hangat dan penuh kasih. [Ist]

Sesuai jadwal yang dirancang, Kementerian Agama direncanakan menggelar sidang isbat pada Selasa, 17 Februari 2026.

Proses ini diawali dengan pemantauan posisi bulan dari sisi sains di berbagai titik pengamatan dari Sabang sampai Merauke.

Setelah data hisab dipaparkan, pemerintah akan menunggu laporan dari para petugas di lapangan yang melakukan rukyatul hilal.

Jika laporan pengamatan fisik mengonfirmasi keberadaan bulan sesuai kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), maka pengumuman resmi akan segera disiarkan.

Namun, jika hilal tidak terlihat, besar kemungkinan pemerintah akan menggenapkan bulan Syaban menjadi 30 hari (istikmal).

Pendekatan Nahdlatul Ulama: Menunggu Hasil Rukyatul Hilal

Organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), memiliki kriteria yang sangat ketat dalam menentukan awal Ramadan. NU memegang teguh metode rukyatul hilal sebagai dasar utama hukum dalam menetapkan awal bulan.

Meskipun begitu, NU tidak mengesampingkan ilmu falak atau hisab sebagai alat bantu yang krusial untuk memandu para perukyat di lapangan.

Melalui Lembaga Falakiyah NU (LFBNU), koordinasi akan dilakukan di ratusan titik strategis di seluruh wilayah Nusantara. NU menekankan bahwa meskipun data perhitungan menunjukkan kemungkinan posisi bulan, kesaksian mata manusia yang tervalidasi tetap menjadi syarat mutlak.

baca juga

Jika pada tanggal 29 Syaban hilal berhasil terlihat dan dilaporkan sesuai kriteria imkanur rukyah, maka NU akan menetapkan awal puasa esok harinya.

Namun, jika cuaca tidak mendukung atau posisi hilal belum memenuhi syarat ketinggian minimal, NU biasanya akan menggenapkan bulan Syaban.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) turut memberikan perspektif dari kacamata sains antariksa untuk memberikan gambaran obyektif kepada masyarakat.

Berdasarkan analisis posisi benda langit, peneliti BRIN melihat adanya potensi perbedaan pandangan untuk tahun 2026 ini.

Hal ini disebabkan oleh posisi hilal yang diprediksi masih sangat rendah pada saat pengamatan dilakukan di pertengahan Februari.

Koordinator KR Astronomi dan Observatorium Pusat Riset Antariksa BRIN, Prof. Thomas Djamaluddin, memberikan penjelasan teknis mengenai fenomena ini. 

"Pada saat Magrib 17 Februari, posisi hilal/bulan masih di bawah ufuk. Jadi tidak mungkin dirukyat (diamati). Jadi, awal Ramadan pada hari berikutnya, yaitu 19 Februari 2026," urai Thomas Djamaluddin dalam keterangannya.

Pandangan BRIN ini memberikan sinyal bahwa umat Islam di Indonesia perlu bersiap dengan adanya kemungkinan perbedaan awal puasa antara satu kelompok dengan kelompok lainnya.

Bagi yang menggunakan standar kriteria visibilitas hilal yang lebih tinggi, awal puasa diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perbedaan dalam menetapkan hari pertama bulan Ramadan adalah hal yang lumrah di Indonesia dan menjadi bagian dari kekayaan dinamika keberagaman. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kerukunan dan saling menghormati, terlepas dari perbedaan tanggal mulai puasa yang diikuti. Kepastian final tetap berada pada pengumuman resmi pemerintah yang akan disiarkan langsung melalui berbagai kanal media.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya

Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya

Lifestyle | Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:46 WIB

Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!

Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:46 WIB

Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan

Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:02 WIB

Ramadan di Saudi, Perpaduan Refleksi Spiritual dan Pesona Destinasi Dunia

Ramadan di Saudi, Perpaduan Refleksi Spiritual dan Pesona Destinasi Dunia

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:37 WIB

Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter

Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:26 WIB

Lirik Lagu Ramadhan Tiba dan Chordnya, Sambutan Bahagia untuk Idul Fitri

Lirik Lagu Ramadhan Tiba dan Chordnya, Sambutan Bahagia untuk Idul Fitri

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:52 WIB

Terkini

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:35 WIB

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Sumut | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 14:31 WIB

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang

Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 14:28 WIB

Arti Suara Kucing Menangis Melengking di Luar Rumah Saat Malam Hari Menurut Kepercayaan Jawa

Arti Suara Kucing Menangis Melengking di Luar Rumah Saat Malam Hari Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:25 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan

Sumut | Sabtu, 26 September 2026 | 14:24 WIB

Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong

Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 14:23 WIB

×