Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 10 Februari 2026 | 19:46 WIB
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin. (Suara.com/M Yasir)
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menangkap tujuh tersangka pembobol kabel *grounding* penangkal petir pada 46 SPBU Shell Jabodetabek-Karawang.
  • Aksi pencurian dilakukan sejak November 2025 oleh jaringan yang mengetahui letak kabel bernilai ekonomis tinggi.
  • Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah serta menimbulkan bahaya kebakaran dan ledakan.

Suara.com - Polda Metro Jaya membongkar jaringan pencurian kabel grounding penangkal petir yang menyasar puluhan SPBU Shell di wilayah Jabodetabek hingga Karawang. Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap tujuh orang tersangka yang telah beraksi selama tiga bulan terakhir.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan jaringan tersebut beroperasi sejak November 2025 dan menyasar total 46 SPBU Shell.

"Para tersangka ini telah beraksi selama tiga bulan," ungkap Iman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Tujuh tersangka yang diamankan masing-masing berinisial W (24), ANMS (18), MR (21), MAH (22), U (30), R (26), dan JA (37). Penangkapan dilakukan di wilayah Karawang dan Cianjur.

Dari hasil penyidikan, W berperan sebagai otak sekaligus eksekutor utama pencurian, dibantu para tersangka lain yang bertugas memantau situasi hingga menjadi joki saat beraksi.

Polisi mengungkap, sebagian pelaku merupakan mantan pekerja proyek di SPBU sehingga mengetahui titik kabel grounding yang bernilai ekonomis tinggi.

“Dua orang (W dan ANMS) ini adalah profesinya sebagai tukang bangunan,” jelas Kasubdit Jatanras AKBP Abdul Rahim.

“Jadi mereka paham di bagian mana bisa dipotong," imbuhnya.

Para pelaku juga sengaja menyasar SPBU Shell karena tidak beroperasi 24 jam. Aksi pencurian dilakukan pada malam hari saat kondisi sepi.

baca juga

“Mereka memanfaatkan kondisi setelah tutup," tutur Iman.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita dua unit sepeda motor, tang, gergaji besi, gunting pemotong besi, serta gulungan kabel tembaga hasil curian. Para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Aksi pencurian kabel grounding tersebut menimbulkan kerugian besar bagi PT Shell Indonesia.

Head of Engineering Mobility PT Shell Indonesia Kamil Afrizal memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“Kami memperkirakan mungkin sekitar 800 sampai 1 miliar,” beber Kamil.

Selain kerugian materi, polisi menegaskan pencurian kabel penangkal petir sangat membahayakan keselamatan.

“Hal ini tentunya sangat membahayakan. Berpotensi mengakibatkan kebakaran ataupun ledakan," jelas Iman.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menambahkan, grounding merupakan komponen vital sistem kelistrikan.

“Ini dapat muncul beberapa persoalan yaitu sengatan listrik, kerusakan alat elektronik, serta mengakibatkan kebakaran,” tegasnya.

Saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus untuk memburu penadah tembaga hasil curian. Polisi juga mengimbau masyarakat segera melapor ke call center 110 apabila melihat aktivitas mencurigakan di fasilitas publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?

Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:12 WIB

Terbongkar Lewat Paket Ekspedisi, Ganja 2 Kg Siap Edar di Depok Digagalkan Polisi

Terbongkar Lewat Paket Ekspedisi, Ganja 2 Kg Siap Edar di Depok Digagalkan Polisi

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:48 WIB

Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi

Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 12:17 WIB

HPN 2026, Polda Metro Jaya Soroti Bahaya Framing Medsos

HPN 2026, Polda Metro Jaya Soroti Bahaya Framing Medsos

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00 WIB

Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi

Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi

News | Senin, 09 Februari 2026 | 20:29 WIB

Transaksi Ganja 9,4 Kg Digagalkan di Parkiran RS UKI, Polda Metro Jaya Ciduk Tiga Orang!

Transaksi Ganja 9,4 Kg Digagalkan di Parkiran RS UKI, Polda Metro Jaya Ciduk Tiga Orang!

News | Senin, 09 Februari 2026 | 10:51 WIB

Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman

Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×