Rano Karno Soroti Trotoar Jadi Lahan Parkir dan PKL: Itulah Uniknya Jakarta

Bangun Santoso | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:20 WIB
Rano Karno Soroti Trotoar Jadi Lahan Parkir dan PKL: Itulah Uniknya Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. (Suara.com/Adiyoga)
  • Wagub Rano Karno menanggapi penyalahgunaan trotoar untuk parkir liar dan PKL di Jakarta pada Rabu (11/2/2026).
  • Pemprov DKI Jakarta menata pedestrian bukan melarang, namun mengatur agar distribusi jalur pejalan kaki tidak terhambat.
  • Satpol PP berkoordinasi dengan wali kota karena penertiban ini isu sensitif yang bersinggungan dengan ekonomi warga.

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memberikan respons terkait maraknya penyalahgunaan area pedestrian di ibu kota saat ditemui di Halte Bundaran HI Astra, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/2/2026).

Pemprov DKI Jakarta kini tengah menyoroti fenomena trotoar yang beralih fungsi menjadi lahan parkir liar hingga tempat berjualan pedagang kaki lima demi menata estetika kota.

"Itulah uniknya Jakarta ya teman-teman. Dari satu sudut, memang Pak Gub sendiri mengharapkan tidak boleh berjualan di pedestrian. Tapi Jakarta uniknya seperti itu," ujar Rano Karno kepada awak media.

Rano menekankan bahwa penataan ini bukan bertujuan untuk mematikan ekonomi warga, melainkan untuk memastikan distribusi jalur pejalan kaki tidak terhambat.

"Kami atur, bukan kami larang," tutur figur yang akrab disapa Bang Doel itu.

Ia kemudian mencontohkan area pedestrian kawasan Glodok, Jakarta Barat yang memiliki karakteristik sangat spesifik karena sering disalahgunakan jadi lahan parkir liar.

Politisi PDIP ini berpendapat bahwa kesemrawutan di trotoar dapat menurunkan nilai jual kawasan wisata, serta menghambat perdagangan di daerah tersebut.

Oleh karena itu, penataan jalur pedestrian dipandang sebagai langkah krusial untuk melancarkan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga secara beriringan.

"Saya sangat yakin masyarakat Jakarta akan siap bekerja sama untuk hal itu," sambung Rano.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengeksekusi arahan tersebut.

Satriadi tidak menampik bahwa penertiban di kawasan trotoar merupakan isu yang sensitif karena bersinggungan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

"Ya ini kan menyangkut masalah ekonomi masyarakat ya, makanya nanti saya coba koordinasi dengan para wali kota. Sebenernya kalau arahan pak Gub kan semuanya nggak boleh. Ya pada prinsipnya, jangan sampai hak pengguna jalan terganggu. Atau mungkin bisa diatur waktunya, misal (dagang) pas malam hari, dan itu hanya di tempat tertentu," jelas Satriadi saat dihubungi Suara.com belum lama ini.

Hingga saat ini, personel Satpol PP terus menggencarkan kegiatan rutin untuk memastikan fungsi trotoar tetap terjaga bagi para pejalan kaki.

Ia pun berharap seluruh pemangku kepentingan mulai dari tingkat kelurahan hingga RT dan RW dapat bersinergi dalam menjaga ketertiban umum di wilayah masing-masing.

"Kan Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri," pungkas Satriadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal

Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal

News | Senin, 09 Februari 2026 | 21:47 WIB

Pasar Cipulir Langganan Tenggelam, Rano Karno Janji Benahi Turap Jebol Sebelum Lebaran

Pasar Cipulir Langganan Tenggelam, Rano Karno Janji Benahi Turap Jebol Sebelum Lebaran

News | Senin, 09 Februari 2026 | 19:23 WIB

Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar

Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:25 WIB

Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno

Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:56 WIB

Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi

Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:22 WIB

Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas

Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 19:53 WIB

Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Rano Karno: Bagian dari Proyek Raksasa Jakarta

Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Rano Karno: Bagian dari Proyek Raksasa Jakarta

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:05 WIB

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:57 WIB

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB