suara mereka

Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:03 WIB
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
Bersih-bersih Kelenteng Fuk Ling Miau di Jalan Brigjen Katamso No 3, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Kamis (12/2/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Ratusan warga lintas keyakinan bergotong royong membersihkan Kelenteng Fuk Ling Miau di Yogyakarta menyambut Imlek 2577.
  • Kegiatan bersih-bersih ini bertujuan memelihara toleransi antarumat beragama dan memastikan kenyamanan perayaan Imlek.
  • Relawan membersihkan berbagai area kelenteng, termasuk altar dan patung, sebagai wujud tindakan nyata kerukunan sosial.

Suara.com - Debu-debu yang menempel pada meja, patung hingga ornamen kayu di Kelenteng Fuk Ling Miau mulai luruh.

Ratusan tangan dari berbagai latar belakang keyakinan bekerja dalam harmoni.

Di bawah langit Yogyakarta yang teduh, aroma dupa berpadu dengan semangat gotong royong warga yang bersiap menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Tidak ada sekat agama di sini, hanyalah ketulusan untuk memastikan rumah ibadah di Jalan Brigjen Katamso No 3, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Yogyakarta ini bersinar menyambut tahun Kuda Api.

Puluhan hingga ratusan orang datang silih berganti, membawa sapu, lap, dan alat kebersihan. Mereka menyebar ke halaman, serambi, hingga bagian dalam kelenteng, bekerja dalam irama gotong royong.

Tak ada sekat agama di antara mereka. Sebagian menyapu daun dan debu di pelataran, lainnya mengelap altar dan patung dewa dengan hati-hati.

"Kalau kita selain fokus untuk kebersihan lingkungan, kita juga menjaga toleransi karena pada dasarnya semua orang adalah saudara dalam kemanusiaan," kata koordinator kegiatan, Swastika Tri Purwanto, ditemui di lokasi, Kamis (12/2/2026).

Disampaikan Tri, momentum menjelang Imlek menjadi kesempatan untuk membantu saudara-saudara yang akan merayakan hari besar.

Para relawan dikerahkan untuk membersihkan sudut-sudut kelenteng, dari halaman hingga altar, selama kondisi masih memungkinkan untuk dikerjakan bersama.

Baca Juga: Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana

"Mumpung masih bisa kita bersihkan bareng-bareng, kita gunakan semua daya upaya kita, relawan-relawan kita kerahkan supaya bisa membersihkan ini supaya saudara kita yang akan merayakan Imlek akan menjadi lebih nyaman," ungkapnya.

Kegiatan ini, kata Tri, bukan kali pertama dilakukan dan tak hanya di kelenteng saja. Gotong royong membersihkan tempat ibadah sudah pernah digelar gereja, masjid hingga pura.

Selain di tempat ibadah, kegiatan pembersihan pun pernah mereka lakukan di Stadion Maguwoharjo, kawasan Ring Road, hingga Selokan Mataram.

Tri menuturkan bahwa menjaga kebersihan dan merawat toleransi adalah dua hal yang berjalan beriringan.

Ia berharap semangat itu terus hidup di Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai kota yang istimewa dalam keberagaman.

"Kita merawat bumi ini supaya tidak hanya dari lingkungan tapi dari hubungan antarmanusia juga. Kita upayakan terus-menerus supaya toleransi itu tidak hanya sekadar jargon tapi kita buktikan dalam tindakan nyata," tandasnya.

Sembahyang Sekaligus Bersih-bersih

Di antara para relawan, ada Handy (26) yang berdiri sejenak memandangi altar dan memegang dupa untuk bersembahyang.

Ia datang dari Tegal, kebetulan memiliki waktu luang saat berada di Yogyakarta.

Niat awalnya sederhana: bersembahyang, menundukkan kepala, memanjatkan harap di hadapan Dewa Bumi atau Hok Tek Ceng Sin.

"Saya tidak tahu ada acara bersih-bersih," kata Handy.

Bersih-bersih Kelenteng Fuk Ling Miau di Jalan Brigjen Katamso No 3, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Kamis (12/2/2026). (Suara.com/Hiskia)
Bersih-bersih Kelenteng Fuk Ling Miau di Jalan Brigjen Katamso No 3, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Kamis (12/2/2026). (Suara.com/Hiskia)

Namun siang itu, langkahnya seperti diarahkan pada perjumpaan yang tak direncanakan. Melihat banyak orang membersihkan kelenteng bersama-sama, ia merasa ada panggilan untuk ikut terlibat.

Tanpa banyak tanya, ia mengambil lap dan mulai membantu mengelap bagian-bagian yang bisa dijangkaunya.

Bagi Handy, membersihkan kelenteng menjelang Imlek bukan sekadar aktivitas fisik.

Ia memaknainya sebagai jeda untuk menata batin sekaligus menghapus sisa-sisa kesalahan, kekecewaan, dan kegagalan di tahun lalu.

"Membersihkan ini sebetulnya ada maknanya bahwa kita membersihkan hati kita," ujarnya.

Handy berharap Tahun Kuda Api membawa kehidupan yang lebih baik, karier yang lebih lapang, usaha yang lebih lancar, serta rezeki yang lebih berkah.

Setelah sekian lama tak kembali ke Yogyakarta sejak masa SMP, momen itu terasa seperti lingkaran yang menutup dengan cara yang indah: datang untuk berdoa, lalu pulang dengan pengalaman kebersamaan.

"Jadi tadi langsung datang ke sini, 'ah, pas nih momennya," jadi saya ikut bersih-bersih. Beruntung sekali saya hari ini," tuturnya.

Di pelataran kelenteng yang kian bersih, Handy hanyalah satu dari banyak tangan yang bekerja hari ini.

Namun di antara gerakan sederhana mengelap dan menyapu, terselip keyakinan bahwa kerukunan dan toleransi bisa tumbuh dari hal-hal kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI