- PT Transjakarta menyesuaikan operasional masif pada Jumat (20/2/2026) pagi karena genangan banjir melanda berbagai titik Jakarta.
- Rute layanan seperti 1C, 8E, JAK.32, dan JAK.49 terhenti total sementara akibat tingginya luapan air di sejumlah ruas jalan.
- Transjakarta memberlakukan perpendekan atau pengalihan rute pada layanan lain untuk menghindari genangan air signifikan di jalur operasional.
Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian operasional secara masif pada sejumlah rute layanan akibat genangan banjir yang melanda berbagai titik di wilayah Jakarta pada Jumat (20/2/2026) pagi.
Hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak dini hari mengakibatkan beberapa akses jalan terhambat sehingga mengganggu mobilitas bus pada jam sibuk.
Layanan Angkutan Umum Integrasi rute 1C (Blok M - Pesanggrahan) dan 8E (Blok M - Bintaro Kodam) terpaksa berhenti beroperasi sementara karena luapan air di Jalan Haji Gari.
Selain rute yang berhenti total, pengalihan jalur juga diberlakukan pada rute 1M (Blok M - Meruya) lantaran genangan air setinggi 50 sentimeter di kawasan Jalan Swadarma Raya.
Rute 5N (Kp. Melayu - Ragunan) turut mengalami pengalihan rute sebagai dampak dari meluapnya air sungai di jalur Pasar Kambing yang tidak mungkin dilintasi armada.
Sektor Mikrotrans juga terdampak cukup parah, di mana layanan JAK.32 dan JAK.49 berhenti beroperasi imbas banjir di Jalan Bintaro Permai serta Ciledug Raya di depan ITC Cipulir.
Untuk layanan JAK.22 (Dwikora - Penas Kalimalang), pihak manajemen memberlakukan perpendekan rute akibat genangan setinggi 30 hingga 40 sentimeter di Simpang Cawang.
Sejumlah rute Mikrotrans lainnya seperti JAK.27, JAK.37, JAK.40, JAK.71, hingga JAK.95 juga terpaksa mencari jalur alternatif demi menghindari titik-titik banjir.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna setia moda transportasi primadona warga Jakarta tersebut atas kendala yang terjadi.
Baca Juga: Dasco Tengahi 2 Menteri Beda Pendapat soal Dana Rehab Aceh: Nah, Salaman Dulu Dong
Mewakili manajemen Transjakarta, Ayu juga menyarankan agar masyarakat terus memantau situasi terkini melalui aplikasi resmi untuk meminimalisir keterlambatan.
"Cek posisi bus dan status layanan rute secara real-time langsung dari ponsel," tuturnya dalam keterangan tertulis perusahaan.
Selain aplikasi, pelanggan juga dapat mengakses informasi teranyar mengenai situasi jalur melalui akun media sosial resmi milik Transjakarta.