Di Tengah Sunyi, Santri Tuli Ini Menghafal Al Quran dan Bermimpi Jadi Ustaz Dunia

Vania Rossa | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:15 WIB
Di Tengah Sunyi, Santri Tuli Ini Menghafal Al Quran dan Bermimpi Jadi Ustaz Dunia
Suasana Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ashom. (Suara.com/Hiskia)
  • Ponpes Tunarungu Darul Ashom di Sleman, DIY, didirikan karena keresahan kurangnya pendidikan agama bagi santri tuli.
  • Santri seperti Ahmad belajar Al Quran menggunakan metode isyarat visual yang baku, mengikuti standar pengajaran dari Arab Saudi.
  • Pesantren ini bertujuan mempersiapkan santri tidak hanya mandiri secara keterampilan, tetapi juga menjadi pengajar agama bagi komunitas tuli.

Ketulusan Kasih Sang Pengajar

Di balik ketekunan Ahmad dan ratusan santri lainnya, ada sosok-sosok yang memilih belajar dari keheningan. Salah satunya Ustaz Muhammad Aldi.

Pria asal Tasikmalaya itu telah tiga tahun membersamai para santri tuli di Ponpes Darul Ashom.

Ketertarikannya lahir dari perjumpaan sederhana, saat ia menyelesaikan masa mondok dan melihat anak-anak tuli yang tetap bersemangat belajar agama serta menghafal Al Quran.

Semangat merekalah yang mengetuk hatinya.

“Mereka begitu mulia dengan keterbatasan mereka, semangat ingin belajar agama, semangat ingin menghafal Al Quran,” ungkap Aldi.

Pendiri sekaligus Pemimpin Ponpes Tunarungu Darul Ashom Ustaz Abu Kahfi. (Suara.com/Hiskia)
Pendiri sekaligus Pemimpin Ponpes Tunarungu Darul Ashom Ustaz Abu Kahfi. (Suara.com/Hiskia)

Ia menyadari bahwa mengajar Al Quran dengan bahasa isyarat merupakan hal baru baginya. Namun seiring waktu, ia memahami bahwa pengajaran harus menyesuaikan karakter setiap anak yang berbeda.

Menurutnya, bahasa isyarat akan lebih mudah melekat jika pengajar mau berbaur.

Bahkan, ia mempelajari bahasa isyarat secara otodidak selama satu tahun agar bisa benar-benar memahami kehidupan para santri.

Lebih dari sekadar metode, ia belajar menyelami dunia visual para santri—dunia yang tak bergantung pada bunyi, melainkan gerak dan rasa.

Baginya, kunci utama bukan sekadar teknik mengajar, tetapi ketulusan hati yang menyambungkan guru dan murid.

“Ketika sudah sambung hati, maka akan mudah untuk menyampaikan agama,” ujarnya.

Aldi mengakui, latar belakang keluarga dan pendidikan awal para santri sangat beragam. Tantangan terbesarnya justru memahami perbedaan tersebut, lalu menemukan cara agar ilmu benar-benar sampai.

“Mereka ini ibarat benar-benar gelas kosong. Jadi ketika kita sampaikan satu hadis, satu ilmu, mereka tangkap, mereka pahami, mereka amalkan,” ucapnya.

“Itulah yang membuat saya lebih kuat lagi, lebih sungguh-sungguh lagi untuk membersamai mereka,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi

Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:26 WIB

Bagikan 4.000 Porsi Tiap Hari, Mahasiswa UMY Rela Antre dari Jam 2 Siang Demi Takjil Drive Thru

Bagikan 4.000 Porsi Tiap Hari, Mahasiswa UMY Rela Antre dari Jam 2 Siang Demi Takjil Drive Thru

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:31 WIB

Tak Hanya Ngaji, Pesantren Diminta Bekali Kapasitas Tambahan Agar Santri Juga Siap Kerja

Tak Hanya Ngaji, Pesantren Diminta Bekali Kapasitas Tambahan Agar Santri Juga Siap Kerja

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB