- Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi hoaks distribusi makan sahur; distribusi hanya Senin dan Kamis pukul 08.00–09.00 WIB dan 11.00–12.00 WIB.
- Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan mengikuti Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026; tidak ada jadwal makan dini hari.
- Bagi penerima di sekolah berasrama, makanan disajikan saat berbuka puasa, diproduksi higienis oleh SPPG sesuai regulasi.
Kegiatan distribusi baru akan berjalan kembali mulai Senin, 23 Februari 2026. Meskipun telah kembali beroperasi, pola layanan tetap mengikuti aturan khusus Ramadan, yaitu dua kali dalam sepekan pada setiap hari Senin dan Kamis.
Mengenai jenis konsumsi yang diberikan, program MBG selama Ramadan hadir dalam bentuk paket makanan kemasan sehat. Paket ini dirancang sedemikian rupa agar dapat dikonsumsi oleh penerima manfaat saat waktu berbuka puasa tiba.
Bagi wilayah dengan mayoritas penduduk yang menjalankan ibadah puasa, paket tersebut dapat dikonsumsi secara bertahap sesuai kebutuhan nutrisi harian.
Seluruh paket makanan tersebut diproduksi dan dikemas secara higienis oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
BGN menjamin bahwa setiap porsi tetap memenuhi standar gizi seimbang serta aspek keamanan pangan yang ketat, meskipun terdapat penyesuaian waktu distribusi selama bulan puasa.
Pemerintah melalui BGN berharap masyarakat, terutama generasi muda yang aktif mengonsumsi informasi di media sosial, untuk lebih selektif dalam menyaring konten.
Penegasan mengenai jadwal dan mekanisme ini diharapkan dapat meredam disinformasi yang berkembang di tengah publik.
“Jadwal dan mekanisme sudah diatur jelas dalam Surat Edaran. Kami mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh konten yang menyesatkan serta selalu merujuk pada informasi resmi,” kata Nanik.