Menangguk Cuan di Musim Lebaran, Cerita Pekerja Proyek 'Banting Stir' Jadi Juragan Parsel di Cikini

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 24 Februari 2026 | 13:16 WIB
Menangguk Cuan di Musim Lebaran, Cerita Pekerja Proyek 'Banting Stir' Jadi Juragan Parsel di Cikini
Geliat pedagang parsel lebaran di kawasan Pasar Kembang, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Pedagang musiman di Cikini raup omzet puluhan juta dari jualan parsel Lebaran.
  • Pekerja proyek beralih jadi pedagang parsel, targetkan seribu paket ludes terjual.
  • Iwan kelola dua gudang demi penuhi pesanan parsel Lebaran di Cikini.

Suara.com - Keriuhan mulai terasa di kawasan Pasar Kembang, Cikini, Jakarta Pusat. Menjelang hari kemenangan, geliat para pedagang parsel mengubah trotoar menjadi etalase penuh hantaran cantik.

Di antara deretan itu, Iwan sibuk menata barang dagangannya pada Senin (23/2/2026). Siapa sangka, di balik tumpukan parsel yang rapi, Iwan sejatinya adalah seorang pekerja proyek yang terbiasa berjibaku dengan debu.

"Saya di proyek. Ke sini ini kalau lagi nggak ada proyek aja," tutur Iwan jujur mengenai profesi aslinya.

Ia memanfaatkan momentum hari besar keagamaan sebagai ladang rezeki tambahan.

"Saya ini aja, pas Ramadan sampai nanti Lebaran aja," jelasnya.

Bisnis Musiman dengan Omzet Fantastis

Meski hanya pedagang musiman, jangan remehkan skala bisnis yang dijalankan Iwan. Dengan nada penuh syukur, ia mengungkap kapasitas penjualannya yang luar biasa.

"Saya 1000 pieces mah ada," katanya.

Geliat pedagang parsel lebaran di kawasan Pasar Kembang, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). [Suara.com/Adiyoga]
Geliat pedagang parsel lebaran di kawasan Pasar Kembang, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). [Suara.com/Adiyoga]

Untuk memastikan seribu paket itu siap tepat waktu, Iwan telah membangun sistem logistik yang tertata rapi. Ia bukan bekerja sendirian.

baca juga

"Ya kan udah stok. Saya ada gudang dua, karyawan ada lima. Itu tiap hari selalu siapin stok, emang udah ada tim yang ngebungkusin lah," paparnya, membuka sedikit rahasia dapur produksinya.

Harga yang ditawarkan pun sangat variatif, menjangkau semua kalangan. Mulai dari paket makanan ekonomis seharga Rp 150 ribu, paket sedang seharga Rp 450 ribu, hingga parsel premium berisi barang pecah belah mewah seharga Rp 2,5 juta.

"Ada yang hiasan juga, kayak jam gini, ini Rp1,8 juta," rincinya.

Dengan ribuan paket yang terjual setiap tahunnya, omzet yang ia kantongi pun tak main-main. "Ya puluhan juta (Rupiah) mah ada," ungkap Iwan singkat.

Risiko di Balik Manisnya Keuntungan

Walaupun pesanan sudah mulai berdatangan, Iwan memprediksi puncak keramaian baru akan terjadi menjelang akhir Ramadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus

Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:06 WIB

Lagi, DPRD DKI Bongkar Parkir Liar di Atas Lahan Milik BUMD

Lagi, DPRD DKI Bongkar Parkir Liar di Atas Lahan Milik BUMD

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 14:59 WIB

Pelican Crossing Cikini Diapresiasi Warga dan Pengamat

Pelican Crossing Cikini Diapresiasi Warga dan Pengamat

News | Jum'at, 19 September 2025 | 16:41 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×