6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 24 Februari 2026 | 16:06 WIB
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
Evakuasi wisatawan akibat banjir di Sanur, Denpasar, Selasa (24/2/2026) [SuaraBali.id/Putu Yonata Udawananda]
baca 10 detik
  • Hujan deras di Bali sejak 22 Februari 2026 menyebabkan banjir di Denpasar dan Badung, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter di beberapa lokasi.
  • Sebanyak 85 wisatawan berhasil dievakuasi dari wilayah terdampak seperti Sanur dan Kuta menggunakan perahu karet oleh Tim SAR Gabungan.
  • BMKG memprediksi cuaca ekstrem berlanjut hingga 26 Februari 2026, menetapkan status Awas di beberapa kabupaten dan peringatan gelombang laut tinggi.

Suara.com - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Bali sejak Minggu (22/2/2026) memicu banjir di sejumlah wilayah, terutama di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, pada Selasa (24/2/2026).

Sejumlah kawasan padat wisatawan seperti Sanur, Kuta, hingga Legian terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi, bahkan mencapai lebih dari satu meter.

BBMKG Wilayah III Denpasar juga memperingatkan potensi hujan lebat hingga ekstrem pada 24–26 Februari 2026, disertai angin kencang hingga 45 km/jam dan gelombang laut mencapai 4 meter.

Berikut adalah fakta-fakta terkini terkait bencana banjir yang melanda Bali:

1. Ketinggian Air Mencapai 1,5 Meter di Kawasan Vila

Titik banjir terparah terpantau di Jalan Bumi Ayu dan Jalan Kesari, Sanur, serta Jalan Gunung Athena, Denpasar. Di wilayah ini, ketinggian air mencapai 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa.

Banyak bangunan vila dan hotel terendam, membuat aktivitas pariwisata lumpuh total di area tersebut.

Koordinator SAR Samapta Polda Bali, Aiptu Gede Sutrawan, mengatakan pihaknya menerjunkan empat kano dan satu unit rubber boat untuk mengevakuasi sejumlah 25 wisatawan dari vila terdampak.

Selain wisatawan, tiga ekor anjing milik turis turut dievakuasi. Sutrawan menyebut sebagian tamu memahami situasi yang terjadi akibat faktor cuaca ekstrem.

baca juga

“Jadi sebagian tadi responsnya tamu sudah maklum karena cuaca,” pungkas Sustrawan, dikutip Selasa (24/2/2026).

2. Puluhan Wisatawan Dievakuasi Menggunakan Perahu Karet

Tim SAR Gabungan bekerja ekstra keras mengevakuasi para turis yang terjebak di penginapan:

Di Sanur: 25 wisatawan asing dan 3 ekor anjing peliharaan dievakuasi menggunakan kano dan rubber boat.

Di Pantai Jerman (Kuta): Sebanyak 60 wisatawan dievakuasi, mayoritas adalah mereka yang harus segera menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk mengejar jadwal penerbangan.

3. Sebanyak 26 Titik Banjir Tersebar di Denpasar dan Badung

BPBD Provinsi Bali mencatat setidaknya ada 26 titik genangan dalam kurun waktu 12 jam terakhir.

Denpasar: Meliputi wilayah Sanur, Renon, Sesetan, Sidakarya, Pemogan, dan Panjer.

Badung: Meliputi Legian, Seminyak, Kuta, Jimbaran, dan Tuban dengan rata-rata ketinggian air 30-80 cm.

4. Akses Jalan Utama Lumpuh dan Kendaraan Terendam

Jalan Dewi Sri di Kuta dilaporkan lumpuh total karena genangan setinggi pinggang orang dewasa, memaksa kendaraan memutar balik ke arah Sunset Road.

Sementara itu, di Jalan Gunung Athena, sejumlah mobil (termasuk Toyota Innova dan Hiace) terjebak dan terendam hingga setengah badan mobil karena nekat menerobos banjir.

5. Fenomena Pohon Beringin 300 Tahun Tumbang di Ubud

Meski tidak ada korban jiwa, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan tumbangnya pohon beringin berusia tiga abad di halaman Puri Kantor Ubud.

Uniknya, pohon ini tumbang saat kondisi sedang tidak hujan deras, diduga akibat struktur akar yang melemah setelah diterjang angin kencang sehari sebelumnya.

6. Status Siaga hingga "Awas" dari BMKG

BMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga 26 Februari 2026.

  • Status Awas: Kota Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, dan Karangasem.
  • Status Siaga: Jembrana, Bangli, dan Buleleng.

Masyarakat juga diminta waspada terhadap gelombang laut yang mencapai 4 meter di perairan selatan Bali.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Petugas BPBD dan SAR masih bersiaga di lapangan untuk membantu proses penyedotan air dan evakuasi warga yang membutuhkan.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera

Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera

Foto | Jum'at, 20 Februari 2026 | 21:16 WIB

Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:21 WIB

DPR Desak Pemerintah Selesaikan Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Sebelum Lebaran

DPR Desak Pemerintah Selesaikan Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Sebelum Lebaran

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:08 WIB

Banjir Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Evakuasi Bayi Pakai Perahu Karet

Banjir Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Evakuasi Bayi Pakai Perahu Karet

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:48 WIB

Terkini

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026

Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

×