Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja

Vania Rossa

Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:45 WIB
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
Declaration of Trade Union Confederations: Joint Commitment for National Social Security System Reform in Indonesia. (Dok. ILO)
baca 10 detik
  • Sembilan konfederasi buruh mendeklarasikan reformasi SJSN di Jakarta pada 26 Februari 2026 bersama ILO.
  • Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hanya 31% pekerja, jauh di bawah standar minimum ILO 50%.
  • Terdapat tujuh tuntutan utama, termasuk cakupan universal, reformasi pensiun, dan perluasan JKP.

Suara.com - Sembilan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh terbesar di Indonesia mencetak sejarah dengan bersatu menyatakan komitmen bersama untuk mendesak reformasi menyeluruh terhadap Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Langkah ini diambil guna memastikan perlindungan yang inklusif, universal, dan berkelanjutan bagi seluruh kelas pekerja tanpa terkecuali.

Deklarasi bertajuk "Declaration of Trade Union Confederations: Joint Commitment for National Social Security System Reform in Indonesia" ini digelar di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (26/2/2026), dengan dukungan penuh dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).

Kepesertaan Masih Jauh dari Standar Global

Berdasarkan data tahun 2024, kondisi perlindungan sosial di Indonesia dinilai masih memprihatinkan. Meski Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencakup hampir 99 persen populasi, sektor ketenagakerjaan justru tertinggal jauh.

Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 31 persen dari total pekerja, sementara pekerja bukan penerima upah (informal) hanya terlindungi 6,8 persen—sangat jauh di bawah standar minimum ILO sebesar 50 persen.

Sambutan pidato dari Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste. (Suara.comDinda Pramesti K)/
Sambutan pidato dari Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste. (Suara.comDinda Pramesti K)/

Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Simrin Singh menyoroti kerentanan pasar kerja pasca-pandemi dan ancaman penuaan populasi di Indonesia.

"Apa yang kita lakukan tentang pensiun hari tua? Apa yang kita lakukan tentang tunjangan pengangguran? Itu adalah bidang-bidang yang saat ini hanya mencakup 31 persen populasi... perjalanan kita masih panjang," ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa ada dua tantangan besar yang harus segera diselesaikan.

baca juga

"Ada dua hal yang perlu terjadi. Pertama adalah perluasan cakupan, artinya lebih banyak orang. Dan kedua, yang lebih penting, adalah kualitas manfaat itu sendiri," ujar Simrin Singh dalam pidatonya pada Kamis (26/2/2026).

Simrin menyambut positif komitmen konfederasi serikat pekerja dan menegaskan kesiapan ILO untuk mendukung perluasan cakupan, peningkatan kepatuhan, dan penguatan keselarasan dengan standar ketenagakerjaan internasional agar tidak ada pekerja yang tertinggal.

Tujuh Tuntutan Utama Buruh

Dalam dokumen komitmen yang ditandatangani oleh pimpinan konfederasi seperti KSPSI (ATUC, Rekonsiliasi, Pembaruan), KSBSI, K-SBSI, KSARBUMUSI, KSPN, KSPN Nusantara, dan KASBI, terdapat tujuh poin desakan utama, di antaranya:

  • Cakupan universal bagi pekerja penerima upah dan bukan penerima upah, termasuk pekerja sektor maritim, migran, pekerja perawatan dan pekerja platform digital.
  • Reformasi sistem pensiun, dengan memperkenalkan pensiun dasar wajib bagi seluruh warga negara serta penguatan Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Hari Tua (JHT).
  • Perluasan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) agar mencakup pekerja kontrak dan kasus pengunduran diri tidak sukarela, dengan pendanaan yang lebih kuat serta peningkatan layanan pelatihan dan konseling karier.
  • Perlindungan baru untuk cuti melahirkan, cuti sakit dan perawatan jangka panjang yang diintegrasikan dalam revisi Undang-Undang SJSN.
  • Langkah legislasi dengan mendorong revisi Undang-Undang SJSN dan Undang-Undang BPJS Ketenagakerjaan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.
  • Ratifikasi Konvensi ILO No. 102 Tahun 1952 tentang Standar Minimum Jaminan Sosial.
  • Dukungan berkelanjutan dari ILO untuk mendorong revisi legislasi, pengajuan ke Prolegnas, ratifikasi Konvensi No. 102 serta reformasi untuk menerapkan konvensi yang telah diratifikasi.

Mandat Konstitusi: Jaminan Sosial adalah Hak

Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Nunung Nuryartono, menyambut positif inisiatif ini sebagai momentum untuk menjalankan amanat Pasal 28H ayat 3 UUD 1945.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR

Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 09:38 WIB

Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan

Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 17:58 WIB

Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri

Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:19 WIB

Terkini

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:09 WIB

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:04 WIB

BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional

BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 13:03 WIB

PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka

PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 13:01 WIB

×