GPPMI Dukung Penuh Langkah Kapolri Transparan Tangani Kasus Oknum Brimob Tual

Galih Prasetyo

Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:00 WIB
GPPMI Dukung Penuh Langkah Kapolri Transparan Tangani Kasus Oknum Brimob Tual
GPPMI Dukung Penuh Langkah Kapolri Transparan Tangani Kasus Oknum Brimob Tual [Istimewa]
baca 10 detik
  • GPPMI mendukung penuh Kapolri Listyo Sigit atas penanganan tegas kasus penganiayaan oknum Brimob di Tual yang mengakibatkan korban meninggal.
  • Langkah Kapolri dinilai implementasi nyata prinsip negara hukum dan asas umum pemerintahan yang baik terkait akuntabilitas publik.
  • Penanganan transparan ini penting untuk menegakkan supremasi hukum dan prinsip persamaan di hadapan hukum bagi semua pihak.

Suara.com - Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, atas langkah tegas dan transparan dalam menangani kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oknum anggota Brigade Mobil (Brimob) terhadap seorang pelajar di Kota Tual, Provinsi Maluku, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Founder GPPMI, Robertus Juan Pratama, menilai komitmen Kapolri dalam memastikan proses hukum berjalan secara profesional, objektif, dan akuntabel merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

“Kami memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kapolri atas komitmen penegakan hukum yang transparan dan profesional. Kepemimpinan Kapolri menunjukkan bahwa Polri terus bergerak menuju institusi yang modern dan dipercaya masyarakat,” ujar Juan.

Menurut Juan, langkah Kapolri tersebut merupakan implementasi konkret prinsip negara hukum (rechtstaat) sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 yang menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum.

Ia menambahkan, dari perspektif hukum tata negara dan administrasi negara, instruksi Kapolri untuk menangani perkara secara terbuka dan profesional mencerminkan pelaksanaan asas-asas umum pemerintahan yang baik (good governance), khususnya asas kepastian hukum, akuntabilitas, dan keterbukaan.

“GPPMI menilai kebijakan Kapolri menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan oleh aparat negara. Pendekatan ini mencerminkan komitmen menjaga supremasi hukum sekaligus melindungi hak-hak masyarakat,” tegasnya.

GPPMI juga memandang penanganan kasus ini memiliki signifikansi penting dalam memperkuat sistem penegakan hukum nasional, terutama dalam menegakkan prinsip equality before the law atau persamaan di hadapan hukum.

Juan menilai, ketegasan Kapolri dalam memastikan proses hukum tetap berjalan terhadap oknum anggota kepolisian menjadi bukti bahwa hukum berlaku bagi semua pihak tanpa pengecualian.

“Tindakan tegas terhadap oknum anggota merupakan langkah penting dalam menjaga integritas institusi kepolisian,” jelasnya.

baca juga

Sementara itu, Koordinator Nasional GPPMI, Jonatan Panjaitan, menyatakan bahwa transparansi dalam penanganan perkara menjadi indikator penting profesionalitas institusi kepolisian.

“Kami menyatakan dukungan penuh kepada Kapolri dalam memastikan proses hukum berjalan secara objektif dan transparan. Ketegasan ini adalah bukti komitmen Polri dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Jonatan menegaskan, dukungan masyarakat terhadap Polri menjadi faktor krusial dalam memperkuat sistem penegakan hukum nasional. Ia meyakini kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan terus membawa institusi kepolisian menjadi lembaga penegak hukum yang profesional, modern, dan terpercaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar

Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:57 WIB

Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan

Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:42 WIB

Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 21:21 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional

Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:25 WIB

Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!

Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!

News | Senin, 23 Februari 2026 | 16:49 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×